-
Chapter 585
Odel
11:30,Oct 08,2022
Kehidupan pemeran utama wanita peri dunia VS pemeran utama pria berhati hitam yang penuh kelicikan, setelah tiga tahun berlalu, dia kembali ke Kota Jin dan sudah memiliki latar belakang yang menonjol, kekasih yang selalu ada di sisi dan sepasang anak kembar yang elok. Berjalan di acara jamuan dengan segelas red winenya, senyumnya merekah seperti bunga, saat berbalik, tubuhnya tiba-tiba ditekan oleh pria ke belakang pilar kosong. Pria ini adalah bintang malam di langit yang gelap, pria yang dulu dia impikan namun tak terjangkau, saat ini pria itu berbisik di telinganya dengan suara yang tegas: "Kamu akhirnya pulang juga!" Dengan menggigit bibir dan sorot mata yang penuh keengganan untuk mengaku kalah dia menjawab: "Tuan Yu, apa perlu aku ingatkan padamu? Kita sudah lama bercerai."
-
-
Chapter 1119
Tatiana Angelique
09:13,Apr 18,2022
Dalam konspirasi, Tania dipaksa untuk menggantikkan adiknya menikahi Aswin yang cacat di kursi roda. Pria itu bersikap keras mendominasi, kaya raya, tapi dia punya penyakit tersembunyi dan tidak bisa melakukan hubungan seksual. Tapi siapa pria tampan malam itu?
Dengan kesepakatan, setaun kemudian mereka berpisah tanpa perasaan, tidak terikat satu sama lain, tanpa disangka pria itu berkata :"Karena permainan sudah dimulai, yang bisa mengakhiri hanya aku."
Sang wanita berteriak emosi :"Kamu binatang, mesum dan muka badak."
Dia tidak bisa lepas dari pengekangannya, jadi dia memohon, "aku hanya pengganti sementara, lepaskan aku."
Pria itu memeluk perutnya dan berkata,”Turuti saja aku"
-
-
-
-
-
-
Chapter 235
Yenni Nio
08:51,Oct 22,2022
Sebuah konspirasi membuat Anya Kumala menjadi korban pernikahan keluarga kaya, menggantikan saudara tirinya untuk menikahi pria yang dikabarkan memiliki kaki cacat, tua dan jelek. Namun setelah menikah, dia tercengang. Berdasarkan rumor, pria itu memiliki kedua kaki yang cacat, tua dan buruk rupa ...... tapi, pada kenyataannya ...... "Bersikap baiklah, jangan bergerak!" Pria itu berdiri dari kursi roda dan mengangkatnya dengan satu tangan. Anya sedikit tertegun, lalu berkata, "Kamu...... bukankah kakimu cacat?" Pria itu dengan lembut menaruhnya di atas tempat tidur yang empuk, menindih dan menekan tubuhnya, menatapnya, lalu memandangnya dengan penuh arti, "Gimana menurutmu?" Anya, "......, kamu minggir!!" Dia mencoba mendorong pria yang berada di atasnya menjauh, tapi ternyata kemampuan bela dirinya tidak bisa membuatnya mendorong pria ini menjauh. Dia tiba-tiba menyadari bahwa pria ini sejak awal berpura-pura cacat untuk membawa dia ke dalam perangkapnya.