-
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 305
Alfred Bernady
18:27,Apr 27,2026
Dalam propinsi 9 awan, jauh diatas kayangan, terdapat 9 galaksi dari Aliran Sungai Astral yang terbentuk dari hubungan rumit kumpulan konstalasi yang tidak terhitung jumlahnya. Untuk seorang Pendekar Sakti, mereka dapat membentuk hubungan khusus dengan salah satu konstalasi yang rumit itu, lalu membangunkan jiwa astral mereka dan bertransformasi menjadi seorang Pendekar Sakti yang Termasyur.
Legenda mencatat, bahwa pendekar-pendekar terkuat dari propinsi 9 Langit adalah yang mampu membuka pintu pagar astral setiap kali mereka menguasai sebuah alam. Keahlian mereka dalam mengembangkan diri hingga pada kemampuan mereka membuat hubungan dengan konstalasi yang ada pada tingkatan tertinggi di atas 9 lapisan kayangan, yang kemudian berubah menjadi kekuatan menantang surga dan menghancurkan bumi yang dikenal sebagai Dewa Perang dari 9 Kayangan.
Qin Wentian adalah Pendekar Sakti dalam cerita ini. Bagaimana mungkin seorang pemuda dengan beberapa kumpulan meredian yang rusak, dapat mengembangkan dirinya? i Ada banyak Pendekar Sakti yang jumlahnya tak terhitung, sebanyak konstilasi di langit yang penuh bintang-bintang. Yang diinginkan dia adalah menjadi konstilasi paling bersinar di antara konstalasi lainnya, bersinar menyilaukan di langit yang penuh bintang.
-
Chapter 34
Kelvin Ardent
08:04,Jun 10,2026
Gadis tercantik di sekolah yang telah kucintai selama tiga tahun diperkosa dan disiksa hingga tewas! Padahal tidak melakukan apa pun, Emilio Rahardian justru dituduh sebagai pelaku dan dijebloskan ke penjara! Kedua orang tuanya yang jujur dan sederhana juga tewas secara tragis saat berjuang mencari keadilan untuknya! Selama sembilan belas tahun hidupnya, Emilio Rahardian selalu menaati aturan dan mematuhi hukum. Namun akhirnya, ia melihat wajah asli dunia ini.
"Membunuh dan membakar bisa membuat orang kaya raya, sedangkan membangun jembatan dan memperbaiki jalan bahkan tak meninggalkan nama setelah mati."
"Jika orang lain bisa membunuh dan membakar sesuka hati, mengapa aku, Emilio Rahardian, tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa menganggap nyawa manusia tak lebih berharga dari rumput liar, mengapa aku tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa berdiri tinggi di atas segalanya, mengapa aku tidak bisa?"
"Karena aku telah memilih jalan ini, maka aku harus lebih kejam daripada orang jahat, lebih bengis daripada orang keji."
"Aku tidak ingin berada di bawah satu orang dan di atas yang lain. Aku ingin berada di atas puluhan ribu orang."
"Selama aku bisa tetap hidup, aku tak peduli jika orang lain harus mati."