Bab 1 Berlutut Memanggilku Tuan

by Toms 09:32,Apr 15,2021
“Tuan muda kedua, kumohon padamu hargai aku, pulanglah dengan kami!”

“Sekarang keluarga Xu berada dalam kondisi tidak stabil, kamu harus kembali untuk mengendalikan semuanya!”

“Aku akan berlutut padamu!”

Sekelompok orang berlutut di depan Oscar Xu.

Sedangkan terdapat kilatan di tatapan Oscar Xu, seperti tidak ada perasaan apapun.

Pandangannya menatap jauh, lalu berucap dengan dingin:

“Dua tahun yang lalu, Kakek mendengarkan fitnah dari Kakak, lalu ingin mengusirku keluar dari rumah itu, semua orang di keluarga Xu, siapa yang memohon untuk membelaku?

Pengurus rumah Li, apakah kamu lupa? Saat itu, kamu sendiri yang mengusirku dari keluarga Xu!

Sekarang keluarga Xu berada dalam kondisi masa genting, apa hubungannya denganku? Semuanya menjauhlah dariku!”

“Tuan muda kedua……”

“Diam! Jika tidak jangan salahkan aku jika melanggar larangan Kakek!”

Mendengar hal ini, Kepala pelayan Li dengan yang lainnya saling bertatapan, kemudian tidak berani maju kembali!

Berdasarkan kekuatan Tuan muda kedua, jika dia marah, maka bisa saja menghabisi nyawa mereka dalam sekejap!

Hotel Licheng, acara ulang tahun Nenek Mu.

Saat Oscar Xu muncul, terdengar suara cibiran dari orang-orang sekitar.

“Di hari yang bahagia ini, kenapa orang tidak berguna sepertinya datang ke sini?”

“Ester, apa kamu ingin merusak suasana hati kami? Cepat usir dia!”

“Hehe, mungkin orang tidak berguna ini sangat berharga di keluarga kalian, tapi menurut kami siapa yang tidak kesal jika melihatnya?”

“……”

Seiring dengan kemunculan Oscar Xu, semua keluarga Mu langsung mengalihkan perhatian mereka padanya.

Beberapa tahun yang lalu, saat Oscar Xu putus asa, Kakek keluarga Mu telah membuat keputusan, dan menikahkan Ester Mu cucu perempuan termudanya dengan Oscar Xu.

Ester Mu adalah perempuan tercantik di Kota L, dia menikah dengan seorang pria miskin yang tidak diketahui, dan itu menjadi bahan pembicaraan di seluruh Kota L.

Oscar Xu adalah tuan muda kedua dari keluarga Xu, hanya Kakek Mu yang mengetahuinya, namun belum lama menikah, Kakek Mu meninggal karena sakit.

Sejak ini semua keluarga Mu, tidak ada satu orang pun yang mengetahui identitas Oscar Xu yang sebenarnya.

Selama dua tahun lebih ini, Oscar Xu mendapatkan hinaan dan tatapan merendahkan dari keluarga Mu.

Namun dibandingkan diusir oleh keluarga sendiri, yang terakhir ini jauh lebih menyedihkan!

“Orang tidak berguna, hanya menyuruhmu melakukan hal kecil, tapi sangat lamban.” saat ini Morin Lin ibu mertuanya yang duduk di meja, berucap pada Oscar Xu dengan raut merendahkan: “Buka hadiah yang kuberikan untuk Ibu!”

Sejak dua bulan yang lalu, Morin Lin telah menyiapkan ginseng gunung tua untuk Nenek Mu, agar dia bisa merasa terpandang di acara pesta ulang tahun.

Hari ini datang dengan terburu-buru, Morin Lin melupakannya dan meninggalkannya di rumah, maka dari itu Oscar Xu kembali lagi ke rumah.

“Hmm!”

Oscar Xu menjawab sejenak, kemudian saat akan membuka kotak hadiah, tiba-tiba muncul sebuah tangan dari belakang tubuhnya, dan merebut kotak hadiah itu dengan cepat.

Orang itu adalah Kelvin Mu cucu tertua dari keluarga Mu, biasanya dialah yang paling tidak menyukai Oscar Xu.

Kelvin Mu membawa kotak ginseng itu, lalu berucap pada Oscar Xu dengan galak: “Apa kamu tidak lihat jika acaranya akan dimulai? Jika kamu tidak cepat mencari tempat duduk, sebaiknya pergi dari sini!”

“Benar, semuanya sudah kelaparan, jangan membuang-buang waktu lagi dengan orang tidak berguna sepertinya!”

”Astaga, melihatnya yang sebodoh ini, kenapa aku merasa sangat kesal?”

“……”

Keluarga Mu, sudah biasa menjadikan Oscar Xu sebagai pelampiasan emosi mereka, semua orang terus mencibirnya.

Sedangkan Ester Mu menghela napas panjang, dia juga tidak tega melihat Oscar Xu dipermalukan seperti itu, dia mengerutkan alisnya dan berucap: “Kamu kemarilah duduk di sini!”

Ester Mu melihat Oscar Xu yang terlihat bodoh, hanya menunjukkan senyuman pahitnya.

Dia tahu, saat hari di mana dia menikah dengan Oscar Xu, maka hidupnya menjadi hancur.

Setelah berbagai makanan dan minuman disajikan, Kelvin Mu tiba-tiba bangkit berdiri, berjalan ke tumpukan hadiah, sambil berucap:

”Sejak beberapa hari yang lalu Bibi mengatakan telah menyiapkan ginseng yang bagus untuk Nenek. Hari ini ayo kita buka bersama, kita lihat bagaimana bentuk ginseng ini......”

Kelvin Mu selesai berucap.

Segerombolan saudara keluarga Mu, mulai berkumpul mengelilingi.

Dan melihat Kelvin Mu yang sedang membuka kotak hadiah dengan perlahan-lahan.

Hah?

Saat kotak hadiah terbuka.

Semua orang langsung memekik terkejut.

Semua orang terkejut, bukan karena betapa indahnya ginseng itu.

Tapi di dalam kotak itu, ternyata berisi wortel yang berwarna cerah!

“Bibi, apa ini ginseng yang kamu siapkan untuk Nenek? Ini pertama kalinya aku melihat ginseng seperti ini, haha!”

“Jangan bicara seperti itu dulu, untuk apa Bibi melakukan hal konyol seperti itu...... kurasa pasti ini perbuatan Oscar tidak berguna itu, dia yang mengganti ginsengnya dengan wortel!”

Raut wajah Morin Lin telah berubah.

Jelas-jelas dia telah meletakkan ginseng ke dalamnya, bagaimana mungkin berubah menjadi wortel?

Suara perdebatan keluarga Mu, menyadarkan Morin Lin.

Dia langsung bangkit berdiri, dan berucap keras pada Oscar Xu: “Sebenarnya apa yang terjadi? Dimana ginsengku?”

“Ibu, sepanjang perjalanan, aku tidak membukanya......”

“Masih berani berbohong, aku akan memukulmu sampai mati!”

Tanpa menunggu Oscar Xu menyelesaikan ucapannya, Morin Lin langsung mengangkat tangannya, bersiap untuk memukulnya.

Melihat hal ini, Ester Mu langsung menghadang Morin Lin, dan berucap: “Ibu, Oscar tidak akan berani seperti itu, mana mungkin dia mencurinya?

Ini pasti ada kesalahpahaman!”

Walaupun Ester Mu tidak menyukai Oscar Xu, namun bagaimanapun dia adalah suaminya, bagaimana mungkin dia diam saja melihat suaminya dipukul?

“Bibi, ini juga tidak bisa menyalahkan Oscar sepenuhnya!”

Kelvin Mu berjalan mendekat dengan santai, lalu tersenyum berucap:

“Pasti keluarga kalian yang terlalu sedikit memberikan Oscar uang jajan, jadi dia menukar ginseng itu dengan uang.”

“Kelvin!”

Tiba-tiba, tatapan Oscar Xu mengarah pada Kelvin Mu, lalu berucap dengan dingin:

“Ini pasti perbuatanmu! Tadi kenapa kamu tidak membiarkanku membuka kotak hadiahnya?

Sudah jelas kamu pasti menggunakan kesempatan saat semua orang tidak memperhatikanmu, lalu memasukkan ginseng itu ke dalam tasmu!”

Morin Lin yang ingin menunjukkan dirinya di acara ulang tahun Nenek Mu, tidak mungkin menggunakan wortel sebagai pengganti ginseng!

Dan juga tindakan seperti ini, benar-benar sangat bodoh!

Selain Kelvin Mu, Oscar Xu tidak bisa memikirkan orang lain yang akan melakukan hal sejahat ini!

Namun raut wajah Kelvin Mu terlihat tenang, lalu berucap dengan nada aneh: “Oh, menantumu yang tidak berguna ini berani meragukanku?

Tapi aku ini orang yang logis, kamu mengatakan aku memasukkan ginseng itu ke dalam tas, apa kamu punya bukti?”

“Benar, dasar kamu tidak berguna atas dasar apa kamu menuduh orang, apa kamu mempunyai buktinya?”

“Oscar, jika kamu tidak bisa menunjukkan buktinya, maka pergilah dari keluarga Mu yang jauh!”

“……”

Kelvin Mu adalah cucu tertua dari keluarga Mu, nantinya dia yang akan membuat semua keputusan di keluarga Mu.

Semua keluarga Mu, siapa yang tidak melindungi Kelvin Mu? Ditambah lagi yang membuat masalah dengannya hanyalah seorang menantu.

Tanpa memberikan kesempatan untuk Oscar Xu berbicara, Kelvin Mu langsung berucap dengan galak: “Oscar, di dalam hotel ini ada CCTV, kita bisa memeriksanya!

Jika aku memasukkan ginseng itu ke dalam tasku, aku Kelvin Mu akan berlutut meminta maaf padamu!

Tapi jika tidak terbukti, maka itu berarti tidka ada hubungannya denganku, dan nantinya jika bertemu denganku, kamu harus berlutut memanggilku tuan!”

Melihat Kelvin Mu yang begitu tenang, Ester Mu berucap dengan terpaksa: “Kakak, ini semua masalah Oscar, tidak ada hubungannya denganmu.

Kakak, lepaskan saja Oscar!”

Setelah berucap, Ester Mu menarik Oscar Xu sejenak, dan segera berucap: “Kenapa diam? Cepat minta maaf pada kakak sepupuku!”

“Ester, terima kasih kamu telah membantuku!”

Detik ini, tiba-tiba sepasang mata Oscar Xu berkilat.

Dia menatap Kelvin Mu, lalu tersenyum kecil berucap: “Kelvin, jika aku tidak salah tebak, orang di hotel ini telah kamu sogok, benarkan?

Mereka akan merekayasa CCTV, benarkan?”

“Kamu...... beraninya sembarangan bicara! Jangan banyak omong kosong, apa kamu berani bertaruh denganku?”

Kelvin Mu tertegun, tebakan Oscar Xu mendekati apa yang sebenarnya terjadi.

Namun memangnya kenapa jika tertebak oleh Oscar Xu? Kelvin Mu telah membayar manajer hotel ini, dan tidak akan ada yang terlihat mencurigakan di CCTV!

Selanjutnya, Oscar Xu membuka mulutnya berucap: “Baiklah! Aku akan bertaruh denganmu!”

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

675