-
-
-
-
-
Chapter 527
Nathan Veyre
08:03,Jun 01,2026
Shi Hao, seorang pemuda, berhasil membalikkan keadaan melawan tokoh kuat yang mencoba merasukinya. Dia memperoleh berbagai teknik kultivasi, keterampilan bela diri, formasi, pengetahuan alkimia, dan seni jimat, menempatkannya di jalur legendaris.
Sekarang, setiap jenius dan tiran harus tunduk padanya.
Mereka yang menolak? Mereka akan dieliminasi!
-
-
-
-
Chapter 90
Nero Valtor
08:04,Jun 01,2026
Huang Xiaolong, awalnya adalah seorang pemuda yang dipandang dingin dan diremehkan dalam keluarganya, dianggap sebagai “sampah” dengan roh bela diri tingkat rendah. Namun, tidak ada yang tahu bahwa ia telah membangkitkan roh bela diri mutan berupa ular berkepala dua, yang mampu melahap energi spiritual langit dan bumi, membuat kecepatan kultivasinya jauh melampaui orang biasa!
Ini adalah kebangkitan seorang jenius, sekaligus pembalikan nasib seorang yang dianggap tak berguna!
Di dunia fantasi dengan hierarki yang ketat, bakat menentukan takdir, dan sumber daya menentukan kekuasaan. Orang tuanya ditindas, bakatnya disembunyikan, tetapi Huang Xiaolong yang tenang dan teguh tidak pernah menyerah pada nasib. Ia akan menggunakan kekuatannya untuk merobek prasangka, dan mengguncang seluruh keluarga dengan roh bela diri ular berkepala dua miliknya! Saat seorang pemuda yang diremehkan bangkit selangkah demi selangkah, siapa yang mampu menghentikan langkahnya?
-
Chapter 20
Kelvin Ardent
13:31,Jun 03,2026
Gadis tercantik di sekolah yang telah kucintai selama tiga tahun diperkosa dan disiksa hingga tewas! Padahal tidak melakukan apa pun, Emilio Rahardian justru dituduh sebagai pelaku dan dijebloskan ke penjara! Kedua orang tuanya yang jujur dan sederhana juga tewas secara tragis saat berjuang mencari keadilan untuknya! Selama sembilan belas tahun hidupnya, Emilio Rahardian selalu menaati aturan dan mematuhi hukum. Namun akhirnya, ia melihat wajah asli dunia ini.
"Membunuh dan membakar bisa membuat orang kaya raya, sedangkan membangun jembatan dan memperbaiki jalan bahkan tak meninggalkan nama setelah mati."
"Jika orang lain bisa membunuh dan membakar sesuka hati, mengapa aku, Emilio Rahardian, tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa menganggap nyawa manusia tak lebih berharga dari rumput liar, mengapa aku tidak bisa?"
"Jika orang lain bisa berdiri tinggi di atas segalanya, mengapa aku tidak bisa?"
"Karena aku telah memilih jalan ini, maka aku harus lebih kejam daripada orang jahat, lebih bengis daripada orang keji."
"Aku tidak ingin berada di bawah satu orang dan di atas yang lain. Aku ingin berada di atas puluhan ribu orang."
"Selama aku bisa tetap hidup, aku tak peduli jika orang lain harus mati."