Unduh App

  • Beranda
  • Channel Wanita
  • Channel Pria
  • Peringkat
  • Library
  • All Wanita Pria
  • All # Perkotaan # Percintaan # Ability # Pertikaian # Romantis # Pernikahan # Adventure # Practice # Serangan Balik # Balas Dendam # 18+ # Fantasy # 18+
  • All Pembaruan dalam 3 hari Pembaruan dalam 7 hari
  • All Belum Tamat Tamat
Popular Pembaca Subscribed
  • Bangkitnya Pendekar Jelata # Tegang Bangkitnya Pendekar Jelata
    Chapter 312 Girfandi Bernard 08:02,Jan 09,2026 Tiba-tiba aku terlempar ke zaman kuno. Bahkan untuk makan pun susah, harus bagaimana? Apa? Para pria hampir habis karena perang, lalu pemerintah malah memberiku istri cantik dan memerintahkan agar tahun depan harus punya anak? Apa lagi? Bangsa asing datang lagi menyerbu wilayah sendiri? Tenang saja! Kalau kita menguasai ilmu matematika, fisika, dan kimia, ke mana pun pergi kita tidak perlu takut! Pasukan kavaleri dari padang rumput tak bisa dihentikan? Kapal besar bajak laut Jepang tidak bisa dihancurkan? Hah, itu semua cuma lelucon!
  • Kisah Balas Dendam Sang Selir Buangan # Kisah Cinta Kisah Balas Dendam Sang Selir Buangan
    Chapter 72 Raila Aidel 08:04,Jan 05,2026 “Rong Li, aku bersedia menikahimu saja sudah merupakan batas toleransiku. Jika kau masih berani naik ke ranjangku lagi, maka yang menunggumu berikutnya hanyalah sepucuk surat cerai.” “Tak perlu menunggu nanti. Tulis sekarang juga.” Ia adalah putri keluarga Perdana Menteri, demi pria yang dicintainya pernah melakukan segala kebodohan, hingga jatuh menjadi bahan tertawaan seluruh negeri. Ia pula—seorang instruktur wanita pasukan khusus dari dunia modern—hadir dengan kemegahan. Mana mungkin ia membiarkan siapa pun menginjak-injaknya. Sang pangeran muak padanya, selir samping menjebaknya, para pelayan mempersulit hidupnya? Ikat semuanya, gantung, lalu hajar. Ia mengira setelah berpisah secara damai, kebebasan akan berada dalam genggamannya. Namun siapa sangka, justru bertemu dengan pria yang telah ditakdirkan baginya. “Hei, hei, hei! Kau keluar masuk kamar gadisku seperti rumah sendiri. Apa itu pantas?” “Hmm… memang tidak pantas,” ujarnya sambil menatapnya dengan ekspresi penuh perhitungan. “Kalau begitu, aku akan kembali untuk memilih hari baik, lalu menikahimu dan membawamu pulang ke kediamanku.”
Tentang kami Hubungi kami

Perjanjian Pengguna Pemberitahuan Hak Cipta Aturan Penerbitan Karya
Komunitas Penulis
HELLOTOOL SDN BHD © 2020 www.webreadapp.com All rights reserved