-
Chapter 258
Dante Kairo
08:04,Jun 22,2026
Seorang pemuda dari lapisan terbawah keluarga bernama Long Chen, terlahir dalam kehinaan dan selalu dipandang rendah, namun menyimpan hati yang tak rela hidup biasa. Ayahnya tewas secara misterius, meninggalkan sebuah liontin giok berbentuk naga, yang kemudian membangkitkan kekuatan misterius di dalam dantian Long Chen!
Giok naga itu mampu melahap energi sejati langit dan bumi, membantunya memecahkan belenggu dan berkultivasi melawan takdir. Namun, rahasia giok ini jauh lebih dalam dari yang terlihat—mengapa ia terhubung dengan garis keturunan Long Chen? Dan mengapa hal itu menarik perhatian para ahli kuat? Saat penindasan keluarga dan tekanan garis keturunan datang bertubi-tubi, Long Chen bersumpah untuk merobek belenggu takdir dan menapaki jalan kebangkitan melawan langit! Dengan giok naga di tangannya, masa depannya ditakdirkan takkan bisa dihentikan siapa pun!
-
Chapter 1450
Rafael Mardane
08:02,Jun 22,2026
Ricky Lin dikhianati oleh tunangannya, hartanya dirampas, matanya dicungkil, kemampuannya dihancurkan.
Keluarganya hancur, hidupnya porak-poranda, dan ia menanggung segala penghinaan.
Namun, takdir memberinya jalan lain.
Di ambang kematian, ia diterima sebagai murid terakhir Tabib Obat dan membangkitkan kekuatan langka: Mata Ganda Legendaris yang hanya muncul sekali dalam seribu tahun.
Ia kembali dengan kekuatan luar biasa, bersumpah untuk membalas dendam dan menapaki jalan tak terkalahkan.
Namun dalam upaya membalas dendam, Ricky Lin malah menemukan rahasia kelam yang disembunyikan oleh keluarga tunangannya.
Saksikan bagaimana naga yang terbangun ini mengguncang kota, membalikkan dunia fana, dan membuka jalan penuh darah dan kejayaan!
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 50
The Whitest Raven
08:02,Oct 30,2024
"Aku sudah berkali-kali menekankan bahwa atmosfer di dunia kultivasi memang sudah miring sejak awal, bukan karena aku. Katanya, sejarah ditulis oleh para pemenang, jadi kenapa aku masih difitnah meskipun aku menang?" kata Lu Yang, Sang Dewa Pedang, dalam sebuah wawancara dengan para wartawan, dengan penuh kemarahan.
Keesokan harinya.
"Aku sudah berkali-kali menekankan bahwa atmosfer di dunia kultivasi memang dimiringkan olehku. Sejarah ditulis oleh para pemenang, dan aku yang menang!" kata Lu Yang, Sang Dewa Pedang, dalam wawancara dengan wartawan, dengan penuh kemarahan. —— laporan dari "Cultivation Daily"
Lu Yang: "......"
-
-
-
-
-