-
-
-
Chapter 805
Jason Blade
08:03,May 02,2026
Tabib Abadi kembali ke masa mudanya. Dengan tubuh dipenuhi semangat gagah perkasa, pesonanya membuat para wanita terpesona, sementara tangan ajaibnya mampu menyembuhkan segala kelembutan dunia. Di jalan pengobatan, siapa yang sanggup menandingi dirinya?
Di kehidupan sebelumnya, ia tak berdaya melindungi orang-orang yang berharga baginya. Namun di kehidupan ini, ia bersumpah membuat seluruh dunia tunduk di bawah kakinya!
Ia dapat menghembuskan napas menjadi pedang, membunuh hanya dengan satu niat, mengguncang gunung dan sungai dengan tinjunya. Keperkasaannya tiada duanya. Yang hendak ia lawan, bukanlah manusia… melainkan langit itu sendiri!
-
Chapter 186
Dinda Tirani
11:00,Jan 18,2024
Haris dan Lidya sedang berada di ranjang tempat mereka akan menghabiskan sisa malam ini. Tubuh mereka sudah telanjang, tak berbalut apapun. Lidya berbaring pasrah dengan kedua kaki terbuka lebar. Kepala Haris berada disana, sedang dengan rakusnya menciumi dan menjilati selangkangan Lidya, yang bibir vaginanya kini sudah sangat becek. Lidah Haris terus menyapu bibir itu, dan sesekali menyentil biji kecil yang membuat Lidya menggelinjang tak karuan.
“Sayaaang, aku keluar laghiiii…”
Tubuh Lidya mengejang hebat, orgasme kedua yang dia dapatkan dari mulut Haris malam ini. Tubuhnya langsung melemas, tapi bibirnya tersenyum, tanda senang dan puas dengan apa yang dilakukan Haris. Harispun tersenyum, berhasil memuaskan teman tapi mesumnya itu.
“Lanjut yank?”
-
-
-
Chapter 273
Neng Gemoy
10:00,Sep 04,2024
“Mamie adalah awal dari segalanya. Mamie yang sedang duduk di atas kedua pahaku, lalu menciumi pipiku berulang – ulang. Lalu berkata perlahan, “Mamie juga bahagia, karena kamu selalu mengerti apa yang mamie inginkan, Sayang. “
Seperti biasa, kalau Mamie sudah duduk di pangkuanku, pasti tanganku merayap ke balik gaunnya. Kali ini pun begitu. Tanganku menyelundup ke balik gaun sutra orangenya, lalu menyelinap ke balik celana dalamnya.
Pada saat yang sama, Mamie mencium bibirku, lalu melumatnya dengan lahap dan romantisnya.
Semua ini membuat nafsuku mulai bergejolak dan tidak terkendalikan lagi. Maka dengan hati – hati kuangkat...
-
-
-
Chapter 50
Leon Graves
08:04,Mar 23,2025
Sejak kecil, Ferdinan Lowen telah kehilangan kedua orang tuanya. Mereka tewas di tangan berbagai ras purba. Demi bisa turun ke medan perang untuk menumpas para suku dan membalaskan dendam darah kedua orang tuanya, Ferdinan Lowen bercita-cita masuk Akademi Perang dan bergabung dengan militer.
Namun, karena garis keturunan dan bakatnya terlalu biasa-biasa saja, dia tidak mampu mencapai standar penerimaan Akademi Perang. Akhirnya, ketika ujian masuk akademi tinggi tinggal kurang dari sebulan, Ferdinan Lowen mengalami serangan tak terduga yang secara paksa sehingga membangkitkan garis keturunannya. Sejak saat itu, dia melesat tinggi menuju puncak kejayaan.
Merebut takhta dari ras purba, bertarung di berbagai dimensi, menggunakan darah para suku untuk mengangkat jiwa ras manusia, serta membangun kejayaan bangsa dengan tulang-belulang mereka.
Memandang seluruh ras purba dan berbagai dimensi, semua adalah wilayah ras manusia. Para raja dari berbagai suku harus tunduk dan menyembah. Akulah penguasa segala suku, raja dari segala raja!
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 70
Jazz Amburcy
08:04,Apr 02,2025
Leonardi mengalami perjalanan waktu dan mendapati dirinya kembali ke masa lalu. Tepat saat kekasihnya, seorang selebritas papan atas yang telah dia dukung dengan hidup hemat memutuskan hubungan dengannya. Namun, tidak ada yang tahu bahwa di dalam pikirannya, Leonardi menyimpan seluruh pengetahuan dari sebuah kerajaan hiburan di dunia lain!
Jocelyn: "Leonardi, aku ini bintang besar. Kamu cuma orang biasa. Mari kita putus. Kamu tidak pantas untukku!"
Leonardi: "Baik."
Tak lama kemudian, ketika Jocelyn masih berjuang untuk memenangkan penghargaan Lagu Emas, Leonardi sudah menjadi ketua dewan juri. Sambil menatap mantan kekasihnya di atas panggung, Leonardi hanya bisa menggelengkan kepala dan berkata dengan nada pasrah, "Lagumu memang penuh teknik, tapi tidak ada jiwa di dalamnya."
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-