Bab 6 Batu Giok Darah Ayam Arkanheim

by Brick 23:08,Oct 29,2020
Meskipun perunggu antik di tanah itu terbuat dari kualitas yang bagus, tetapi setelah dijatuhkan pun akan rusak. Sebuah barang berharga telah dihancurkan Darwin begitu saja! Semua orang yang melihatnya pun merasa sakit hati! Randy langsung menatap Darwin dengan tatapan tajam! “Nak, lebih baik kau mengatakan alasanmu ini, kalau tidak, jangan berharap kau bisa pergi begitu saja!”

Victor menghela napasnya, dan tampak sumpak. Kedua matanya kini sedang menatap Darwin dengan penuh kebencian.

Bagaimanapun, Perunggu Ding dari Dinasti Zhou Barat itu merupakan benda yang langka dan berharga, jika dihancurkan satu, maka benda itu akan berkurang satu. Tindakan Darwin itu tidak hanya telah menghancurkan Perunggu Ding ini, tetapi juga telah merusak barang antik Victor, di mana membuatnya kehilangan salah satu benda berharga di kota ini.

"Kamu diam di sana dan jangan bergerak! Aku akan memanggil polisinya sekarang! Kamu harus menanggung tanggung jawabnya, dan ini tidak ada hubungannya dengan Grup Shinstar! Bos Randy, kamu kini boleh melakukan apapun yang kau inginkan padanya, dia bukan urusan kami lagi! Kepala anak ini seperti bermasalah, kamu sebaiknya mencarikan orang untuk mengikatnya agar dia tidak kabur!"

Jason segera menyatakan kalau hal ini tidak ada hubungan dengannya, dan ia pun benaran mengeluarkan ponselnya.

Tepat sebelum ia menelepon, Darwin langsung memegang tangannya. "Aku masih belum menjelaskannya, mengapa kau harus panik? Aku juga tidak menyuruhmu untuk menanggungnya, bukan?" Nada perkataan Darwin terdengar tenang, percaya diri dan hina. Ia pun melirik ke kedua pengawal yang hendak menahannya. Pada saat ini, sekujur tubuh Darwin memancarkan aura yang kuat, bahkan Victor yang telah melihat banyak hal di dunia ini pun tampak terkejut!

Tanpa memikirkannya, Victor malah berkata, "Biarkan dia bicara, aku ingin tahu bagaimana ia akan menjelaskannya."

Darwin pun mengangguk kepalanya.

Victor untuk sementara juga menahan amarahnya.

Kemudian, Darwin membungkuk dan mengambil Perunggu Ding itu. "Apakah kau ada palu? Kalau ada, tolong pinjamkan padaku,” kata Darwin.

"Dasar! Kamu ingin meminjam palu untuk memukulnya?! Apa yang sebenarnya ingin kamu lakukan, hah!"

Randy langsung meraung padanya! Tapi ketika melihat raut Victor, ia pun menyerahkan palu yang yang ada di atas meja kepada Darwin. Setelah mengambilnya, Darwin pun kembali memukul perunggu antik yang sudah rusak itu! Di mata semua orang, tindakan Darwin ini seperti menghancurkan emas yang paling berharga! Setiap kali ia memukul, maka jutaan hingga miliaran rupiah akan melayang begitu saja!

Setelah memukul selama lima enam kali, Perunggu Ding ini telah hancur sepenuhnya.

Tapi Darwin malah menyeringai remeh.

"Bapak Victor, kau seharusnya sudah bisa melihat kalau ini adalah barang asli atau palsu, bukan?”

Darwin sekali lagi menyerahkan Perunggu Ding itu kepada Victor, dan lanjut berkata, "Perunggu Ding dari Dinasti Zhou Barat jelas telah dipalsukan, hanya sepertiga bagiannya yang asli, yaitu bagian tengah, sedangkan di ujung atas dan bawah merupakan imitasi terbagus yang dibuat dengan teknologi. Sedangkan kenapa perunggu tebal ini bisa berkarat pun karena telah menggunakan formula senyawa kimia terbaru. Ia seharusnya telah merendam perunggu ini ke dalam larutan itu selama seminggu, lalu menguburnya di tanah pemakaman Dinasti Zhou Barat selama setahun, setelah itu digali keluar dan ditinggalkan di rumah seorang petani selama dua tahun, membiarkannya berkarat karena kontak dengan udara, makanya Pernggu Ding itu terlihat seakan merupakan benda yang sangat lama."

"Nak, jangan sembarangan mengarang cerita ya!" bentak Randy. Matanya pun tampak seakan ingin membunuhnya!

"Bapak Victor bisa tahu sendiri kalau aku sedang mengarang atau tidak."

Darwin pun melihat Victor yang sedang mengamati benda perunggu antik tersebut, dan ia pun tampak sangat terkejut sampai bercucuran dengan keringat dingin! Karena benda ini telah dihancurkan, cara imitasi yang digunakan pun sudah dapat terlihat! Ini memang barang palsu! Jika Darwin tidak memberitahu Victor, maka Victor pasti akan ditipu sebesar 9,2 miliar! Seiring perkembangan teknologi modern, sekarang banyak penjual di pasar barang antik yang mendapatkan uang mereka dengan membuat barang palsu. Selain itu, teknologi setiap hari akan terus berkembang, dan ini pun membuat orang susah mengenali mana yang asli dan mana yang palsu.

"Randy, kamu simpan saja benda berhargamu ini, aku sudah tidak menginginkannya lagi! Kamu juga jangan mencari pemuda ini, kamu sendiri yang bilang akan memberikannya jika barang itu palsu, jadi berikan saja Perunggu Ding itu padanya. Selamat tinggal, kamu tidak perlu mengantarku keluar."

Victor menaruh Perunggu Ding itu ke atas meja, lalu ia bangkit dan pergi.

Ia pun tidak ingin mengatakan sepatah kata pun.

Randy seketika terbengong! Wajahnya tampak pucat! Ia pun sangat membenci Darwin! Tapi dia tahu bahwa perkataan Victor itu seakan sedang memperingatkan dirinya kalau ia tidak boleh mencari gara-gara dengan Darwin. Meskipun Randy memiliki beberapa cara di Jalan Kumlang, tetapi itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Victor.

Saat ini, dia hanya bisa melihat Darwin dan Victor keluar dari tokonya.

Perunggu antik yang dikatakan dari Dinasti Zhou Barat itu telah hancur dan menjadi benda tidak berharga! Pemalsuan pada bagian yang retak pun sudah dapat terlihat dengan jelas. Tekstur karatan pada bagian awal itu telah terkelupas, menunjukkan warna asli perunggu tiruan itu. Randy pun merasa sakit hati! 8 miliarnya telah melayang dalam sekejap mata! Yang lebih mengejutkannya adalah kemampuan pengamat Darwin. Pemuda itu dapat dengan mudah mengatakan seluruh proses pembuatan Perunggu Ding ini, bahkan waktu setiap proses yang disebut pun sama persis.

Dirinya sungguh sial telah bertemu dengannya!

Siapakah sebenarnya pemuda ini! Randy pun menjadi cemas dan mulai menebak sembarangan.

Setelah berjalan sekitar sepuluh meter dari toko, Victor pun terus-menerus menatap Darwin yang berada di sisinya. Kali ini, pandangannya tentang pemuda ini sudah berbeda dari sebelumnya, dan bahkan takjub padanya! Kemampuan Darwin untuk menilai barang berharga bahkan jauh lebih hebat darinya, kalau dikatakan dia adalah orang biasa, siapa yang akan percaya, bukan?

"Anak muda, dari siapa kamu mempelajari cara penilaian benda berharga seperti ini?"

Victor pun segera menanyai Darwin.

"Autodidak."

Darwin dengan tenang mengatakannya.

"... Haha, ternyata memang pemuda yang hebat ya. Sebelumnya aku telah bersikap tidak sopan padamu, kuharap kau dapat memaafkanku.”

Darwin pun tersenyum ketika melihat Victor meminta maaf padanya. "Anda terlalu sungkan, barusan perilaku saya juga tidak sopan, tetapi untuk kedepannya, Anda sebaiknya mendengarkan pendapat orang di sekitar Anda, jangan sampai disesatkan orang-orang bodoh yang hanya dapat melontarkan kata pujian saja. Meskipun saya memiliki kekurangan, tetapi saya juga tidak suka orang-orang yang bersikap kasar pada orang lain hanya karena menilai mereka dari penampilannya saja."

Setelah mengatakan hal ini, Victor pun mengangguk dan menatap tajam Jason serta kedua pengawal itu.

Ketiganya pun terkejut dan tampak cemas!

Meskipun mereka iri pada Darwin, mereka juga tidak berani mengejeknya lagi. Pada saat ini, bahkan Victor sudah sangat mengagumi kemampuan penilaian Darwin, jadi siapa yang akan berani mempertanyakannya lagi, bukan? Darwin pun menyeringai dan melirik ke Jason, dimana tatapannya itu membuat Jason merasa sangat gugup dan cemas.

Saat ini, Darwin sudah disukai Victor, jadi dia pasti akan membicarakan masalah pahatan giok itu padanya.

Jason untuk saat ini dia hanya bisa berpura-pura untuk tersenyum padannya, tetapi dalam hatinya sedang berpikir bagaimana ia bisa memutar keadaan agar dapat mengatasi Darwin.

Di depannya, Victor, yang sedang berjalan berdampingan Darwin, terus-menerus menanyakan pengalamannya dalam menilai benda perunggu antik. Namun, Darwin telah berkali-kali mencoba untuk menghindari topik ini. Ia sebenarnya tidak memiliki cara untuk menilai suatu barang antik, semua itu berkat kemampuan penglihatannya yang aneh ini, yang membuatnya menemukan jejak pada barang perunggu antik tersebut, makanya ia bisa mengungkapkannya secara akurat. Tetapi cara dia menghindari topi ini malah membuat Victor semakin penasaran, dan mengira kalau dia adalah murid dari seorang guru hebat, makanya ia sengaja menyembunyikan identitasnya.

Selanjutnya, Victor pun kembali membeli beberapa barang antik di beberapa toko dan stan yang sudah dikenalnya, dan tentu ada yang merupakan barang palsu dengan nilai yang tinggi, tetapi kali ini ia membeli barang tersebut dengan menanyakan pendapat Darwin. Darwin pun tentu akan mengandalkan kemampuan penglihatannya dan juga kemampuan untuk mendeteksi aura dari barang antik tersebut, membuatnya memberitahu asal dinasti beserta waktu penggalian barang antik tersebut, Victor yang mendnegar setiap penjelasannya pun terkejut atas ketepatan penglihatannya.

Mengenai tugas membawa barang antik, tentu telah menjadi tugas kedua pengawal itu.

Darwin kini telah berubah menjadi tamunya Victor.

Kedua pengawal dan Jason pun tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi teman seperjuang, yang sedang menunggu kesempatan untuk menjatuhkan Darwin.

Barang antik serta batu giok merupakan dua tujuan utama di Antique Fair ini. Setelah selesai membeli barang antik, mereka pun pergi ke bagian batu giok. Di sana terdapat banyak bijih batu giok yang sudah ditambang, ada juga yang merupakan barang lokal maupun dari Myanmar, dan semuanya pun tertera penuh di tamah. Harga termurahnya 20 juta dan harga termahalnya mencapai 20 miliar!

Darwin pun pernah mendengar istilah mempertaruhkan giok, dan ini lebih seru dibandingkan mempertaruhkan uang! Jika orang itu menang, maka ia akan menjadi orang kaya raya, tetapi jika orang itu kalah, maka ia akan kehilangan seluruh hartanya dalam sekejap mata.

Ketika Victor tiba di tempat kejadian, dia pun menjadi perhatian banyak orang. Mereka pun segera menyambut dan menyapanya.

Semua orang tahu bahwa Victor merupakan anggota pendiri Grup Shinstar dan memiliki banyak uang di sisinya. Setiap kali ia datang ke pameran ini, ia pasti akan menghabiskan banyak uang. Beberapa penjual giok pun mulai menjualkan bibih berkualitas tinggi padanya.

"Manajer Jason, siapakah pemuda di sebelah Tuan Victor itu?"

Seorang pria paruh baya, yang gemuk dan berkacamata bingkai emas, segera menghampirinya. Pria ini bernama Ericko. Ia juga termasuk sebagai orang besar di Einklag dan ia memiliki sebuah perusahaan lahan yasan. Ia suatu waktu pernah mencoba untuk mendapatkan perusahaan perhiasan yang didirikan Victor, tetapi sayang keinginannya itu ditolaknya.

Ericko pun juga pernah mencoba untuk mendapatkan Jason, makanya dia memahami pikiran Ericko dan tahu bahwa dia ingin mencoba untuk menyanjung Victor. Jason pun menyeringai dan berkata, “Seorang pemuda tak bernama yang mencoba untuk berteman dengan Tuan Victor. Barusan ia bahkan menganggap kemampuannya lebih hebat dari Tuan Victor! Dia bahkan berani memfitnah dan mempertanyakan Tuan Victor! Dia sungguh arogan, aku bahkan tidak tahan melihatnya!"

"Tapi... menurutku Tuan Victor malah memperlakukannya dengan baik."

Ericko juga tidak bodoh.

"Itu karena Tuan Victor takut pada gurunya, makanya dia tampak memperlakukannya dengan baik. Aku yakin dia dari awal juga sudah muak dengan pemuda itu.”

Jason pun lanjut membohonginya.

"Siapa gurunya?"

"Maaf Tuan Ericko, aku tidak bisa mengatakan hal itu padamu.”

Jason tersenyum misterius dan Ericko yang mendengarnya pun tampak bingung, tetapi setelah memikirkannya, dia pun segera membuat sebuah keputusan. Jika dirinya membereskan pemuda yang menantang dan meragukan kemampuan Victor ini, bukankah Victor akan memiliki kesan yang bagus mengenainya? Dengan begitu, dirinya mungkin akan diberi imbalan.

Ericko awalnya menghasilkan uangnya melalui jalur illegal, kemudian ia bertobat dan mengalih ke bisnis properti, makanya Victor memiliki kesan yang sangat buruk terhadapnya, dan Ericko pun ingin mencari kesempatan untuk memperbaiki kesannya pada Victor.

Selama percakapan, Victor telah memilih tiga bijih zamrud. Darwin yang menggunakan kemampuan penglihatannya pun kagum pada pemilihan Victor, karena setiap bijih yang dipilihnya terdapat zamrud dengan nilai yang tinggi. Ia pun tidak tahu bagaimana Victor melatih matanya agar dapat melihat suatu nilai yang berharga ini.

Karena Victor memperlakukan dirinya dengan sangat sopan, Darwin pun mengatakan beberapa patah kata mengenai letak zamrud yang terdapat di setiap bijih tersebut dan sudut yang perlu diperhatikan saat memahatnya. Meskipun perkataannya amat samar, Victor pun masih takjub pada metodenya ini. Bagaimanapun juga, sedikit sekali orang yang memiliki bakat dalam bidang ini. Selain itu, orang seperti Darwin, yang memahami barang antik dan memiliki pengetahuan mengenai zamrud, tentu sangat jarang ditemukan.

Tepat ketika Ericko dan Jason menghampiri mereka, Victor pun telah memilih bijih keempatnya.

Bijih ini tentu bukan bijih zamrud yang berasal dari Myanmar, tetapi merupakan produk khusus dari Arkanheim, Giok Bunga Persik Darah Ayam. Jenis giok ini produk asli dari Tiongkok dan sangat langka. Seiring berjalannya kegiatan penambangan, tambang giok semakin menipis dan harganya pun melonjak. Permukaan berwarna merah cerah seperti darah ayam ini seakan seperti gunung yang dipenuhi dengan bunga persik, makanya disebut juga dengan batu Giok Darah Ayam Arkanheim. Giok Bunga Persik Darah Ayam ini pun merupakan satu-satunya mirah delima yang dapat dipakai di tubuh, tidak mengandung sinabar yang membahayakan tubuh, dan malah dapat menutrisi kulit.

Batu Giok Darah Ayam ini memiliki ketinggian setengah meter, dan bagian sudut yang telah giling berwarna merah cerah dengan kandungan hampir 90% darah. Ini pun merupakan batu permata kelas atas yang amat langka di seluruh negeri ini!

Harganya mencapat 10 miliar.

Tetapi jika bibih ini dapat menghasilkan seperlima dari giok darah ayam tersebut, maka orang yang membelinya tidak akan rugi.

"Darwin, bagaimana pendapatmu tentang giok darah ayam ini?"

Victor memandangi bibih di depannya dengan mata yang berbinar-binar, ia pun menjadi semangat! Batu Giok Darah Ayam yang sebesar itu tentu sangat jarang ditemukan. Para pembeli di sekitar, karena melihat Victor yang tertarik dengan batu giok darah ayam ini, segera berkumpul dan saling berdiskusi, mereka pun setuju dengan penglihatan Victor ini.

Namun, pendapat Darwin malah berbeda. Ia pun hanya berkata, "Bapak Victor, berhati-hatilah."

Dia tentu tidak bisa mengatakan kebenaran dalam batu Giok Darah Ayam itu langka, karena itu akan merusak bisnis penjual ini, jadi dia hanya bisa mengungkapkan informasi tersebut secara samar, tetapi Victor yang mendengarnya malah mengernyit! Para pengagum di sekitarnya pun pada saling mempertanyakan spekulasi Darwin, merasa bahwa dia sombong dan bahkan berani berlagak hebat di depan orang ahli ini!

Ericko, yang telah menunggu kesempatan ini, langsung berdiri dan membentaknya. "Nak, memangnya kamu siapa! Berani sekali kau meragukan mata Tuan Victor! Menurutku kau hanya berpura-pura tahu dan sengaja membuat orang bingung kan! Kamu ini masih muda, dan bahkan berani berlagak seperti orang ahli. Lucu sekali!"

Perkataan ini jelas menunjukkan kalau dia sangat marah!

Orang-orang yang memandang rendah Darwin pun tampak senang, dan Jason pun tampak yang paling senang.

"Memangnya kamu siapa? Apa urusannya denganmu kalau aku tahu atau tidak?"

Bahkan jika Darwin adalah orang yang lembut, ia pun bisa marah. Ericko telah mengejeknya di depan umum, jadi ia tentu akan membalasnya! Begitu Ericko mendengar perkataannya, ia pun menatap Darwin! Ia sudah sangat lama tidak bertemu dengan orang yang berani bersikap sombong padanya!

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

284