Bab 9 Mengapa Aku Tidak Tahu Kamu Memiliki Kemampuan Seperti Ini

by Stefen Lee 11:53,Sep 15,2020
Ucapan terakhir Erick Qin membuat Tito Zhao tertegun dalam seketika.

Lalu selanjutnya semua orang pun tertawa terbahak-bahak.

"Apakah cecunguk ini sudah gila? Kak Tito apakah kamu ada mendengar ucapan dia?"

"Haha, dia mengatakan dia akan melepaskan kita, apakah otak dia sudah rusak karena kejadian tersebut?"

"Lihatlah kepalan tanganmu yang seperti kacang hijau itu, kamu jangan beromong kosong!"

Erick Qin tidak mempedulikan ejekan mereka semua, dia hanya menatap Tito Zhao dengan dingin.

Meskipun saat ini Erick Qin hanya berada pada tahap pemulihan tingkat satu, akan tetapi tidak terlalu sulit untuk berkelahi dengan mereka.

Tito Zhao mengorek telinganya lalu mendekatkan telinganya ke arah Erick Qin sambil memegang tongkat bertanya: "apa yang kamu katakan? Coba katakan sekali lagi, tadi aku tidak mendengar dengan jelas."

"Aku mengatakan....kamu"

"Brengsek!" Tanpa menunggu Erick Qin selesai berbicara, Tito Zhao langsung mengarahkan tongkat yang ada pada tangannya ke arah kepala Erick Qin.

Akan tetapi, baru saja tongkatnya terangkat setengah jalan, pergelangan tangan dia sudh dipegang dengan erat oleh Erick Qin.

Lalu, Erick Qin pun menampar dia.

Terdengar suara "plak" dan Tito Zhao terbang jauh bagaikan layang-layang yang putus dari talinya.

Orang-orang yang mengejeknya tadi pun seketika membeku.

Bahkan ada orang yang menggosok matanya dengan kencang, seperti tidak percaya peristiwa yang baru saja terjadi.

"Brengsek, kamu berani memukul aku..." Tito Zhao memuntahkan darah, dia beranjak dan berteriak: "hari ini aku akan membunuhmu, habisi dia!"

Hanya dalam sekali perintah, empat hingga lima orang tersebut langsung berjalan ke arah dia.

Akan tetapi tidak sampai setengah menit, mereka sudah terbang jauh lalu jatuh ke tanah.

Tito Zhao menelan ludahnya, ekspresinya dipenuhi dengan rasa terkejut dan ketakutan.

Bukannya Erick Qin hanyalah seorang pria yang mengurusi rumah tangga, mengapa tiba-tiba dia memiliki keahlian seperti ini?

Di saat Tito Zhao masih tenggelam di dalam keterkejutannya, Erick Qin sudah berjalan menghampirinya.

"Apa....apa yang ingin kamu lakukan!" Tito Zhao berbicara dengan ketakutan, "aku peringatkan sebaiknya kamu jangan menyentuh aku, jika tidak....argh!"

Tanpa menunggu dia selesai berbicara, Erick Qin langsung menendang tempurung lututnya.

Tito Zhao merasa tempurung lututnya sudah patah, rasa sakit yang luar biasa ini membuat dia berlutut di lantai.

"Beritahu Alicia Lin, aku sudah bercerai dengannya, sebaiknya dia jangan mencari keributan denganku." Erick Qin berbicara dengan dingin.

Setelah selesai berbicara, Erick Qin langsung membalikkan badannya dan pergi.

Tito Zhao menggertakkan giginya berkata: "kamu tunggu saja, aku tidak akan melepaskan kamu!"

Erick Qin datang ke pasar di Kota F setelah meninggalkan Kompleks Longhai.

Hatinya merasa sedikit bersemangat dan khawatir

Dia bersemangat karena akhirnya dia berhasil memberikan sebuah pelajaran kepada Tito Zhao si brengsek itu.

Sedangkan kekhawatirannya adalah pasti akan mendatangkan lebih banyak masalah di kemudian hari.

Latar belakang Keluarga Zhao dan Keluarga Lin hampir sama dan Tito Zhao sendiri juga berkumpul dengan preman-preman di Kota F, Tito Zhao pasti tidak akan melepaskannya karena dia sudah memukulnya.

Begitu terpikirkan hal ini, Erick Qin pun menghela nafas.

"Lihatlah nanti untuk kedepannya saja." Erick Qin berbicara sambil tersenyum pahit.

Dia tidak mendapatkan apa-apa setelah hampir seharian dia berkeliling di pasar Kota F.

Pada sore hari, Erick Qin menghela nafas berkata: "kelihatannya jalan untuk pelatihan.......tidak semudah seperti yang dibayangkan."

Pada saat ini, datanglah sebuah panggilan masuk.

Begitu Erick Qin melihat ke arah ponselnya, dia meihat bahwa Agnes Lin yang menelepon dia.

Erick Qin mengerutkan keningnya ketika melihat nama dia dan sebersit rasa tidak suka timbul pada matanya.

Meskipun begitu, Erick Qin tetapi mengangkatnya.

"Hebat sekali kamu si pengecut, berani-beraninya kamu memukul Tito Zhao! Aku beriitahu kamu, Tito Zhao mengalami patah tulang lutut dan satu kakinya sudah tidak dapat digunakan! Katakan padaku apa yang harus dilakukan!" Begitu panggilan tersambung, terdengar ocehan Agnes Lin.

Erick Qin dengan dingin berkata: "dia pantas mendapatkannya."

"Kamu!" Agnes Lin sangat marah. Dia menarik nafas dalam-dalam dan berkata: "Erick Qin, kamu tunggu saja, Tito Zhao sudah menghubungi Kevin Jin, aku ingin melihat apa yang akan kamu lakukan!"

Setelah selesai berbicara, Agnes Lin pun langsung memutuskan panggilan.

Ekspresi Erick Qin sedikit berubah, Kevin Jin merupakan orang terkenal di Kota F. Dulunya dia menggunakan cara yang tidak baik untuk membangun usahanya, kemudian, dia memasuki industri real estate dan membesarkan sekelompok orang-orang miliknya.

Dapat dikatakan, siapa yang berani mencari masalah dengan Kevin Jin di Kota F ini!

"Jika aku sekarang berhasil memasuki tahap pemulihan tingkat kedua, maka aku tidak perlu merasa takut terhadapnya." Erick Qin menghela nafas diam-diam.

Akan tetapi dia juga tidak terlalu cemas, bagaimana pun juga saat ini dia sudah memliki ilmu kedokteran, meskipun dia dipukul pun, dia jga akan segera pulih.

Pada Golden Island Tea House, terdapat Tito Zhao yang sedang berjalan tertatih-tatih ke lantai atas.

Sedangkan di dalam aula lantai dua, ada seorang pria bertubuh besar tanpa memiliki rambut di kepalanya, serta terdapat tujuh hingga delapan orang yang berdiri di sisinya.

"Kak Kevin, Anda harus membantu aku!" Tito Zhao berusaha keras menahan rasa sakit pada kakinya sambil berbicara.

Kevin Jin melirik sekilas ke arah dia dan berkata: "memangnya kamu ini siapa, mengapa aku harus membantu kamu?"

Tito Zhao tertegun, lalu menggertakkan giginya berkata: "Kak Kevin, jika Anda membantu aku membunuh pemuda ini, aku bersedia mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya!"

"Oh?" Kevin Jin Menaikkan alisnya dan dia mengeluarkan lima jari tangannya.

Ekspresi Tito Zhao pun berubah, akan tetapi ketika dia berpikir bahwa asal mula masalah ini bermula dari Louis Yang, dia pasti akan memberikan uangnya.

Maka dari itu, Tito Zhao pun menganggukkan kepala dan berkata: "baik! Selama dapat membunuh dia, berapa banyak uang pun sepandan!"

Malam hari pukul delapan lewat, Erick Qin baru kembali ke Kompleks Longhai.

Baru saja tiba di depan gerbang Kompleks Longhai, Erick Qin melihat seorang gadis cantik dengan perawakan tinggi.

Dia berdiri di sana sudah seperti pemandangan yang sangat indah, yang entah sudah menarik berapa banyak tatapan untuk melihat ke arah dia.

"Kamu pergi ke mana? Mengapa kembali begitu malam." Begitu melihat keberadaan Erick Qin, Finola Tsu pun langsung menghampiri dia dan bertanya.

Erick Qin menggaruk kepalanya dan berkata: "aku pergi membeli barang......mengapa kamu tiba-tiba datang?"

"Takut kau sendiri tidak terbiasa. " Finola Tsu memutar matanya berkata, "aku sudah menunggumu begitu lama, kamu harus mentraktir
aku untuk makan malam!"

"Baik, tidak masalah!" Erick Qin bergegas menganggukkan kepalanya, "aku akan memasak sendiri malam ini, biarkan kamu mencicipi masakanku!"

Erick Qin sudah menjadi bapak rumah tangga selama tiga tahun, tentu saja keahlian memasaknya sangat bagus.

Baru saja dia selesai berbicara, tidak jauh ada sebuah mobil van yang
bergerak ke mari.

"Pemuda ini tinggal di Kompleks Longhai?" Kevin Jin yang berada di dalam mobil pun mengerutkan keningnya.

"Kak Kevin, pemuda ini sangat miskin. Dulu dia menjadi menantu di Keluarga Lin selama tiga tahun, bagaimana mungkin dia dapat tinggal di tempat seperti ini!" Tito Zhao bergegas menjawab.

"Dia pasti sedang menunggu mantan istrinya di sini. Anda tenang saja, setahu aku dia merupakan anak yatim piatu!" Tito Zhao berbicara dengan yakin.

Kevin Jin menghembuskan nafas lega ketika mendengar ucapannya.

Lalu dia membawa beberapa orang dan turun dari dalam mobil.

Mereka memegang sebuah pisau pada tangannya, terlihat sangat mengerikan.

Begitu Erick Qin melihat kejadian tersebut, dia langsung mengerutkan keningnya.

"Nona Tsu kamu tunggu aku di lantai atas." Tanpa disadari, Erick Qin langsung melindungi Finola Tsu di belakang badannya.

Gerakan kecil ini membuat hati Finola Tsu menghangat.

"Orang-orang ini datang untuk mencari kamu?" Finola Tsu bertanya.

Erick Qin menganggukkan kepalanya dan berkata: "kamu cepatlah masuk ke dalam, aku tidak ingin kamu terlibat dalam masalah ini."

Meskipun Erick Qin tahu Keluarga Tsu merupakan keluarga yang kuat, akan tetapi dia tidak tahu siapa yang lebih kuat jika dibanding dengan Kevin Jin.

"Aku akan melihat dari sini." Finola Tsu menjawab dengan nada tidak peduli.

Ketika mereka sedang berbicara, Kevin Jin, Tito Zhao dan yang lain sudah berjalan semakin dekat ke arah mereka.

"Kak Kevin, itu dia!" Tito Zhao menunjuk ke arah Erick Qin dan berbicara sambil menggertakkan giginya.

Kevin Jin mendengus lalu berjalan ke depan Erick Qin dengan dingin berkata: "kamu yang memukul anak buah aku?"

Erick Qin merasa sedikit gugup ketika berhadapan dengan Kevin Jin.

Dia menghirup nafas dengan dalam berkata: "dia pantas mendapatkannya."

"Pantas mendapatkannya?" Kevin Jin mendengus, "aku beritahu kamu, di Kota F ini biar pun dia memukul kamu, kamu juga harus menerimanya!"

"Ckck, Kevin Jin, mengapa aku tidak tahu kamu memiliki kemampuan seperti ini?"

Pada saat ini, Finola Tsu yang berada di belakang pun membuka suaranya.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

824