Bab 3 Menyentuhmu Terasa Sangat Menyenangkan

by Sandra 17:38,Feb 29,2020
Keesokan pagi.

Amanda Mu yang berbaring di tepi ranjang terbangun dan terkejut, hari sudah terang.

Ricky Mo kemarin malam belum kembali.

Dia merasa tenang, tapi kemudian merasa ada yang membebani pikirannya.

Perasaan ini rasanya seperti sebilah pisau yang menggantung di kepalanya, ingin melepaskan tapi tidak bisa, terus membuat dia tidak tenang.

……

Setelah Amanda Mu mandi dan gosok gigi dia turun ke bawah, ada bodyguard yang datang menghampiri mengantar dia pergi ke ruang makan.

Ruang makan dan dapur letaknya berdekatan, begitu dia masuk, dia melihat seorang bertubuh tinggi dan tegap berjalan keluar dari dapur.

Setelah melihat dengan jelas kalau laki-laki itu "Charles Mo", dia membalikkan badan mau pergi, tapi tidak disangka laki-laki itu menyapa dia, "Kakak ipar sepupu, selamat pagi."

Suara laki-laki itu sangat merdu.

Bodyguard yang ada di samping menggerak-gerakkan bahu, Tuan muda dan Nyonya ini apa sedang bermain peran?

Amanda Mu sangat tidak suka melihat dia, benar-benar tidak tahu kenapa dia yang hanya adik sepupu, bisa setiap hari berada di rumah kakak sepupunya.

"Pagi." Amanda Mu menaikkan kacamatanya, berkata dengan nada yang datar, menoleh melihat ke arah bodyguard yang ada di belakangnya, "Tuan kalian tidak ada disini?"

Bodyguard dengan berhati-hati melirik melihat Ricky Mo yang tanpa ekspresi, menjawab dengan sekenanya, "Akhir-akhir ini Tuan sedang tidak sehat, saat ini dia sedang berada di rumah sakit."

Ekspresi wajah Amanda Mu terlihat polos, karena sejak kecil diajar oleh Novia Xiao tidak boleh menjadi lebih menonjol dari kakak, jadi dia menyembunyikan kemampuannya yang sebenarnya.

Kebohongan yang dikatakan oleh bodyguard itu, tentu saja tidak bisa membuat Amanda Mu percaya.

Tapi dia tetap menganggukkan kepala menandakan dia mengerti, "Oh, kalau begitu aku boleh pergi melihat dia?"

"Lebih baik jangan dulu." Bodyguard lanjut berbohong.

Sepertinya Ricky Mo tidak menyukai dia, bahkan melihat saja tidak mau.

Ricky Mo meletakkan sarapan diatas meja, nada suaranya datar, "Cepat sarapan."

Saat Amanda Mu turun ke bawah, dia melihat di villa ini tidak ada pembantu, jadi sarapan ini, dia yang menyiapkan?

"Kenapa, takut aku racuni?" Ricky Mo mendekati dia, tatapan matanya yang tajam dan dalam, melihatnya terlihat menakutkan.

Amanda Mu secara tidak sadar melangkah mundur, "Terima kasih sudah membuatkan sarapan, tapi aku tidak lapar."

Selesai berbicara, Amanda Mu bergegas membalikkan badan dan pergi.

Di ruang tamu Amanda Mu melihat bodyguard yang kemarin menjemput dia, "Boleh antar aku turun gunung tidak? Aku mau kembali ke rumah keluarga Mu mengambil barang."

Kemarin saat dia datang kemari, dia tidak membawa barang apa-apa, dia harus pulang ke rumah mengambil pakaian dan beberapa barang lainnya, saat datang kemari dia memperhatikan, villa ini terletak di tengah gunung, turun dari mobil masih harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalan yang rusak, sangat jauh.

Bodyguard tidak langsung menjawab dia, melainkan melihat ke arah belakang punggungnya.

Amanda Mu menoleh, melihat 'Charles Mo' yang tidak tahu kapan datang menghampiri.

Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana, berjalan menghampiri, "Kakak ipar sepupu mau pulang ke rumah ambil barang? Aku bisa mengantar, untuk apa merepotkan orang lain?"

Baru selesai dia bicara, tangannya sudah diletakkan di bahu Amanda Mu.

Amanda Mu merasa jijik dan menghempaskan tangannya, "Tidak perlu."

Amanda Mu tidak mengerti, laki-laki ini kemarin baru saja mengatakan dirinya jelek, kenapa hari ini masih terus mengikuti.

"Nyonya, biarkan Tuan…… sepupu mengantarkanmu." Bodyguard di samping berkata.

……

Akhirnya, 'Charles Mo' yang mengantar Amanda Mu pulang ke rumah.

Karena, dia mendekati Amanda Mu dan berbisik di telinganya, "Kakak ipar sepupu, menyentuhmu terasa sangat menyenangkan……"

Amanda Mu takut dia akan melakukan hal yang keterlaluan, jadi terpaksa ikut dengan dia naik mobil.

Di dalam mobil sangat tenang, Amanda Mu memasang sabuk pengaman, pandangannya melihat ke depan, tidak melihat ke arah 'Charles Mo' sama sekali.

Ricky Mo melihat dia yang seperti ini, merasa tertarik padanya.

Mempelai wanita ini memang jelek, tapi benar-benar sangat jujur.

Sebenarnya kemarin dia hanya ingin menggoda Amanda Mu, tapi reaksi Amanda Mu membuat dia merasa begitu menarik, dia ingin melanjutkan permainan ini.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1513