Bab 9 Ingin Menyentuhnya

by Sandra 17:39,Feb 29,2020
Amanda Mu yang mengobati dia, kelihatannya sangat lemah lembut, kelemah lembutannya membuat Ricky Mo sedikit tergoda.

Kemudian, ingin menyentuhnya.

Amanda Mu adalah istrinya, berbuat apapun sudah sewajarnya.

Tapi bagi Amanda Mu, dia adalah 'Charles Mo', adik sepupu Ricky Mo.

Ricky Mo berulang kali mencoba menggodanya, menciumnya, jauh di luar lingkup yang bisa Amanda Mu terima.

Amanda Mu mendorongnya dengan kuat, mundur beberapa langkah ke belakang, menjauhi dia, dengan wajah dingin berkata: Charles, aku ini kakak ipar sepupu kamu! Tolong kamu hormati aku sedikit!"

Melalui peristiwa penembakan tadi, sudah membuat Amanda Mu tidak begitu membenci 'Charles Mo', tidak disangka dia tetap tidak sopan.

Ricky Mo mengenang saat mencium dia, Ricky Mo menggosok bibirnya, suara yang merdu terdengar: "Kakak ipar sepupu, kamu mau seumur hidup tinggal bersama kakak sepupu, apa tidak mau mempertimbangkan aku?

Amanda Mu menolaknya dengan tegas: "Tidak mau."

Wajahnya yang kecil, ditambah dandanannya yang jelek, seperti seorang nenek tua kecil, tidak ada yang menarik sama sekali.

Ricky Mo justru merasa penampilan Amanda Mu ini sangat menarik.

Amanda Mu merasa dirinya tidak bisa duduk diam lagi, karena hanya akan membuat Charles Mo lebih tidak sopan lagi.

"Kamu telepon, panggil orang datang untuk menjemput kamu, kalau tidak aku akan memanggil ambulance, orang lain akan tahu kamu terluka oleh senjata api."

Suaranya berubah menjadi lemah, meskipun berkata dengan nada mengancam, tapi tidak ada sedikitpun ancaman.

Ricky Mo meliriknya, seolah-olah tidak mendengarnya, langsung memejamkan mata beristirahat.

Amanda Mu: " ...... "

Amanda Mu menggigit bibirnya, melihat wajahnya yang pucat seperti kertas, tidak tega membangunkannya dan menyuruhnya pergi.

Mengambil kesempatan 'Charles Mo' sedang beristirahat, Amanda Mu pergi ke pasar.

Meskipun dia adalah nona ketiga di Keluarga Mu, tapi dia sama sekali tidak mempunyai nasib seorang nona, sebagian besar saat sakit tidak ada orang yang merawat, saat lapar tidak ada yang menanyakan, saat terluka menggigit gigi sendiri menahan sakit.

Jadi, kemampuan dia untuk hidup sangat kuat.

Karena dia membenci 'Charles Mo', dia tidak bisa mengambil resiko membiarkan Charles Mo mati di tempatnya dan tidak merawatnya.

Kehidupan dia sangat serius dan rajin, tidak ingin membiarkan 'Charles Mo' kehilangan nyawa, juga tidak ingin menguburnya.

Jadi, dia dengan tidak rela memasak sup untuknya.

......

Ketika malam tiba, Amanda Mu membangunkan 'Charles Mo'.

"Apa kamu lapar? Aku masak sup, kamu mau minum sedikit?" Amanda Mu berdiri sejauh dua langkah dari tempatnya, takut dia melakukan hal yang tidak sopan lagi.

Ricky Mo membuka mata melihat Amanda Mu, mengucapkan sebuah kata seperti emas: "Mau."

Amanda Mu membawa sup kesana, meletakannya di meja kecil di depan kasurnya, segera mundur menjauh.

Tapi rumahnya benar-benar terlalu kecil.

Selain dapur kecil dan toilet, kasur 1.5 meter, sebuah meja lipat kecil, sofa tunggal, rak buku bekas tapi masih bagus...... Hanya beberapa barang saja sudah memenuhi setengah dari rumahnya.

Mau dia melompat lebih jauh lagi, tidak mungkin terlepas dari pandangan Ricky Mo.

Ricky Mo melirik dia, dengan santai duduk, kemudian dengan wajah tanpa ekspresi membuka selimut, menunjukkan kain kasa yang penuh dengan darah di bagian dadanya, dengan santai berkata : "Lukanya terbuka."

Nada bicara acuh tak acuh, seolah-olah bukan berbicara tentang luka yang ada di tubuhnya, tetapi bicara mengenai orang lain.

Amanda Mu tidak ingin mempedulikannya, tapi tidak tega.

Pelan-pelan berjalan menghampiri, satu tangan mengangkat mangkuk sup, satu tangan lagi menyuapkan sup.

Kali ini Ricky Mo tidak bicara apa-apa lagi, memejamkan mata, sesuap demi sesuap sup itu masuk ke dalam mulutnya.

Keheningan di ruangan sempit itu, hanya terdengar suara kecil sendok menyentuh mangkuk, kehangatan tanpa kata-kata memenuhi ruangan itu.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1513