Bab 4 Melihat Sekali, Cium Sekali

by Sandra 17:39,Feb 29,2020
Mobil berwarna hitam berhenti di depan villa keluarga Mu.

Amanda Mu baru mau melepaskan sabuk pengaman, Ricky Mo yang ada di samping memiringkan badannya, jari tangannya yang panjang dan indah menekan pengait sabuk pengaman, sabuk pengaman terlepas.

Wajahnya yang tampan terlihat dari dekat, meskipun hati Amanda Mu setenang air, tapi tetap tidak bisa menyembunyikan wajahnya yang merah dan jantungnya yang berdegup kencang.

Laki-laki ini hanya dengan wajahnya saja, bisa membuat semua perempuan tergerak hatinya.

Tapi teringat kembali perilaku buruk dia kemarin malam, tatapan mata Amanda Mu kembali seperti biasa.

Bukannya hanya seorang adik sepupu yang kaya saja, apa gunanya wajah tampan.

Amanda Mu mengangkat kepala, menaikkan kacamata, ekspresi wajahnya datar, menjulurkan kaki, "Aku mau turun."

Mata Ricky Mo menyipit, suasana tiba-tiba berubah.

Amanda Mu merasakan perubahan dia, membuka pintu mobil bersiap mau turun, tangannya memegang tangan Amanda Mu, menghalangi Amanda Mu membuka pintu mobil.

Lengannya yang panjang di depan Amanda Mu, dari luar terlihat dia sedang memeluk Amanda Mu.

Dia melihat mata Amanda Mu, mata yang bersih dan indah, berkata dengan maksud yang dalam, "Aku sudah baik hati mengantar kakak ipar sepupu, kakak ipar tidak berterima kasih padaku?"

Amanda Mu menundukkan kepala, wajahnya menyeringai, berkata dengan suara pelan, "Terima kasih."

Anggota keluarga Mu melihat Amanda Mu yang seperti itu malas menghiraukan dia, dan semoga 'Charles Mo' juga merasa seperti itu.

Ricky Mo menatap bibir merahnya yang menawan, "Terima kasihnya tidak tulus, terpaksa aku mengambil sendiri rasa terima kasihnya."

Jelas-jelas wajah dengan kulit berwarna gelap, tapi bibir merahnya itu, membuat Ricky Mo merasa tergoda.

Karena secara tertulis sudah menjadi istri sah, kenapa harus menahan?

Memiringkan kepala, Ricky Mo mencium dia.

Amanda Mu merasa di bibirnya ada sesuatu dingin dan lembut menempel.

Amanda Mu melihat wajah yang besar di hadapannya, menjulurkan tangan ingin mendorong dia, tapi kemudian dia mendapati kedua tangannya ditahan oleh Ricky Mo.

Ricky Mo sangat puas dengan reaksinya, dengan satu tangan, melepas kacamatanya, terlihat mata Amanda Mu yang indah bersinar.

Seperti ini, Amanda Mu terlihat lebih enak dipandang.

Amanda Mu marah sampai pipinya merah, laki-laki ini keterlaluan sekali, beraninya di depan rumah keluarga Mu berlaku tidak sopan terhadapnya!

Ciuman selesai, Ricky Mo seperti masih tidak rela meninggalkan bibirnya, berkata dengan nada memerintah, "Lain kali tidak boleh pakai kacamata, kalau tidak, begitu aku melihat sekali, aku cium sekali."

Hangat dan manis, kalau ada kesempatan masih ingin mencoba.

Kalimat terakhir, Ricky Mo sengaja berbicara dengan nada lebih berat, melihat Amanda Mu dengan tatapan mata yang lebih tajam.

Seperti hewan buas yang sedang mengawasi daerah kekuasaannya.

Amanda Mu baru akan memaki dia tidak tahu malu, tapi suara seorang wanita memecahkan keheningan.

"Amanda Mu?"

Amanda Mu mendengar suara itu, membalikkan kepala melihat keluar jendela.

Mata Novia Xiao membelalak, setengah terkejut, setengah marah, "Kamu kenapa ada disini?"

Amanda Mu memegang erat tangan, di matanya tersirat kecemasan.

Hari pertama setelah menikah, di depan rumahnya sendiri……

Novia Xiao juga mau menjaga nama baiknya sendiri, melihat ke sekeliling, tidak ada orang, berkata dengan dingin, "Turun."

Amanda Mu membuka pintu mobil langsung turun.

Begitu Amanda Mu turun, Novia Xiao segera menarik dia masuk ke dalam.

Tidak disangka, Ricky Mo yang di dalam mobil mengeluarkan kepalanya lewat jendela, berkata dengan santai, "Kakak ipar sepupu, aku tunggu kamu."

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1513