Bab 9 Bagaimana Kamu Mengatakannya

by Mike 13:43,Sep 30,2020
Di restoran, Karin Wei sudah memesan makanan, tangannya sambil memegang segelas limun.

Itu benar-benar sangat menyebalkan.

Dia selalu menganggap Annie Yang sebagai sahabat terbaiknya, tetapi dia tidak pernah menyangka bahwa sejak Annie Yang mendekati Raffi Li, dia langsung seperti orang yang berbeda, dengan gigi tajam dan sombongnya, dia bahkan membujuknya untuk bercerai dengan Mario Wang!

Meskipun dia tidak menyukai Mario Wang, tetapi Mario Wang adalah perisai yang dia pilih secara khusus untuk melawan pernikahan komersial dan pengejaran dari berbagai pria. Pria yang diinginkannya adalah seorang pria yang gigih, harus memiliki cinta yang tulus, dan bukanlah anak orang kaya seperti Marvin Zheng.

Terlebih lagi bukan Raffi Li yang menjijikkan itu, bahkan Mario Wang juga tidak bisa dibandingkan dengannya!

“Karin?” Sebuah suara tiba-tiba menyela pikiran Karin Wei.

Mario Wang berjalan masuk dari luar restoran dengan senyum di wajahnya, duduk di hadapan Karin Wei, dan menghiburnya dengan lembut: "Jangan marah lagi. Aku sudah berbicara dengan mereka, Raffi dan Annie pun menyadari kesalahannya dan akan segera datang untuk meminta maaf kepadamu."

Karin Wei tercengang sesaat.

Meskipun Mario Wang tidak bisa diandalkan, tetapi dia tidak pernah berbohong. Dia tahu akan hal ini.

Di rumah tadi, dia pergi keluar untuk berbicara dengan Marvin Zheng, dan Marvin Zheng langsung berbalik untuk meminta maaf. Kali ini, dia lagi-lagi berbicara dengan Raffi Li dan Annie Yang, dan mereka juga menyadarinya?

Bagaimana dia mengatakannya?!

Karin Wei memandangi Mario Wang dengan curiga, ingin mencari sesuatu di wajahnya, tetapi senyuman di wajah Mario Wang tetap tulus, masih sama seperti ketika dia bertemu dengannya di jamuan makan pribadi di Eropa, dia terlihat hangat dan meyakinkan.

Kali ini, Raffi Li berjalan datang bersama dengan Annie Yang.

Raffi Li melihat Mario Wang dari kejauhan, hatinya gemetar, tetapi dia tidak berani menunjukkan kelainan di wajahnya. Dia tersenyum dan berjalan ke arah Karin Wei, tidak berani duduk, berdiri dengan tidak wajar, dahinya berkeringat.

"Nona Wei, aku benar-benar minta maaf. Tadinya aku sangat tidak masuk akal. Tolong jangan menganggapnya serius, nona Wei."

Air mata di wajah Annie Yang baru saja dihapus, dia berkata: "Karin, akulah yang bersalah. Aku tidak seharusnya membujukmu untuk menceraikan Mario. Kamu dan Mario adalah pasangan yang sudah ditakdirkan, kuharap kalian bertahan sampai maut memisahkan..."

Ketika berbicara, Annie Yang hampir tidak bisa menahannya dan hampir menangis.

Siapakah sebenarnya Mario Wang? Bukankah Raffi sangat mencintaiku? Dia baru saja berlutut untuk Mario Wang, dan masih ingin membunuhku!

Karin Wei memandangi Mario Wang dengan aneh.

Ini tidak benar.

Dia sangat mengenal karakter Annie Yang. Mereka juga pernah bertengkar sebelumnya, tetapi Annie Yang tidak pernah mengambil inisiatif untuk mengakui kesalahannya. Dan Raffi Li putra dari bisnis perusahaan Li ini, identitasnya tidak lebih buruk dari Marvin Zheng, lantas begitu mudahnya dia diyakinkan oleh Mario Wang?

Karin Wei tidak berbicara, membuat Raffi Li semakin panik.

Si nenek tua ini masih belum memaafkanku, jadi aku harus bersikap baik. Kalau saja tuan Wang marah, maka bisnis perusahaan Li akan segera disingkirkan dari kota A dan nyawa ayah dan anak keluarga Li mungkin tidak akan terselamatkan. Tuan muda dari perusahaan Luo memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan!

“Nona Wei, lebih baik aku mati.” Raffi Li menghela nafas, mengangkat tangannya dan menampar dirinya sendiri, wajahnya bengkak: “Aku tidak seharusnya mengatakan hal-hal seperti itu, aku tidak seharusnya menyinggung nona Wei. Mohon maafkan aku, nona Wei."

Tamparan pertama di wajahnya masih terasa sakit, namun setelahnya sudah terasa kaku, sebaliknya dia merasa sedikit nyaman.

Tuan Wang, lihatlah, wajahku bahkan sudah bengkak, jadi kamu harus meredakan kemarahanmu!

PIAK, PIAK, PIAK...

Annie Yang memandangi Raffi Li, tubuhnya gemetar, lalu dia juga meniru tindakan Raffi Li. Dia menampar dirinya sendiri dengan keras, menampar dirinya hingga menangis: "Huhuhu, Karin, ini semua salahku. Jangan marah lagi ya, kita adalah sahabat baik, tolong maafkan aku... "

Karin Wei tidak tahan lagi.

Mereka berdua sudah terlalu serius menampar diri mereka sendiri, meninggalkan jejak telapak tangan di wajah mereka setiap kali mereka menampar, wajah mereka pun sudah membengkak dan darah hampir keluar dari sudut mulut mereka. Apa yang sebenarnya dikatakan Mario Wang kepada mereka? Bagaimana mereka bisa dikatai sampai seperti ini? Mereka tidak mungkin dihipnotis, kan? Itu sudah terlalu dilebih-lebihkan!

“Kalian jangan seperti ini. Annie, jangan menampar wajahmu lagi.” Karin Wei sedang dalam suasana hati yang rumit dan menghela nafas: “Raffi, kuharap kamu akan memperlakukan Annie dengan baik.”

"Annie, karena kita berteman baik sebelumnya, maka aku akan memaafkanmu kali ini. Kita tidak perlu berhubungan lagi untuk kedepannya."

Annie Yang menangis sampai-sampai dia tidak bisa mengatakan apa-apa.

Jika dari awal dia tahu bahwa Mario Wang benar-benar hebat, bagaimana mungkin dia masih berani mencibir dan membujuk mereka untuk bercerai, apalagi meminta Karin Wei untuk menikah dengan Marvin Zheng? Sudah terlambat untuk menyesal sekarang. Karin Wei telah mengungkapkan pendapatnya dan tidak akan pernah mengenali persahabatan mereka lagi. Dia masih ingin menjalin hubungan yang baik dan melalui Karin Wei, dia akan menggait Mario Wang.

Sekarang, dia benar-benar menyerah, menangis dan menangis, dia sangat menyesalinya.

“Terima kasih nona Wei, terima kasih nona Wei!” Raffi Li sangat gembira dan lagi-lagi menampar wajahnya beberapa kali sebelum dia berhenti, lalu dia memandangi Mario Wang dengan tatapan memohon.

Tuan Wang, nona Wei sudah memaafkan kami, jadi tolong angkatkan tanganmu dan melepaskan keluarga Li kami!

Mario Wang mengangguk dengan tenang.

Karakter kecil seperti bisnis perusahaan Li ini sama sekali tidak ada apa-apanya di mata Mario Wang. Apakah dia akan memaafkannya atau tidak, itu sepenuhnya tergantung pada suasana hatinya. Dari sudut pandang saat ini, Raffi Li masih termasuk berperilaku baik, jadi dia akan memberinya kesempatan untuk bertahan hidup dan membiarkan dia pergi.

Adapun balas dendam setelahnya... Apakah mereka berani?!

"Kalian pergilah." Karin Wei tidak ingin terjerat dengan mereka lagi, melambaikan tangannya: "Aku dan Mario masih harus makan, Mario tadi sudah kelaparan."

Karin Wei sudah berbicara. Bagaimana mungkin Raffi Li masih berani tinggal lebih lama? Dia lalu mengangguk dan membungkuk cepat: "Nona Wei, silahkan makan. Kak... kak Wang, makanlah dengan baik."

Setelah berbicara, dia menarik Annie Yang dan pergi melarikan diri.

Mario Wang mengabaikan mereka, mengambil pisau dan garpu di atas meja, dan melahapnya.

Harus dikatakan bahwa pesanan Karin Wei sangatlah khas, yaitu menggabungkan makanan China dan Barat. Ada steak dan pizza, serta lauk pauk khas China seperti roti kukus dan telur goreng. Rasanya lumayan.

“Mario?” Karin Wei memandang ke arah Mario Wang, sedikit mengernyit, menyesap air limunnya, dan tampak serius di wajahnya: "Aku butuh penjelasan."

Mario Wang memasukkan roti kukus ke dalam mulutnya, mengedipkan matanya, wajahnya sederhana, dan suaranya agak samar: "Penjelasan apa?"

“Aku tidak bodoh.” Karin Wei menatap matanya dan berkata perlahan: “Di rumahku tadi, setelah kamu berbicara dengan Marvin, Marvin langsung meminta maaf kepada orang tuaku. Baru saja, kamu berbicara dengan Raffi dan Annie, lalu mereka juga datang untuk meminta maaf... Apa yang sebenarnya kamu katakan kepada mereka?"

Mario Wang menelan roti kukus itu ke dalam perutnya, dengan wajah yang polos: "Aku hanya bertukar pikiran dengan mereka dengan tenang, mereka pun tergerak dengan kasih sayang, memahaminya dengan rasional, dan aku membiarkan mereka menyadari kesalahan mereka sendiri. Mereka masih memahami banyak hal dengan sangat baik, mengatakan bahwa mereka akan memperbaiki kesalahan dan meminta maaf jika memang ada salah."

Hei, jika semua orang begitu bersikap masuk akal seperti mereka, maka betapa indahnya dunia ini. "

Karin Wei tidak percaya sepatah katapun, tetapi juga tidak bisa jika tidak mempercayainya. Dia masih memiliki beberapa keraguan di dalam hatinya.

Dua kali berturut-turut, penampilan Mario Wang benar-benar sedikit agak aneh. Dia ingin melihat rahasia apa yang dia simpan darinya.

Hmph, satu pasal harus ditambahkan ke dalam kontrak nikah lagi, yaitu pihak pria tidak boleh menyembunyikan apapun dari pihak wanita. Jika ketahuan, maka itu adalah pelanggaran kontrak dan dia akan diceraikan!

“Jangan bicarakan itu lagi, ayo makan.” Karin Wei mengambil pisau dan garpu lalu dengan anggun memotong steak, memasukkannya ke dalam mulutnya dan mengunyahnya perlahan, masih berpikir, bergerak dengan emosi. Apakah berpikir dengan rasional itu benar-benar berguna? Dia pastikan untuk mencobanya nanti.

Tanpa kehadiran orang luar, panggilan Mario Wang untuknya juga diubah kembali menjadi direktur Wei, dan dia dengan anggun meletakkan beberapa lauk di atas piring wanita itu.

Karin Wei tidak menolak.

Suami yang dipekerjakannya seharga 10 juta Yuan sudah seharusnya mengambilkan makanan untuknya. Kuncinya adalah tatapan matanya yang serius dan hangat, membuat Karin Wei tidak bisa menolak.

“Setelah makan ini, aku akan mengajakmu pergi membeli satu set pakaian yang layak.” Karin Wei sepertinya memikirkan sesuatu, lalu berkata dengan lembut: “Jangan membeli pakaian palsu lagi. Selama kamu menjadi suamiku, mohon diperhatikan sedikit penampilanmu. Keluargaku juga memiliki sedikit status di kota A, jadi kamu harus mengenakan pakaian yang lebih sopan."

Mario Wang tergerak lagi.

Mengundangku makan dan masih membelikanku pakaian baru, istriku ini benar-benar sangat baik kepadaku. Cepatlah makan dan lihatlah pakaian apa yang dibelikan oleh istriku untukku!

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1065