Bab 3 Mulai Bertugas

by Edrick 09:03,Jun 08,2020
Chloe Zhang tinggal di Komplek Jiangchi, gedung yang sudah berumur sepuluh tahun ini terlihat sangat tua dan dingin.

Tidak cocok sedikitpun dengan identitas Keluarga Zhang di Kota Qingyun ini.

Ketika tiba di rumah, ayah dan ibu mertua Cameron Lin, Vincent Zhang dan Keira Lu, duduk di sofa dengan ekspresi yang sangat menegangkan.

“Heh!” Keira Lu tertawa dingin,”Cameron Lin, beraninya kamu pulang ke rumah?”

“Kita sudah mengetahui semua hal yang terjadi di acara pernikahan hari ini, Cameron Lin, kamu ini benar-benar pembawa sial! Kamu lagi-lagi menghancurkan hal yang baik-baik saja!” Keira Lu berdiri dan mengomelinya.

“Sudahlah, Ibu, jangan dibicarakan lagi, ini bukan salah Cameron Lin. Paman memang tidak mempunyai sedikitpun keinginan untuk membantu kita,”jelas Chloe Zhang.

Keira Lu pun langsung semakin kesal mendengarnya, ia kemudian berkata kepadanya dengan penuh kekesalan,”Putri bodoh, kamu masih saja membantunya berbicara? Apakah masih belum cukup setelah ia mencelakaimu? Jika bukan karena dirinya, apakah kamu akan bersusah payah seperti ini? Kamu sehaursnya menikahi keluarga kaya!”

“Ibu, mengapa kamu selalu saja ingin bergantung kepada orang lain? Apakah kamu tidak bisa bergantung kepada dirimu sendiri?” Ucap Chloe Zhang.

“Bergantung kepada diri sendiri? Baiklah, ucapanmu itu benar,”Keira Lu tersenyum sedih, lalu menatap ke arah Vincent Zhang dengan ekspresi tidak puas,”Anak putrimu sudah kelelahan dan bersedih demi dirimu, bagaimana denganmu? Apa yang bisa kamu lakukan?”

Vincent Zhang menghela nafasnya, ekspresi wajahnya terlihat sangat sedih.

Cameron Lin sudah menebak kondisi ini sejak awal, sehingga ia pun diam-diam melangkah pergi ke dapur.

......

“Ayo makan.”

Cameron Lin sudah selesai memasak, juga sudah menyediakan alat makan, semua orang berkumpul di meja makan dan sedikit terdiam.

“Cameron Lin, kamu sudah mendengar ucapan Magie Zhang hari ini......,”Keira Lu melihat Cameron Lin dengan ekspresi menegangkan.

“Ibu!” Chloe Zhang langsung meletakkan sumpitnya,”Aku tidak akan bercerai dengan Cameron Lin hanya karena paksaan orang lain.”

“Kenapa? Apakah kamu sudah menyukainya?” Keira Lu menatap tajam putrinya,”Apkah kamu tidak tahu bagaimana keadaan perusahaan ayahmu? Ia sudah berhutang beberapa bulan gaji pekerjanya, hingga kini akan segera bangkrut? Apakah kita sekeluarga kemudian akan melalui hari-hari kita dengan perut kosong?”

“Terlebih lagi, apakah kamu kira masalahnya sesederhana itu? Cameron Lin sudah menyinggung sami Magie Zhang, bahkan memukul Richard Zhang.” Keira Lu kemudian berkata kepadanya dengan penuh rasa kesal,”Mereka bisa saja menggunakan keluarga kita untuk melampiasakan kemarahan mereka! Bercerai adalah pilihan yang paling tepat, kamu tidak perlu kelelahan oleh karena lelaki tak berguna ini lagi!”

Chloe Zhang terdiam menggertakkan giginya.

Ketika melihat putrinya bersikap seperti itu, Keira Lu pun berbicara dengan suara tajam,”Vincent Zhang, mengapa kamu masih duduk diam saja? Cepat nasihati putrimu!”

Vincent Zhang terlihat putus asa dan terdiam kehabisan kata-kata.

Cameron Lin melahap semangkuk kecil nasi, mencuci mangkuk dan sumpitnya, lalu kembali ke kamarnya sendiri.

Dengan kaki panjangnya, Cameron Lin kemudian duduk di tempat tidurnya.

Bermeditasi adalah kebiasaan yang sudah ia latih selama lebih dari sepuluh tahun.

Tidak peduli ada angin apapun yang bertiup, bagaimanapun keadaan di dunia luar.

Ia tetap saja tidak akan goyah.

Ini adalah Metode Semangkuk Air, pikirkan diri sendiri seperti semangkuk air bersih, yang tidak ternodai sedikitpun, segala jenis hal duniawi yang berbentuk debu merah akan mengapung dalam air, hingga akhirnya akan mengendap.

Setengah jam kemudian.

Cameron Lu tiba-tiba mengulurkan tangannya dan menahan sebuah kerikil hitam yang berada di depan tempat tidurnya, jarinya terlihat bergemetar, dalam sekejap, batu kerikil itu pun langsung berubah menjadi bubuk, yang perlahan mengalir melalui celah jarinya......

“Kekuatan dalam sudah terbentuk,”Cameron Lin bergumam pada dirinya sendiri, tatapan matanya juga terlihat sedikit tersentuh.

Master sudah pernah mengatakannya sebelumnya, ia hanya akan sepenuhnya menajdi keturunan dari Dragon Gate di hari dimana kekuatan dalamnya sudah terbentuk sepenuhnya.

Pada saat ia menjalani tugasnya, ia hanya menggunakan batu giok ini untuk menemukan Keluarga Bangsawan Ning, obat tradisional, uang, anggota, yang dapat ia pergunakan. Seni bela diri tidak pernah mempunyai batas akhir, setelah kekuatan dalam terbentuk, maka ia dapat menemui mereka yang merupakan bagian dari seni bela diri kuno, mencari pencapaian yang lebih tinggi, serta mengejar puncak kehidupan.

Dragon Gate mempunyai banyak sekali lawan, sebelum itu, semua kemampuan dirinya tidak boleh terungkap, jika tidak, nyawanya mungkin saja berada dalam bahaya!

“Kekuatan dalam sudah terbentuk, akhirnya sudah bisa mulai menjalani tugasku,”Cameron Lin menggenggam sebuah batu giok hijau, tatapannya kemudian terlihat sangat dingin.

......

Keesokan harinya.

Cameron Lin baru saja berjalan keluar dari Komplek Jiangchi, tetapi sebuah mobil Bentley berwarna hitam datang menghalanginya.

“Apakah aku harus memunculkan diriku sendiri supaya kamu bersedia membicarakan permasalahan Keluarga Qi?”

Seorang lelaki paruh baya yang mengenakan jas berwarna biru tua meliaht Cameron Lin dengan wajah yang tidak berekspresi.

Lelaki paruh baya itu memiliki tubuh yang sangat tegak, wajahnya juga terlihat tajam, disertai dengan hidung yang mancung dan tatapan yang segar, ia terlihat sangat tegas dan sangat berwibawa.

Bentuk wajahnya terlihat sedikit mirip dengan Cameron Lin.

“Heh, aku tidak menyangka kamu akan datang mencariku secara pribadi,”Cameron Lin terlihat tersenyum dingin.

Setelah lebih dari sepuluh tahun, ia masih saja mengenali lelaki yang berada di depan matanya ini, dia adalah ayah kandungnya, Nick Qi.

“Aku tahu kamu tidak ingin bertemu denganku, boleh saja, tetapi, apakah kamu tidak ingin bertemu dengan kakekmu bahkan untuk terakhir kalinya?” Tanya Nick Qi.

Cameron Lin terdiam sejenak, di dalam Keluarga Qi, hanya ada kakeknya seorang yang bersikap baik terhadap dirinya. Ia pun teringat kembali akan wajah ramah kakeknya pada saat ia masih kecil.

Nick Qi berkata,”Cari tempat untuk bicarakan dengan baik.”

......

Dua puluh menit kemudian, Grand Qingyun Hotel, lantai 26.

Di dalam sebuah ruang pertemuan yang luas, Nick Qi dan Cameron Lin terlihat duduk saling berhadapan.

“Kondisi penyakit kakekmu sangat kritis selama dua tahun ini, kondisi tubuhnya semakin melemah, ia terus memanggilmu di tempat tidurnya, ia hanya ingin mencarimu kembali saja.” Nick Qi kemudian perlahan berkata,”Paman tertuamu, paman ketigamu, hanya mempunyai dua putri, mereka semua sudah menikah. Kini hanya tersisa kamu sendiri yang merupakan generasi terakhir dari Keluarga Qi.”

“Generasi terkahir dari Keluarga Qi......,” Cameron Lin kemudian tersenyum sinis,”jadi, apakah kamu ingin menjadikanku sebagai token untuk merebut harta keluarga?”

“Kamu berpikir terlalu sederhana,”Nick Qi mendengus dingin,”Keluarga Bangsawan Qi ini mempunyai bisnis keluarga yang sangat luas, keluarga yang berakar tiada akhir. Berdasarkan peraturannya, setelah kepala keluarga meninggal, lalu tidak ada generasi penerus yang ketiga, maka keturunan lain akan menguasainya. Pada saat itu tiba, kita tidak akan mempunyai kekuasaan atas Keluarga Qi lagi!”

“Apalagi hubungannya denganku?” Ucap Cameron Lin dengan datar.

“Selama kakekmu sakit kritis selama tiga tahun ini, kakek ketiga, kakek kelima, beserta beberapa keturunan lainnya sudah mulai bertengkar mendapatkan kekuasaan keluarga, lalu membuat rencana mereka sendiri di atas keadaan ini. Apakah kamu ingin membiarkan semua usaha kakekmu diambil begitu saja pada akhir hidupnya haya karena kekerasan dirimu sendiri?” Tanya Nick Qi dengan ekspresi tidak sabar.

Cameron Lin mengerutkan alisnya, lalu terawa dingin.

Ia tahu jelas orang seperti apakah Nick Qi itu sebenarnya, ia bisa saja menggunakan segala jenis cara, tanpa memperhatikan sedikitpun perasaannya, hanya demi mendapatkan kekuasaan.

Jika bukan karena kakeknya yang kali ini jatuh sakit, hingga posisinya di Keluarga Qi itu menjadi goyah, bagaimana mungkin seorang putra kedua dari Keluarga Bangsawan Qi yang hebat itu datang ke Kota Qingyun hanya untuk datang mencarinya?

“Cameron Lin, apakah kamu ingin terus menjadi bagian dari Keluarga Zhang yang kecil dan dipermalukan seumur hidupmu?” Ucap Nick Qi secara perlahan, terlihat jelas bahwa ia datang mencari Cameron Lin setelah ia mengecek latar belakang kehidupan Cameron Lin.

“Kamu sudah dipermalukan besar-besaran di acara pernikahan Keluarga Zhang kemarin malam, tetapi kamu bahkan tidak mempunyai sedikitpun kekuatan untuk melawan,”ucap Nick Qi,”Apakah kamu tidak ingin mempunyai kekuasaanmu sendiri? Apakah kamu tidak ingin membalas mereka?”

“Selama kamu bersedia, kamu pasti bisa membuat semua anggota Keluarga Zhang itu bersujud di depan kakimu!” Ucap Nick Qi perlahan menggodanya.

Cameron Lin menggelengkan kepalanya tanpa memberikan jawaban.

Nick Qi mendengus dingin dan berkata,”Kamu kini masih sangat muda, jangan lepaskan kekayaan yang bisa kamu dapatkan di akhir hidupmu hanya karena emosi sesaatmu ini. Kamu benar-benar tidak pernah merasakan nikmatnya kekuasaan, ketika tiba saatnya dimana kamu bisa membuat Keluarga Zhang bersujud di depan hadapamu, maka kmau akan menyadari seberapa bahagianya perasaanmu itu!”

“Aku tahu kamu pasti sangat membenciku, kamu boleh membenciku untuk seumur hidupmu, tidak mengakui ayah sepertiku ini.” Nick Qi kemudian berbicara dengan sikap serius,”Hal yang harus kamu lakukan adalah, kembali ke Keluarga Qi dan mengakui kakekmu, lalu mengambil kembali semua hal yang seharusnya menjadi milik Keluarga Qi, kemudian melakukan semua hal yang ingin kamu lakukan, itu sudah cukup.”

“Persayaratan semuda ini, kesempatan untuk langsung memuncak, apakah kamu tidak ingin menerimanya?”

Cameron Lin menjawabnya dengan datar,”Aku tidak memerlukan bantuanmu.”

Nick Qi mengerutkan alisnya, lalu menghela nafasnya,”Pada awalnya, aku memang sudah berhutang kepada kalian, kedua ibu dan anak. Namun jika kamu berdiri di posisiku, kamu juga pasti akan melakukan hal yang sama.”

“Seorang lelaki boleh kehilangan segalanya! Satu-satunya hal yang tidak boleh kehilangan dari dirinya yaitu kekuasaan yang berada di tangannya!”

“Heh......,”Cameron Lin menggelengkan kepalanya, hingga saat ini, sepertinya Nick Qi masih saja tidak mempunyai sedikitpun perasaan menyesal, sedikitpun perasaan bersalah.

Dia masih mengakui bahwa ia tidak bersalah. Mungkin orang sepertinya ini memang tidak mempunyai perasaan dan hanya fokus terhadap kekuasaannya.

“Aku akan mencari waktu luang untuk menjenguk kakek, namun segala jenis permasalahan Keluarga Qi itu tidak ada hubungannya denganku,”jawab Cameron Lin dengan datar, lalu berdiri dan pergi.

“Kamu!” Nick Qi menatap tajam Cameron Lin.

“Baiklah, pergilah. Aku sudah menyampaikan persyaratannya kepadamu, aku akan menunggumu, aku yakin kamu pasti akan kembali memohon kepadaku,”ucap Nick Qi dengan datar, ia tetap saja merasa sangat amat percaya diri.

Ia sangat mengerti keadaan Cameron Lin saat ini. Ia tidak percaya sedikitpun bahwa Cameron Lin mampu menolak persyaratan yang ia ajukan.

Bagaimana mungkin seorang lelaki yang sudah menjadi menantu yang bergantung kepada istrinya itu dapat menolak sebuah kesempatan untuk memuncak yang sangat mudah ini?

Siapa yang tidak ingin berkuasa?

“Heh, tunggu saja pelan-pelan.”

Cameron Lin tersenyum dingin, ia kemudian pergi meninggalkan Grand Qingyun Hotel tanpa berpaling ke belakang.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1074