Bab 8 Impian Chloe Zhang

by Edrick 09:03,Jun 08,2020
Keesokan harinya.

Komplek Jiangchi, di rumah Chloe Jiang.

Perusahaan pindahan mengembalikan semua benda di dalam rumah, sehingga mereka sekeluarga pun kembali tinggal disana.

Cameron Lin baru saja selesai memasak, mereka sekeluarga kemudian kumpul bersama untuk makan, makanan mereka hari ini terasa sangat nikmat.

“Tuhan kali ini benar-benar sudah memberkati kami, hingga membuat semua orang berbahagia! Richard Zhang dan ayahnya mengalami kejatuhan besar-besaran, banyak sekali orang yang sedang menunggu untuk menginjak mereka, ia sudah tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi keluarga kami lagi,”ucap Keira Lu dengan senang, ia terlihat sangat senang,”Aku juga tidak tahu siapa yang sudah menjatuhkan mereka, aku benar-benar ingin sekali berterima kasih secara langsung padanya!”

Wajah Vincent Zhang terlihat dipenuhi oleh senyuman, ia kemudian berkata,”Mereka sudah terlalu semena-mena dalam bertindak, hingga menyinggung sangat banyak orang, ia tidak tahu bahwa masih ada orang yang lebih hebat dibandingkan mereka! Mereka kini sudah menyinggung orang hebat, itu benar-benar adalah kesalahannya sendiri.”

“Itu memang sudah seharusnya,”Keira Lu kemudian meninggikan alisnya dan menghela nafasnya, lalu berkata,”Dirut Wu yagn baru ini sudah memasukkan perusahaan perhiasan keluarga kami ke dalam lingkup perusahaan, sehingga kita juga mendapatkan bagian saham, kita dapat dikatakan sudah melewati kesulitan ini, selalu ada pelangi di balik hujan.”

Pergerakan Zhang’s Jewelry Corp. kali ini cukup menggemparkan Kota Qingyun, terutama permasalahan Richard Zhang serta ayahnya yang terjadi di pertemuan para direktur, hal ini sudah tersebar hingga ke seluruh lingkungan keluarga bangsawan, dan menjadi kekonyolan di setiap jalan kecil.

Bahkan Qingyun Daily juga menerbitkan laporan yang bersangkutan: Mengejutkan! Tuan Muda Besar Richard Zhang dari Zhang’s Jewelry Corp. tiba-tiba dipaksa oleh ayahnya untuk menelan kembali muntahannya di tengah pertemuan direksi!

Chloe Zhang dan keluarganya juga mendapatkan kabar ini dengan sangat cepat, mereka langsung merasa sangat bersemangat, mereka awalnya mengira Richard Zhang akan menyiksa keluarga mereka sampai mereka harus tidur di jalanan, tetapi keadaannya tiba-tiba langsung berputar balik!

“Kakak tertua dan kakak ketiga memang mempunyai masalah besar dalam mengurusi perusahaan. Kekayaan harta Ning’s Corp. tentu saja merupakan sebuah hal buruk bagi perkembangan perusahaan, namun aku hanya merasa sedikit kasihan, bisnis yang diwariskan oleh ayah itu kini berubah dari usaha keluarga menjadi usaha umum,”ucap Vincent Zhang secara perlahan, dengan ekspresi yang cukup rumit.

DIa kini sedang menggenggam Qingyun Daily, dimana tertulis Zhang’s Jewelry Corp. melakukan organisir ulang besar-besaran, Dirut Wu mengumumkan tujuan utama perkembangan Zhang’s Corp. yang baru.

“Heh, kamu ini benar-benar sudah terlalu khwatir. Apakah ayahmu sedang melihatmu mengkhawatirkan Zhang’s Corp.? Apakah ia memberikan kekuasaan pengelolaan perusahaan kepadamu?” Keira Lu bersikap kurang baik terhadap Vincent Zhang, lalu perlahan berkata,”Kamu hanya perlu bergaul dengan Dirut Wu yang baru itu saja kedepannya, ia bahkan bersikap adil terhadap semua perusahaan kecil yang berada di bawah nama perusahaan, kamu bahkan masih disebut sebagai seorang pemegang saham kecil di perusahaan, setelah bertahun-tahun berlalu, kamu akhirnya dapat kembali menghadiri pertemuan di Gedung Baoding.

“Hehe, betul juga,”Vincent Zhang kemudian tersenyum tak berdaya,”Kesimpulannya, hari-hari yang keluarga kita lalui ini akan terus perlahan membaik.”

Chloe Zhang kemudian tersenyum kagum dan langsung menyingkikran kelelahannya sebelumnya, keluarga mereka akhirnya dapat hidup harmonis.

“Oh iya, Chloe, aku baru saja melihat berita, Dirut Wu ingin mengembangkan perusahaan besar-besaran dan mencari pekerja baru, mereka merekrut desainer perhiasan dalam jumlah besar, kamu mempelajari jurusan di bidang itu, kamu boleh mencoba untuk mengajukan ide desain perhiasanmu,”ucap Cameron Lin yang juga sedan menggenggam sebuah koran.

“Kamu hanya menjual satai barberkyu setiap harinya, perhiasaan apa yang kamu mengerti?” Keira Lu tetap saja bersikap tidak baik kepada Cameron Lin,”Apakah kamu perlu mengajari faktanya bahwa Chloe bergerak di bidang ini?”

Cameron Lin tersenyum canggung dan tidak menjawabnya lagi.

Dia tahu istrinya, Chloe Zhang, mengambil jurusan desain perhiasan di masa kuliahnya, ditambah lagi dengan latar belakang keluarganya, ia pun menjadi sangat tertarik terhadap perhiasan dan giok.

Ia bahkan pernah melihat sendiri sebelumnya, Chloe Zhang sering sekali menundukkan kepalanya di kamar dan merancang perhiasan, hingga akhirnya semuanya menjadi kertas tak berguna.

Sepertinya impiannya adalah menjadi desianer perhiasan ternama, yang kemudian membuat desain aksesoris perhiasan yang terkenal di seluruh dunia.

Namun Chloe Zhang hanyalah seorang pekerja biasa di Zhang’s Jewelry Corp. Ditabah lagi dengan keluarganya yang ditekan oleh direktur yang berkuasa, Nathan Zhang, semua desainnya itu pun tidak pernah diplih oleh pengelola sebelumnya.

Sehingga, hal-hal yang Cameron Lin perintahkan kepada Dustin Wu itu adalah hadiah yang ingin ia berikan kepada Chloe Zhang untuk membantunya mencapai impiannya.

“Hmm......,”Chloe Zhang sepertinya merasa sedikit tertarik, ia kemudian mengambil koran yang berada di tangan Cameron Lin, membacanya dengan serius, lalu terlihat mulai sedikit tertarik.

“Saran Cameron Lin ini boleh juga, aku akan pergi mencobanya,”ucap Chloe Zhang.

“Itu dia, desainer perhiasan, putri kami tentu saja adalah ahlinya, jika bukan karena disingkirkan di perusahaan selama beberaa tahun ini, kamu pasti sudah menjadi desainer perhiasan ternama sejak awal.” Keira Lu berbicara dengan sikap angkuh, lalu mulai merencanakannya,”Putriku, semangat, perusahaan kini sedang mengadakan organisir ulang, semua pekerja yang sebelumnya berdiri di pihak kakak tertua dan kakak ketiga itu harus menyingkir, ini adalah kesempatanmu.”

“Aku mengerti,”jawab Chloe Zhang dengan hati yang sudah bersemangat untuk mencobanya.

Cameron Li melahap sesuap nasi, lalu berpura-pura tiba-tiba berkata,”Chloe, apakah kamu sudah mendapatkan ide. Aku sebenrnya mempunyai sebuah ide perhiasan.”

“Apakah kamu juga mengerti desain perhiasan giok?” Tanya Chloe Zhang dengan ekspresi terkejut.

Cameron Lin tersenyum dan menjawab,”Itu adalah hobi masa kecilku, sayah sekali aku tidak bisa terjun di bidang ini.”

Ia mempelajarinya dengan master pada saat kecil, namun ia hanya mempelajari batu giok kuno yang antik serta ukirannya, namun dia benar-benar mahir. Banyak sekali perhiasan batu giok yang sudah pernah ia sentuh, sehingga tentu saja tidak sedikit.

“Oh?” Chloe Zhang mulai tertarik,”Kalau begitu, coba ceritakan kepadaku nanti.”

Hobi dan ketertarikan yang sama itu memicu munculnya sebuah topik pembicaraan, Chloe Zhang terlihat merasa tertarik.

Setelah selesai makan, Chloe Zhang kembali ke kamarnya, lalu mengeluarkan beberapa gulungan desainnya dari dalam lacinya.

“CameronLin, cepat datang ke kamarku dan lihat.”

Keira Lu dan Vincent Zhang saling bertatapan, harus diketahui bahwa walaupun Cameron Lin sudah menikah dan menjadi bagian dari keluarga mereka selama dua tahun, namun ia tidak pernah memasuki kamar putrinya sebelumnya.

Cameron Lin lalu berdiri dan berjalan masuk ke dalam kamar Chloe Zhang.

Ia menggelengkan kepalanya dan tersenyum, ini adalah pertama kalinya ia memasuki kamar istrinya.

Kamarnya itu berada dalam keadaan yang sangat menarik, matras dan lemari yang berwarna merah muda, kepala tepat tidur yang disertai oleh sebuah boneka kartun, lalu disertai dengan wangi segar yang memenuhi ruangan tersebut.

“Ini adalah beberapa rancangan yang kudesain sebelumnya, aku akan mencoba untuk mengetesmu, lihat, apakah kamu dapat mengatakan namanya,”Chloe Zhang duduk, lalu meletakkan dokumennya di atas meja kerjanya, sambil menatap tajam Cameron Lin.

“Coba kulihat.”

Cameron Lin mengambil rancangan yang berada di atas meja kerjanya itu dan memperhatikannya dengan saksama.

“Hmm, ini adalah desain sebuah liontin, dengan desain sebuah tribute token, yang mengikuti bentuk ‘The Heart of The Ocean’, betul bukan?” tanya Cameron Lin sambil tersenyum.

“Ini adalah desain giok pinus Chaoyang, desain yang disertai dengan pemandangan, dan juga sedikit perasaan kenyataan, bagus juga.“

“Ini adalah desain kalung emas, desain dengan teknik kuno, yang memerlukan banyak sekali tatanan pengrajin yang sangat teliti, benar-benar snagat menenangkan dan anggun, tetapi juga sangat berbeda.”

Cameron Lin perlahan membuka satu per satu gulungan rancangannya, lalu mengucapkan setiap desain Chloe Zhang seperti ia sudah pernah menemui semua itu sebelumnya.

Chloe Zhang terlihat sangat terkejut, bibirnya terlihat perlahan terbuka, lalu tatapannya tertuju tajam kepada Cameron Lin.

Ia tidak menyangka CameronLin ternyata mempunyai banyak sekali pengetahuan yang bersangkutan dengan perhiasan! Ia bahkan dapat mengerti rancangan yang ia desain sendiri.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1074