Bab 9 Ide Bersama

by Edrick 09:03,Jun 08,2020
“Cameron Lin, aku tidak menyangka kamu mengerti sebanyak itu,”nada bicara Chloe Zhang terdengar melembut, pandangannya terhadap Cameron Lin sepertinya berubah.

Cameron Lin tersenyum dan tidak menjawabnya lagi.

“Sebenarnya, aku sudah mempunyai sebuah ide yang sangat memuaskan sejak awal, namun sayang sekali tidak pernah berhasil mewujudkannya sebelumnya,”ucap Chloe Zhang dengan sikap serius.

“Aksesoris ini memerlukan batu perhiasan yang sangat mahal sebagai bahan dasarnya, aku juga tidak mempunyai kemampuan itu, perusahaan sebelumnya juga tidak menerimanya......,”ucap Chloe Zhang secara perlahan, dengan ekspresi wajah yang sedikit kasihan.

Ia mengeluarkan sebuah kotak kayu berwarna merah dari dalam lacinya, membuka kotak kayu tersebut, lalu mengeluarkan segulung rancangan tebal.

“Ini adalah hasil rancangan-rancangan yang paling kubanggakan, namun aku masih belum menemukan nama yang tepat,”Chloe Jiang memberikan dokumennya itu kepadanya.

Cameron Lin mengambilnya dan mulai memperhatikannya dengan serius.

Ia merasa semakin terkejut melihatnya.

Ia harus mengakui bahwa Chloe Zhang memang mempunyai bakat yang tidak biasa di bidang perancangan perhiasan.

Namun perusahaan yang tidak pernah mempergunakannya sebelumnya, serta latar belakang keluarganya yang juga membatasi perkembangan dirinya.

Ini adalah rancangan sebuah liontin yang sangat menawan, disertai dengan sentuhan spesialnya, jika dapat diumumkan, ia kira rancangan ini pasti akan menggemparkan dunia perhiasan.

“Sebenarnya, di sisi bentuknya, aku kira kamu dapat menambah sedikit betuk kurva, lalu sedikit ukiran tipis. Di sisi bahan, kamu harus menggunakan berlian berwarna yang paling bagus, terlebih lagi menggunakan setumpuk bahan dasar, yang tidak bisa ditambal,”ucap Cameron Lin sambil menuturkan pendapatnya.

“Namun, apakah itu tidak akan terlalu mewah? Jika biaya pembuatannya terlalu tinggi, produknya mungkin akan sulit sekali diumumkan ke dunia luar,”ucap Cloe Zhang sedikit ragu.

“Tidak,”ucap Cameron Lin,”Kamu harus merasa percaya diri terhadap dirimu sendiri, bahwa kamu akan menajdi seorang desainer aksesoris mewah kelas dunia yang terkenal.”

“Di bidang detil liontin, kamu dapat menggunakan teknik ukir kuno. Karakteristik kuno itu juga tidak akan menghilangkan karakteristik trendinya,”ucap Cameorn Lin perlahan sambil menunjuk detilnya.

Chloe Zhang mendengarnya sambil menatap Cameron Lin dengan kedua matanya yang bergemilang.

Mereka berdua kemudian berbincang selama setidaknya setengah jam......

Akhirnya, mereka menyelesaikan desain yang terakhir.

Chloe Zhang terlihat sangat puas, lalu ia pun menatap dokumen rancangannya itu tanpa bisa mengendalikan emosinya.

“Benar-benar terlalu menawan, Cameron Lin, kemampuanmu ini benar-benar sangat hebat,”Chloe Zhang memujinya.

“Aku hanya melanjutkan idemu saja.” Cameron Lin tersenyum,”Ini semua adalah idemu, aku hanya menekankan beberapa detilnya saja.”

“Tidak, ini adalah ide kita bersama,”ucap Chloe Zhang.

“Baik, aku akan mengikutimu saja,”Cameron Lin menganggukan kepalanya.

“Aku sudah memutuskan untuk menggunakan ide desain ini sebagai batu loncatanku yang akan kuserahkan kepada Dirut Wu,”ucap Chloe Zhang dengan serius.

“Namun, nama apa yang akan diberikan?” Chloe Zhang mengerutkan bibirnya dan mulai berpikir serius.

Cameron Lin berpikir sejenak, lalu berkata,”World King.”

“World King? World King?” Tanya Chloe Zhang.

“Betul, World King,”Cameron Lin tersenyum dan berkata,”Apakah kamu pernah menonton Titanic? Adegan dimana tokoh utama lelakinya yang bernama Leonardo DiCaprio itu membuka kedua tangannya dan memeluk lautan.”

“Aku sangat menyukai kata-katanya itu, I am the king of the world. Aku adalah World King!”

“Aku tentu saja pernah menonton Titanic. Adegan dan kata-kata yang kamu sebutkan itu benar-benar cukup bagus!” Mata Chloe Zhang terlihat bergemilang, ia kemudian teringat kembali akan adegan tersebut dan tiba-tiba merasa sangat tersentuh.

Saran Cameron Lin ini benar-benar terlalu bagus!

“World King!” Chloe Zhang berbicara dengan tersentuh,”Itu dia, World King!”

Sambil berbincang, Chloe Zhang kemudian menetapkan sebuah nama untuk desain liontin tersebut.

Selanjutnya, Chloe Zhang merapikan semua rancangannya, lalu mengirimkannya kepaa Dustin Wu, Dirut Wu, melalui surel.

Pada hari itu, ia mendapatkan balasan ketika mereka sekeluarga sedang makan malam.

Dirut Wu menjawab: Ide yang cukup bagus! Datang ke perusahaan dan langsung temui aku di ruang kerja CEO besok.

Chloe Zhang benar-benar merasa sangat senang ketika mengetahui rancangannya itu sudah dikonfirmasi.

......

Keesokan pagi harinya.

Atas permintaan Chloe Zhang, Cameron Lin akhirnya menemani Chloe Zhang pergi ke perusahaan.

Mereka berdua memanggil taksi dan langsung pergi menuju Gedung Baoding.

Chloe Zhang benar-benar merasa sangat bersemangat, ini adalah pertama kalinya desain aksesoris perhiasannya mendapatkan konfirmasi. Terlebih lagi, seorang dirut perusahaan yang hebat yang membalasnya secara pribadi!

“Benar-benar sangat menegangkan, ini adalah pertama kalinya aku berbicara dengan seorang yang sangat bergengsi seperti direktur utama,”setelah duduk di mobil, Chloe Zhang berbicara sedikit kebingungan,”Aku tidak tahu pertanyaan apa yang akan dia pertanyakan kepadaku, aku khawatir aku akan salah berbicara, hingga ia akhirnya tidak menerima rancanganku......”

“Jangan terlalu gugup, kamu hanya perlu menyampaikan pikiran dan idemu saja,”jawab Cameron Lin.

“Jika benar-benar aksesoris perhiasan yang kurancang ini mendunia, lalu dipuji oleh banyak orang di acara pameran, semua itu pasti sangat sempurna!” Chloe Zhang berbicara dengan mata yang berbinar-binar penuh dengan kehausan mencapai kesuksesan.

Cameron Lin kemudian berkata,”Tenang saja, ide rancanganmu itu pasti akan mendunia.”

“Benarkan, baguslah kalau begitu!” Chloe Zhang terlihat sangat bersemangat, wajahnya dipenuhi pengharapan.

“Setelah selesai melakukan negosiasi kali ini, kamu akan menjadi seorang desainer perhiasan yang sesungguhnya, semangat,”ucap Cameron Lin.

“Iya, semangat!” Chloe Zhang menganggukan kepalanya.

Di dalam lubuk hatinya, impiannya itu memang menjadi seorang desainer perhiasan yang terkenal.

Tidak lama kemudian, taksi itu pun tiba di Gedung Baoding.

Mereka berdua sama-sama melangkah turun dari taksi, naik lift, lalu tiba di dalam perusahaan.

Lantai 28.

Ini adalah lantai letak ruang kerja direktur utama yang baru, Dustin Wu.

Ruangannya itu sangat luas, lalu dilengkapi dengan sederetan pintu kaca yang dihiasi dengan meja dan kursi-kursi.

Pada saat ini, para pekerja terlihat sangat sibuk, beberapa pekerja yang sedang mengenakan jas terlihat sudah mulai bekerja.

Mereka berdua yang baru saja memasuki lantai tersebut menarik cukup banyak tatapan aneh.

“Chloe Zhang? Bukankah kamu adalah pekerja dari departemen pemasaran? Siapa yang menyuruhmu kemari, ini adalah lantai bagi para pengelola, apakah kamu tidak mengetahui identitas dirimu sendiri?” Salah satu wanita pengelola datang menghampirinya, lalu mengenali Chloe Zhang dan berbicara dengan sikap buruk padanya.

“Oh? Chloe Zhang? Bukankah lelaki yang di sebelahmu tiu adalah menantu tak berguna yang sebelumnya mempermalukan Keluarga Zhang, dia itu suamimu, Cameron Lin, bukan?” Ucap salah satu petinggi Keluarga Zhang yang juga melihat kemari.

“Aku ingat sekali Kak Magie pernah berkata bahwa dia tidak boleh muncul di depan hadapan Kak Magie untuk selamanya lagi. Beraninya kamu membawanya datang ke perusahaan?”

“Hmm! Apa hubungannya dengan kalian?” Chloe Zhang mendengus dingin, ia benar-benar tidak ingin menghiraukan para manusia dengan mulut murahan seperti ini.

Sambil berbincang, ia pun kemudian melangkah cepat ke arah ruang kerja direktur utama sambil membawa dokumen di tangannya.

“Pelan-pelan.”

Pada saat ini, suara seorang wanita yang cukup kuat terdengar.

Seorang wanita yang mengenakan gaun berwarna ungu muda yang merias wajahnya dengan mewah, serta mengenakan cukup banyak perhisan mahal perlahan berjalan menghampirinya.

Chloe Zhang melihat orang yang datang, mengerutkan alisnya, dan perasaannya pun sedikit menegang.

Orang yang datang itu adalah orang yang ia kenal, nona besar dari Keluarga Zhang, Magie Zhang.

Magie Zhang menduduki posisi Wakil Direktur dari Departemen Desain, pada saat yang bersamaan ia juga merupakan Kepala Desainer Perhiasan perusahaan.

Ditambah lagi dengan faktanya bahwa dia adalah anak putri dari Direktur Eksekutif James Zhang, kedudukannya di dalam perusahaan sangatlah tinggi.

“Kak Magie......,”Chloe Zhang menyapanya sejenak dan merasa tidak tenang.

“Diam!” Magie Zhang langsung memotongnya, lalu menatap dingin ke arah Cameron Lin yang berada di sisinya,”Beraninya kamu muncul di depanku? Hmm?”

“Kak Magie, maaf. Aku dan Cameron Lin datang karena ada urusan pekerjaan hari ini, kita akan pergi sebentar lagi,” ucap Chloe Zhang dengan tidak tenang, dia tentu saja merasa sedikit takut, sedikit lemah di depan hadapan Magie Zhang, hal ini juga merupakan akibat dari tekanan yang diberikan dari keluarga paman tertuanya selama ini.

“Chloe, kamu tidak perlu meminta maaf padanya, kamu tidak berhutang kepadanya,”ucap Cameron Ln.

“Memangnya siapa kamu ini, beraninya kamu berteriak di depan hadapanku?” Magie Zhang meninggikan kepalanya dan menatap Cameron Lin dengan sepele,”Aku masih belum memperhitungkan masalah sebelumnya itu denganmu, beraninya kamu sekarang melawan di depan hadapanku?”

“Aku sudah meminta meminta maaf atas kejadian di pernikahanmu sebelumya. Terlebih lagi, itu bukanlah kesalahanku,”jawab Cameron Lin dengan sikap datar.

“Hehe, benar-benar sangat berani! Cameron Lin, apakah kamu sudah melupakan ucapan yang kusampaikan kepadamu?” Pada saat ini,s uara yang rendah kemudian perlahan terdengar.

Henry Sun berjalan menghampiri mereka, lalu menatap dingin Cameron Lin dan Chloe Zhang, ia tersenyum dingin, lalu ebrsikap angkuh,”Apakah permintaan maaf dapat menyelesaikan masalah? Apakah kamu sudah lupa akan margamu setelah keluargamu baru saja makan kenyang selama beberapa hari ini? Apakah kamu percaya bahwa aku masih bisa membuat perusahaan perhiasaan keluarga kalian itu bangkrut sekali lagi?”

Henry Sun adalah penanam saham besar di Zhang’s Jewelry Corp., dia juga menduduki posisi sebagai direktur di dewan direksi, serta menduduki posisi Wakil CEO Eksekutif.

Terlebih lagi, dia adalah salah putra dari Keluarga Sun yang merupakan keluarga terpandang di Kota Qingyun, berdasarkan kemampuan yang ia miliki, ia hanya perlu menjentikkan jarinya utnuk menjatuhkan keluarga Chloe Zhang hingga harus tidur di jalanan.

Chloe Zhang perlahan menggigit bibirnya dan gugup.

“Oh?” Pada saat ini, Magie Zhang menyadari map dokumen yang berada di tangan Chloe Zhang, dengan ekspresi sepele, ia kemudain berkata,”Apakah kamu ini datang karena iklan lowongan kerja yang disebarkan oleh Dirut Wu? Apakah kamu ingin mengajukan ide desain perhiasanmu?”

“Benar-benar sangat konyol, bisanya orang miskin sepertimu ini bermimpi menjadi seorang desainer perhiasan? Berapa desain perhiasan yang sudah kampu kumpulkan selama beberapa tahun ini? Aku sudah pernah melihat semuanya, semua itu adalah sampah, berdasarkan kemampuan sampah yang kamu miliki ini, kamu tidak akan pernah bisa terjun di bidang ini untuk seumur hidupmu!” Magie Zhang menyindirnya tanpa sedikitpun perasaan.

“Chloe Zhang, berdasarkan identitasku sebagai Wakil Direktur dari Departemen Desain perusahaan, serta Kepala Desainer Perhiasan, aku mengatakan kepadamu bahwa kamu sudah boleh pergi sekarang!” Magie Zhang bersikap angkuh dan berkata,”Ide desainmu itu sudah ditolak!”

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1074