Bab 1 Kembalinya Dewa Perang

by Andreas 09:19,Feb 05,2021
Kabupaten Zhong Zhou, Kota Ancheng.

Pesawat itu mendarat.

Saat Jackson Chen melangkah keluar dari bandara, dia merasakan kesejukan di awal musim gugur.

Ancheng, aku sudah kembali!

Mengencangkan kerah jaket berwarna kopi, melihat kota yang familiar dan asing ini, pikirannya kembali ke sepuluh tahun yang lalu, dan dia tidak bisa menahan perasaan sedikit tertekan.

Saat itu, dia hanyalah seorang pemuda yang tidak mengerti apa-apa. Meskipun sejak kecil diadopsi oleh Keluarga Shen, tapi orang tua angkat dan adik perempuannya memperlakukannya dengan baik. Dia juga menjalani hari-harinya dengan sangat hangat.

Dia jatuh cinta dengan cinta pertamanya, Monita Yun. Setelah mereka berhubungan terlarang, Monita Yun hamil dan dikurung oleh keluarganya. Sejak saat itu, Monita Yun tidak pernah bisa melihat Jackson Chen lagi.

Setelah bertahan dari tekanan yang besar dari Keluarga Yun, Monita Yun melahirkan seorang anak.

Ketika Jackson Chen mengetahui bahwa dia menjadi seorang ayah, dia benar-benar sangat senang!

Namun, keesokan harinya malah datang mimpi buruk yang abadi.

Dalam perjalanan mengunjungi Keluarga Yun, Jackson Chen tiba-tiba diculik dan dibuat pingsan. Saat terbangun, dia berada di dalam ruangan yang asing, akhirnya dia melihat Monita Yun yang dia cintai.

Sebuah ... mayat yang dingin.

Wajah Monita Yun masih menyerupai dewi, tapi wanita ini sudah tidak bernyawa.

Tak lama kemudian, tiba-tiba sekelompok orang menyerbu masuk dan mengambil berbagai foto. Semua itu berubah menjadi kasus pembunuhan.

Sedangkan Jackson Chen menjadi penjahat yang meracuni Monita Yun karena cinta dan kebencian.

Dari kegembiraan yang besar hingga kesedihan yang besar, dia tiba-tiba dijebak oleh musuh yang tidak dikenal, dan dituduh melakukan pembunuhan hanya dalam waktu semalam saja!

Ini adalah konspirasi yang lengkap.

Namun, tidak ada yang bisa membela Jackson Chen.

Keluarga Yun membereskan tubuh putrinya, membawa anak Jackson Chen, dan pindah dari sana.

Orang tua angkatnya dan Keluarga Shen, sejak saat itu membawa nama buruk keluarga penjahat, dan tidak pernah pulih.

Mengenai Jackson Chen, karena usianya yang masih muda, ia dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara.

Kekasihnya meninggal, Keluarga Yun menghilang dan nama baiknya hancur.

Jackson Chen mengira hidupnya akan berakhir.

Namun, suatu saat ketika pemeriksaan fisik di penjara, ditemukan dasar fisiknya yang luar biasa, dan membuat takdir menjadi keajaiban lain.

Jackson Chen mendapat kesempatan untuk menyelamatkan dirinya sendiri, meskipun kemungkinan kematian setinggi sembilan puluh sembilan persen!

Semua sebab dan akibat berasal dari The Great Wall Club, sebuah organisasi misterius yang diam-diam menjaga Negara Jiu Zhou.

Bangun Tembok Besar Negara Jiu Zhou dengan darah dan daging!

The Great Wall Club ditempatkan di empat perbatasan Jiu Zhou, mencegah tentara bayaran dan pejuang khusus yang dilatih oleh negara lain untuk menyusup ke negara itu.

Lawan mereka adalah semua petarung yang berkemampuan hebat. Semuanya dapat mengganti satu tentara dari seratus tentara dalam peperangan. Bahkan beberapa dari mereka dapat menjadi komandan yang memimpin peperangan dari 10.000 pasukan!

Jika musuh seperti itu menyelinap ke dalam kemiliteran, maka kerusakan yang ditimbulkan tidak terbayangkan.

Dalam The Great Wall Club, ada ribuan pahlawan tanpa tanda jasa yang mati setiap tahunnya karena melawan musuh!

Darah pahlawan berubah menjadi tanah merah dan tanah penuh mayat menjadi Tembok Besar!

Jackson Chen bergabung dengan The Great Wall Club. Dengan bakat dan tekadnya yang luar biasa untuk hidup menuju kematian, dia dengan cepat menjadi mimpi buruk bagi musuh-musuhnya.

Dalam setahun, dia membunuh ratusan musuh!

Dalam dua tahun, dia pergi ke luar negeri untuk menyerang dan membunuh serta memenggal empat puluh kepala pasukan musuh tingkat S!

Dalam lima tahun, dia menjabat sebagai Tuan Penjaga Kutub Barat The Great Wall Club, menjadi komandan termuda dalam pasukan khusus.

Dalam delapan tahun, perbatasan barat Jiu Zhou telah menjadi area terlarang bagi pasukan musuh. Jackson Chen mengeluarkan perintah pembunuhan bagi orang yang masuk ke daerah barat. Siapapun yang memasuki negara itu akan dibunuh dalam waktu enam jam!

Puluhan ribu tentara bayaran hebat, dibawah pimpinan Jackson Chen, tewas satu per satu, dan tidak ada satu pun dari mereka yang lolos. Yang lebih mengerikan adalah korban dari pasukan Jiu Zhong di pertempuran daerah barat The Great Wall Club mulai mendekati jumlah satuan!

Hanya dengan kekuatan satu orang saja sudah cukup untuk menjaga satu pihak negara.

Betapa kuatnya itu!

Ini adalah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak berdirinya Negara Jiu Zhou!

Penjaga perdamaian, dewa perang terkuat di Jiu Zhou, pantas mendapatkan panggilan itu.

Di antara pejabat-pejabat Jiu Zhou yang mengetahui hal itu, dia memiliki gelar kehormatan adat——Dewa Kebanggan Langit.

Pria berbakat dari Jiu Zhou, bisa-bisanya lahir di kota kecil seperti Ancheng, takutnya banyak orang akan terkejut.

"Tuan, apakah ini kampung halaman tuan?"

Seorang wanita dengan tubuh seksi, mengenakan jaket kulit hitam ketat, dan penampilan dingin tapi cantik mengikuti Jackson Chen, mengajukan pertanyaan dengan nada bingung.

"Hanita, sudah kubilang, mulai hari ini, panggil aku bos."

Wanita seksi itu menganggukan kepala dengan patuh.

Hanita Qi adalah petarung wanita paling bertalenta di Jiu Zhou dan kapten dari Pasukan Fire Lady——empat tim ace dari The Great Wall Club yang ditempatkan di daerah barat.

Sebagai petarung elit, Hanita Qi memiliki stamina fisik dan kemampuan bertarung yang jauh melebihi batas manusia dan dapat membunuh bison yang liar hanya dengan satu pukulan!

Setelah perbatasan barat Cina menjadi daerah terlarang musuh, Jackson Chen kembali ke kampung halamannya setelah mendapat persetujuan.

Hanita Qi adalah penjaga keamanan dan sekretaris pribadi, bertanggung jawab untuk membantu Jackson Chen dengan semua pekerjaan membantu.

"Bos, kita akan pergi kemana sekarang?"

Jackson Chen juga berpikir dalam hati.

Dengan kemampuannya sendiri, Dewa Kebanggaan Langit berjalan-jalan di Jiu Zhou, dan semua kemudahan itu seperti menyambut kedatangan kaisar.

Setelah mengumpulkan informasi tentang kasus Monita Yun dulu, mungkin sudah akan mempunyai sebuah petunjuk.

Orang yang menjebak Jackson Chen secara langsung kemungkinan besar adalah keluarga paling kuat di Ancheng saat ini——Keluarga Lin.

Mengenai alasannya, tidak diketahui.

Bukti, juga tidak ada.

Hutang, selalu harus dihitung dengan jelas.

Namun, yang paling penting adalah mencari tahu kebenaran saat itu.

Kabar lain juga membuat Jackson Chen mau tidak mau harus memperhatikannya.

Putri dari orang tua angkatnya, Keluarga Shen, Camelia Shen, adiknya yang tumbuh besar bersamanya sejak kecil, sudah bertunangan!

Tunangannya adalah Alex Lei, tuan muda Keluarga Lei dari Ancheng. Hari ini adalah hari dimana Keluarga Lei mengadakan pesta pertunangan.

Jackson Chen berhutang budi dengan Keluarga Shen.

Setelah kecelakaan itu, mereka pergi kemana-mana mencari koneksi, berharap bisa membantunya membereskan masalah itu.

Terlebih lagi, Jackson Chen benar-benar dapat membayangkan bagaimana keluarga seorang "pembunuh" akan menderita setelah itu.

Dia pasti harus pergi ke pesta pertunangan adiknya.

Mengirim hadiah yang banyak dan memberikan ucapan selamat juga merupakan kompensasi kecil untuk adiknya sebagai seorang saudara.

Takutnya orang tua angkatnya mengira dia masih menjalani hukuman di suatu tempat.

"Ayo jalan. Pergi ke rumah Keluarga Lei dulu."

...

Rumah Keluarga Lei terletak di daerah orang kaya di bagian timur Ancheng.

Vila tunggal, halaman bergaya Eropa, dengan dekorasi mewah.

Kebisingan di halaman menyebar sampai ke luar, banyak tamu dan sangat ramai.

Jackson Chen mengambil Hanita Qi seperti bayi yang penasaran, melangkah melewati ambang pintu dan masuk ke dalam rumah.

Sebuah meja penyambutan ditempatkan di pintu masuk, dan ada banyak sekali tamu yang datang untuk memberikan hadiah, tanpa diduga membentuk antrean panjang di depan pintu.

Keluarga Lei sebagai keluarga kaya di Ancheng, jelas memiliki jaringan kontak yang sangat luas. Semua ini takutnya untuk membangun hubungan.

Seorang staf pria yang punggung besar dan berkumis, membawa satpam berdiri di meja depan, bertanggung jawab untuk mengumpulkan hadiah. Melihat Jackson Chen masuk, dia mengerutkan kening dan berhenti dengan suara keras.

"Saya Alfred Lei, sepupu mempelai pria. Apa kalian berdua datang untuk mengikuti pesta?"

"Iya."

"Teman dari keluarga atau teman yang mana?"

"Kerabat dari Keluarga Shen, datang untuk memberi selamat."

Ketika mendengar "Keluarga Shen", Alfred Lei menunjukkan senyum mengejek di wajahnya.

“Ternyata datang untuk membangun hubungan. Hari ini Keluarga Lei yang menjamu tamu. Keluarga Shen hanya menemani. Kerabat yang ada hubungannya tidak boleh masuk.”

Jackson Chen mengangkat alisnya.

"Keduanya menikah, tapi kerabat mereka tidak diizinkan masuk dan mengucapkan selamat?"

Alfred Lei menggelengkan kepalanya dan berkata dengan penuh penghinaan.

"Kamu jangan berpura-pura lagi. Keluarga kecil seperti Keluarga Shen itu, kalau bukan karena melahirkan putri cantik yang disukai oleh tuan muda kami, mana mungkin mempunyai hari untuk menaikkan derajat seperti ini!"

"Sekarang kita semua tahu bahwa Keluarga Shen sudah berhasil mendapatkan pohon uang karena putri mereka. Semua kerabat keluar untuk menumpang makan dan minum. Keuntungan dari Keluarga Lei kami tidak begitu mudah dimanfaatkan."

Jackson Chen menatap mata tajam orang ini dan berkata dengan ringan.

"Bagaimana kalau aku bersikeras masuk?"

Orang itu memandang Jackson Chen dan berkata dengan tatapan mata merendahkan,

"Bocah, kurasa kamu ke sini hanya untuk meminta semangkuk nasi. Jangan mempermalukan diri lagi. Kecuali kamu bisa memberikan hadiah yang besar, kalau tidak aku akan menyuruh satpam mengusirmu keluar. Saat itu, yang memalukan adalah Keluarga Shen!"

Pada pesta pertunangan, jika kerabat dari keluarga tertentu berperilaku tidak pantas, maka pasti akan malu di depan umum. Jelas saja tidak boleh menggunakan cara menerobos langsung.

"Oh? Kalau begitu apa yang termasuk hadiah besar?"

"Huh, mulai dari 10 ribu Yuan! Terkejut, kan!"

Hiruk pikuk di depan meja penyambutan menarik banyak tamu yang datang mengucapkan selamat untuk singgah dan menonton. Ada banyak orang yang menghina Jackson Chen.

"Ternyata ini kerabat miskin dari Keluarga Shen."

"Dia ingin masuk ke pesta dengan memanfaatkan sedikit celah. Apa gunanya bertampang tampan. Tidak membawa apa-apa, bahkan tidak membawa sebuah kado."

"Sama sekali tidak mengerti aturannya. Keluarga Lei bisa menikahi putri keluarga mereka sudah merupakan sebuah berkah."

"Berbeda kelas. Keluarga Lei adalah keluarga besar, sedangkan Keluarga Shen hanyalah sebuah keluarga pinggir jalan. Tidak bisa dibandingkan."

"Sepuluh ribu...kurasa dia bahkan tidak bisa mengeluarkan uang seribu pun!"

Hari ini Keluarga Lei yang menjadi tuan acara, sebagian besar tamu yang datang adalah kerabat atau rekan bisnis dari Keluarga Lei. Jadi mereka sama sekali tidak menghormati Keluarga Shen yang biasa-biasa saja.

Alfred Lei melihat Jackson Chen tidak menjawab, mengira Jackson Chen sudah ketakutan, dan berkata dengan penuh kemenangan.

"Bagaimana? Ayo ambil, ayo ambil? Kalau kamu hebat, berikan hadiah 10 ribu Yuan. Kalau tidak bisa, cepat pergi dari sini. Miskin ya miskin, untuk apa berpura-pura menjadi orang kaya."

Terdengar ledakan tawa dari semua orang.

Melihat orang-orang yang mendukungnya, Alfred Lei semakin angkuh. Wajahnya memerah dan janggutnya terangkat, seolah-olah dia telah menjadi tokoh utama Keluarga Lei.

"Haha, bocah, jangan bilang aku tidak memberimu kesempatan. Apa kamu berani bertaruh? Kalau kamu bisa memberikan hadiah lebih dari 10 ribu, aku akan berlutut dan memberimu tiga kali penghormatan! Kalau tidak bisa, kamu harus memanggilku 'kakek' di hadapan semua orang!"

Suasana di sana menjadi sangat ramai. Semua orang melihat pakaian biasa Jackson Chen dan Hanita Qi, dan mulai mengejek.

"Setuju! Setuju saja!"

"Apakah Keluarga Lei adalah tempat yang bisa kamu datangi?"

"Kalau kamu ingin mendapatkan keuntungan, kamu harus menjadi cucu orang!"

Semua orang memanas-manasi untuk membuat keadaan menjadi lebih seru.

Mengabaikan kebisingan di sekitarnya, Jackson Chen tersenyum tipis.

"Ternyata kamu suka bicara denganku dengan gaya seperti ini. Lumayan, tahu diri juga."

Setelah itu, Jackson Chen menoleh ke arah Hanita Qi yang sedang melihat sekeliling.

"Pergi, ambilkan senjata seremonial yang dihadiahkan oleh organisasi sebelumnya."

“Apa?” Hanita Qi tampak terkejut, "Barang-barang itu juga tidak bisa digunakan untuk bertarung, untuk apa membawanya ke sini?"

"Cepat bawa ke sini."

Hanita Qi terdiam, takut Jackson Chen marah, dia pun dan segera melangkah keluar.

Tidak sampai satu menit, Hanita Qi membawa kotak flanel hitam langsung ke mata semua orang karena terkejut.

Sepertinya ada sesuatu yang berat di dalamnya.

Semua orang menegakkan kepala, ingin melihat apa yang Jackson Chen ingin lakukan.

Hanita Qi berinisiatif membuka kotak itu.

"Sial! Apa sedang syuting film?"

Saat kotak itu terbuka, bersinar, dan semua orang berseru terkejut.

Di dalam kotak tidak ada arloji atau perhiasan.

Ternyata pedang itu kuno, bertubuh lebar dan berat!

Kelihatannya memiliki berat beberapa kilo.

Bentuknya menakjubkan dan pantulan kuning yang menyilaukan membuat benda itu sulit untuk dilihat secara langsung.

Bilah pedang tajam, memiliki pola yang anggun, seperti gaya pedang Raja Yue. Meskipun itu adalah senjata, tapi jelas digunakan untuk hadiah atau upacara. Desainnya teliti dan terlihat seperti benda seni.

Jackson Chen langsung mengambil pedang itu dan meletakkannya di atas meja.

Bang!

Suara keras membuat Alfred Lei terkejut.

"Apa yang kamu lakukan? Berapa harga sebilah pedang bobrok?"

Jackson Chen tidak mengatakan apa-apa, dengan santai menggores pedang dengan kukunya.

Seketika suasana di sana hening selama beberapa detik.

Tiba-tiba, seorang wanita berkata dengan suara gemetar.

"Pedang ini ... sepertinya terbuat dari emas murni!"

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

285