Bab 9 Tuan Muda He Yang Sombong

by Andreas 09:20,Feb 05,2021
Melly Zhou melihat pedang di tangan Hanita Qi, mata-matanya perlahan-lahan muncul rasa takut, berdiri diam di sana, tidak berani menjawab.

"Ayo jalan, kita masuk."

Jackson Chen tidak mempedulikan Melly Zhou, memanggil Hanita Qi lalu membuat gerakan tangan kepada Lesica Yun.

Lesica Yun menatap Hanita Qi yang menyombongkan diri, dan juga Jackson Chen yang tenang, ragu sejenak, akhirnya diam-diam mengikuti dari belakang.

Di belakang, wajah Melly Zhou berubah. Ekspresinya perlahan-lahan berubah gila dan mengoceh sendiri.

"Kamu yang bermarga Chen, tunggu saja. Lain kali, aku pasti membuatmu berlutut di hadapanku, tidak dapat hidup dan mati!"

......

Jackson Chen dan dua orang lain naik lift menuju restoran di lantai tertinggi.

Pelayan membuka pintu hall pesta, udara hangat langsung menerpa.

Di dalam hall pesta, diiringi dengan musik yang anggun. Beragam lampu dan suasana ramai, masuk ke telinga.

"Apa kamu sudah mendengarnya? Keluarga Lei melakukan amal kali ini, sebenarnya karena dipaksa."

"Siapa?" Di Kota Ancheng, siapa yang dapat memaksa Keluarga Lei? Empat keluarga besar?"

"Bukan. Kabarnya adalah seorang anak muda yang tidak terkenal, marganya Chen, namanya Jackson Chen."

"Aku juga sudah mendengar kabar, sepertinya adalah anak angkat suatu keluarga. Oh iya, marga orang tua angkatnya adalah Shen."

"Apakah Keluarga Shen adalah keluarga kaya? Kenapa tidak pernah terdengar?"

"Tentu saja bukan. Hanya seorang pria tua biasa. Namun, Jackson Chen ini, bisa-bisanya berkata akan menjadikan Keluarga Shen menjadi keluarga kaya nomor satu di Kota Ancheng. Berani sekali dia."

"Cih, aku lihat pasti hanya menyombongkan diri saja. Bodoh sekali. Bukan semua orang dapat menjadi keluarga kaya."

Jackson Chen mengenakan jaket, bermata luas dan melangkah masuk.

Hanita Qi bertubuh seksi. Wajahnya tersungging senyum angkuh. Percaya diri dan cantik, mengikuti di sebelah kiri.

Lesica Yun berwajah marah, terkadang membelalakkan mata menatap Jackson Chen. Dia mengenakan dress panjang dan berambut hitam, bagaikan dewi yang turun ke dunia, mengikuti di sebelah kanan.

Perpaduan pria dan wanita seperti ini, perlahan-lahan menarik perhatian semua orang.

Semua wanita menatap ke arah Hanita Qi dan Lesica Yun, mengandung rasa iri, dan benar-benar merasakan rasanya "dikalahkan".

Semua pria di sana menatap Jackson Chen dengan keirian yang jelas.

Atas dasar apa!

Dua wanita cantik menemani di kanan dan kiri, masih berwajah begitu santai.

Saat ini, seorang pria muda yang mengenakan kacamata emas dan berwajah hangat mendekat ke sana, langsung berjalan ke hadapan Lesica Yun.

"Lesica, kamu sudah datang? 10 ribu bunga mawar yang waktu itu kuberikan padamu, seharusnya sudah membuatmu merasakan rasa cintaku padamu, kan."

Begitu Lesica Yun melihat pria itu datang, wajahnya menunjukkan ekspresi tidak nyaman, dan mundur selangkah ke belakang.

"Tuan Muda He, hari ini aku datang mewakili Perusahaan Yun. Harap kamu menjaga sikap."

Seorang nyonya kaya yang sedang memegang gelas di samping, menyindir dengan sedikit merendahkan.

'Yo, nona, bahkan tidak meladeni Claudio He, tuan muda Keluarga He, salah satu dari empat keluarga besar? Sombong sekali."

Claudio He tidak mempedulikan nyonya yang membantu itu, menyipitkan mata, lalu menilai Jackson Chen yang ada di samping.

"Lesica, siapa pria ini? Aku ingin mengundangmu menghadiri pesta saja kamu menolak. Atas dasar apa dia berdiri di sampingmu?"

Jackson Chen mengangkat alis, melangkah maju, dan berkata pelan.

"Kalau kamu mempunyai masalah mata, pergi ke dokter mata saja. Hari ini Lesica adalah pendamping wanitaku, kamu keberatan?"

Setelah itu, Jackson Chen berkata pada Lesica Yun dan mengangkat tangan kanannya.

Wajah Lesica Yun merona. Mata cantiknya memelototi Jackson Chen.

Mungkin karena benar-benar kesal pada tuan muda Keluarga he, Lesica Yun mengerucutkan bibir, ragu sebentar, lalu tetap perlahan-lahan melingkarkan tangan ke lengan Jackson Chen.

Jackson Chen tersentak. Dari sentuhan di lengannya, tubuh Lesica Yun sangatlah seksi!

Kedua berdiri sejajar. Yang pria tinggi dan tampan, dalam ketenangan, terlihat kharisma yang angkuh. Yang wanita cantik dan memukau, seperti dewi yang turun ke bumi.

Pria dan wanita seperti ini, menjadi pasangan yang paling mencolok di acara itu.

Senyum di wajah Claudio He perlahan-lahan menghilang. Melihat tampang Jackson Chen dan Lesica Yun yang begitu dekat, rasa tidak suka di wajahnya semakin jelas dan berkata dengan nada tidak baik.

"Kamu pria dari keluarga mana. Aku kenal semua tuan muda keluarga kaya di Kota Ancheng. Namun, aku tidak pernah bertemu denganmu."

"Namaku Jackson Chen. Sekarang kamu sudah kenal. Kalau tidak ada apa-apa, minggir saja sana."

Jackson Chen!

Semua tamu di sekitar sana berteriak kecil.

Ternyata pria ini yang memaksa Keluarga Lei menyumbangkan uang 30 juta!

Keluarga Lei di Kota Ancheng, memiliki kemampuan hebat dan kekayaan satu triliun Yuan.

Karena kepala keluarga Andre Lei pandai bersosialisasi, jadi sangat mudah masuk ke lingkaran sosialisasi elit. Jadi meskipun kemampuan Keluarga Lei kurang baik dari empat keluarga besar, tapi ketenarannya sangatlah tinggi.

Orang sebesar ini, dikalahkan oleh pria berpakaian biasa seperti ini, membuat orang-orang sangat tidak mengerti.

Kemunculan Jackson Chen, ditemani oleh dua wanita cantik, berkharisma tidak biasa, selain itu berani membuat malu tuan muda Keluarga He di depan umum.

Dengan begitu, di lingkaran elit Kota Ancheng, semua orang mempunyai pemikiran baru terhadap kemampuan Jackson Chen.

Sebenarnya menyombongkan diri atau percaya diri.

Claudio He tertawa dingin.

"Huh! Aku tidak peduli kamu orang darimana. Kemampuan Keluarga He-ku di Kota Ancheng, tidak bisa kalian bayangkan. Aku beri tiga detik kepadamu, lepaskan tanganmu dari Lesica. Kalau tidak, akibatnya kamu tanggung sendiri!"

"Oh? Kalau aku tidak mau, bagaimana?"

"Kalau kamu tidak mau, maka tanganmu ini, hanya akan bertahan hari ini saja!" nada bicara Claudio He kejam, jelas sekali telah benar-benar marah.

Jackson Chen tersenyum kecil, langsung memeluk Lesica Yun dengan lebih erat.

Pose sekarang ini di mata orang lain, Lesica Yun seperti sudah menempel pada pelukan Jackson Chen.

"Akh!"

Lesica Yun sedikit bingung. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia langsung dipeluk oleh seorang pria, dan segera teriak.

Seketika, dia tertutupi oleh aura di tubuh pria itu. Lesica Yun hanya merasa tubuhnya tiba-tiba kehilangan energi. Wajahnya mulai memanas, jantungnya berdetak kencang, bahkan napasnya mulai tidak stabil.

"Kamu..." Lesica Yun awalnya mau memarahi, tapi alam bawah sadarnya juga ingin terlepas dari gangguan Claudio He. Jadi dia pun diam saja dengan gerakan Jackson Chen.

Claudio He tersentak dan langsung marah. Bahkan wajah tampannya juga terlihat berkeriput.

"Kamu benar-benar mencari mati. Di Kota Ancheng tidak ada orang yang berani melawan Keluarga He kami!"

"Sekarang bukan hanya sepasang tangan, aku juga mau mematahkan satu per satu gigimu. Aku lihat bagaimana kamu berlagak setelah bibirmu penuh darah dan cacat! Thomas!"

Seorang pria besar yang mengenakan jas hitam dan kacamata hitam seketika berdiri. Seiring dengan berdirinya dia, lima anak buah Keluarga He juga mengepung, dan hendak menyerangnya.

"Pukul bocah ini, lalu ikat dia. Aku mau mematahkan sendiri giginya!"

Claudio He memerintah. Semua tamu di sekitar ketakutan, dan segera menjauh dari lingkaran pertarungan.

Dengan Jackson Chen sebagai pusatnya, membentuk lingkaran sebesar lima meter.

Claudio He bisa-bisanya berani turun tangan langsung di pesta seperti ini. Kelihatannya kedudukan empat keluarga besar di Kota Ancheng memang benar sangat hebat.

Yang bersedia kerja sama bisa bertahan hidup, yang melawan akan mati.

Keluarga He mempunyai hak untuk melakukan itu!

Para tamu wanita yang sedikit penakut di sekitar bahkan menutupi mata mereka, tidak berani melihat adegan berikutnya.

Pria besar bernama Thomas, langsung mengeluarkan tongkat baja murni dari dalam kantongnya.

Lima pria lain juga masing-masing mengeluarkan senjata mereka dan mengepung Jackson Chen.

Orang-orang yang berdiri di sekitar sana berwajah panik, membelalakkan mata lebar-lebar.

Selain...Hanita Qi yang mengunyah permen karet.

Hanita Qi melipat tangan di depan dada, bergeser ke samping, jelas sekali lebih tertarik pada kue yang disediakan pasta ini.

Jackson Chen melihat Lesica Yun yang ada dalam pelukan tangan kanannya.

"Apa kamu takut?"

Lesica Yun menutup bibir, menatap Jackson Chen yang berada di dekat itu, tiba-tiba merasa tenang.

Rasa dilindungi seperti ini, membuat Lesica Yun sedikit bingung dan tiba-tiba merasa senang.

Lesica Yun berpikir sebentar lalu menggelengkan kepala.

Jackson Chen memberikan sebuah senyum menenangkan dan berwajah tenang.

"Percaya padaku, kakakmu tidak salah menilai orang."

Thomas teriak dan langsung mendekat dengan tongkat di tangannya.

"Serang!"

Enam pria menyeberbu dan setiap orang langsung menyerang tubuh Jackson Chen.

Kepala dan perut, kelihatannya sudah akan dikenai oleh senjata yang terbuat dari baja.

Mata Jackson Chen fokus, seketika tubuhnya bergerak sedikit.

Enam senjata itu mengenai udara. Karena kelembaman, tubuh sedikit tidak stabil.

Dibilang lambat, sebenarnya cepat.

Jari telunjuk tangan kiri Jackson Chen, dengan kecepatan bagaikan petir, seperti sebuah senapan, mengarah ke enam dada orang.

Waktu seketika berubah lambat. Di mata orang-orang, udara seiring dengan gerakan Jackson Chen, membentuk garis yang anggun.

Suara yang padat, seperti sumpit mengenai daging.

Enam pria besar, seperti ditabrak oleh mobil, seketika terbang jauh.

Brak!

Ketika enam orang itu terbang, juga membuat meja, kursi, dan barang-barang lain hancur berkeping-keping.

Semuanya telah selesai.

Jackson Chen memeluk Lesica Yun, saling memandang satu sama lain, seperti tidak pernah berpisah.

Enam anak buah Keluarga He, terjatuh dengan beragam pose di atas lantai, tidak diketahui masih hidup atau tidak!

.......

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

330