Bab 3 Keluarga Lei Tidak Layak Untukmu

by Andreas 09:19,Feb 05,2021
Semua pandangan tamu seketika melihat ke arah Keluarga Shen.

Ekspresi semua orang seperti telah melihat hantu, mengira telinga mereka sendiri bermasalah.

"Siapa orang ini?"

"Di acara Keluarga Lei, berani sekali dia mencari masalah?"

"Apakah itu adalah mantan pacar pengantin wanita?"

"Menentang pernikahan di depan umum? Jangan-jangan mau merebut mempelai perempuan?"

Seketika, beragam gosip sudah membentuk adegan sinetron sepanjang 400 episode di benak orang-orang.

Wajah anggota Keluarga Lei sangat masam.

Alex Lei terbengong sesaat dan melihat ke arah Jackson Chen.

"Siapa kamu?"

Gadis cantik yang mengenakan cheongsam di belakang Alex Lei tiba-tiba maju dan memanggil dengan sedikit ragu.

"Kakak?"

Jackson Chen menganggukan kepala. Menatap gadis yang cantik dan sudah dewasa itu, benaknya tanpa sadar teringat pada kenangan ketika bermain bersama adiknya saat masih kecil.

"Melia, tidak perlu berdiri di sana lagi. Kalau tidak ingin menikah, tidak usah menikah."

Seketika suasana menjadi heboh dan terdengar beragam komentar. Pelayan Keluarga Lei segera berbisik di samping Alex Lei, memberitahu status Jackson Chen.

Pandangan Alex Lei sangat tidak baik. Dia memanggil beberapa anak buah dan datang ke samping meja Keluarga Shen, lalu menatap Jackson Chen dengan pandangan merendahkan.

"Anak angkat Keluarga Shen? Aku ingat sepertinya Keluarga Lei tidak mengundangmu datang ke pesta pertunangan. Bagaimana caramu masuk?"

"Membawa hadiah, tentu saja bisa masuk."

Alex Lei tersenyum menyindir.

"Untuk apa berpura-pura? Dengar-dengar kamu baru pulang dari kemiliteran, bahkan gajimu tidak sampai 2000 Yuan, kan?"

"Membawa hadiah? Uang 300 Yuan, kamu simpan untuk membeli makanan saja!"

"Hari ini adalah hari yang bahagia. Aku juga tidak menyulitkanmu. Berapa pun harga hadiahmu, aku kembalikan 10 kali lipat kepadamu, sudah cukup untukmu menyewa rumah. Pergi saja, jangan datang untuk membangun hubungan di sini!"

Flamie Shen, sang bibi, begitu melihat kedatangan Alex Lei, segera berdiri sambil tersenyum, membungkuk hormat.

"Tuan Muda Lei, kamu benar-benar besar hati! Jackson ini sejak kecil memang otaknya kemasukan air. Tadi hanya tiba-tiba kumat. Keluarga Shen kami tidak mempunyai sedikit pun hubungan darah dengannya."

"Kamu lihat Camelia, patuh dan cantik sekali! Gadis sebaik ini, setelah dinikahi baru bisa tenang, benar kan? Aku sebagai bibi pandai menilai orang. Tidak ada lagi calon suami yang sebaikmu."

Camelia Shen yang berdiri di samping Alex Lei, seksi, cantik, polos, berambut pendek, dipadukan dengan cheongsam tradisional, semakin terlihat tidak biasa.

Alex Lei naik turun melihat tubuh Camelia Shen dan kemesuman di matanya semakin tidak tertutupi.

Mata Camelia Shen merah, menghindari tatapan mesum Alex Lei, melihat ke arah Jackson Chen, dan terlihat seperti perpisahan abadi.

Jackson Chen duduk di sana, menatap adiknya dengan tenang.

"Melia, sini."

"Kakak."

"Percaya padaku."

"Kakak! Aku mohon padamu, jangan peduli lagi! Kalau aku tidak menikah dengannya, Keluarga Shen kita sudah akan tamat, ayah sudah akan tamat! Orang-orang yang menagih hutang itu akan membunuh ayah. Kita tidak bisa melawan Keluarga Lei!"

Sandy Shen dan Lollie Wu juga menghela napas di samping, tidak bisa menengadahkan kepala. Mata mereka terlihat berkaca-kaca, tidak tega mengorbankan putri mereka.

Melihat Keluarga Shen yang tidak berdaya, Alex Lei sangat puas. Dia berkata kepada Sandy Shen, calon mertuanya dengan angkuh.

"Tenang saja, setelah putrimu menikah denganku, Keluarga Shen sudah akan untung. Aku memberikan pekerjaan kepala gudang untukmu, logistik kantin kepada ibu mertua. Kalian juga bisa melalui hari-hari yang lebih baik."

"Ada Keluarga Lei kami sebagai penopang, di dalam Ancheng, siapa yang berani macam-macam dengan kalian? Namun, kalian juga harus berpikir jelas, Keluarga Lei bisa meningkatkan orang, juga bisa dengan mudahnya membunuh orang."

Alex Lei sengaja melihat ke arah Jackson Chen.

"Jangan karena seorang kerabat bodoh, merusak hubungan baik hari ini. Haha, bagaimanapun kalau Keluarga Lei kami ingin membuat seseorang menghilang dari Ancheng...sangat mudah."

Ini adalah ancaman yang sangat jelas.

Seorang tuan muda keluarga kaya, suka pada gadis cantik keluarga miskin, dengan kekuasaan yang besar, mengancam dan memberikan keuntungan, memaksa pihak perempuan untuk menikahkan putri mereka.

Apa bedanya ini dengan merebut paksa gadis-gadis di periode feodalisme!

Jackson Chen melihat Camelia Shen yang bergetar, orang tua angkat yang berwajah pasrah, Flamie Shen yang berwajah menyanjung, dan juga Alex Lei yang berwajah mengancam.

Setelah melihat semua itu, pandangannya kembali melihat ke arah Camelia Shen. Di bawah tatapan bingung orang-orang, dia menghela napas kecil.

"Adik, kamu tidak mengerti, selama ada aku, Keluarga Lei tidak layak untukmu."

Orang-orang di sana terkejut, lalu semuanya heboh.

"Apa yang bocah itu katakan?"

"Keluarga Lei sudah merupakan keluarga kaya di Ancheng. Bocah ini mengenakan jaket jelek, pakaian murah, bisa-bisanya masih berkata perkataan tidak tahu malu seperti itu!"

"Bisa-bisanya menyombongkan diri di hadapan Tuan Muda Lei. Benar-benar cari mati!"

"Ini adalah provokasi yang terang-terangan!"

Wajah Alex Lei berubah. Matanya tidak ada lagi lelucon, melainkan penuh dengan kekejaman.

"Bocah, kamu sengaja mencari gara-gara ya?"

Jackson Chen merasa sangat tidak berdaya. Kenapa perkataan jujur selalu tidak ada yang percaya.

Alex Lei melambaikan tangan. Tiga satpam berbahu besar pergi mendekati Jackson Chen dan mengerumuninya.

"Tangkap bocah tengik itu, suruh dia berlutut di depanku. Aku mau menamparnya 100 kali di depan umum!"

Jackson Chen sama sekali tidak bergerak, tetap menyilangkan kaki, duduk di atas kursi, asal mengambil beberapa biji kuaci di atas meja, sama sekali tidak melihat ke arah tiga pria besar itu.

Satpam-satpam itu berwajah galak. Mereka saing memandang satu sama lain, teriak, lalu secara bersamaan menyerbu ke arah Jackson Chen yang duduk di samping meja.

Tiga orang itu sudah akan sampai, bahkan salah seorang satpam berjanggut sudah akan meraih kerah Jackson Chen.

Jackson Chen berwajah datar dan menggerakkan bibirnya.

Syut!

Sebuah biji kecil tiba-tiba meluncur seperti peluru, langsung menembus telinga satpam berjanggut!

Syut!

Terdengar suara kulit yang robek.

Diikuti dengan suara kesakitan. Satpam berjanggut memegangi wajah bagian kanannya, menggaduh kesakitan di atas lantai, dan kejang-kejang seperti telah kena setrum.

Orang-orang di sana semuanya terkejut.

Dua orang satpam lain juga tidak mempedulikan Jackson Chen, langsung pergi memapah satpam berjanggut.

Darah mengalir dari tangan satpam itu. Ketika dilihat...

Di telinga kanannya, seperti sudah ditebas dengan pisau lempar, hanya tersisa setengah saja. Wajah sebelahnya penuh dengan darah segar!

Dan senjata yang digunakan, juga ditemukan oleh satpam yang bermata tajam.

Adalah sebuah kulit kuaci yang baru saja dibuka!

Waktu seperti sudah berhenti.

Semua anggota Keluarga Shen membelalakkan mata dan menatap Jackson Chen dengan sangat tidak percaya. Bahkan Camelia Shen yang awalnya sedang menangis, juga mengangakan bibir, dan terlihat bingung.

Ekspresi Alex Lei yang awalnya sombong juga sudah hilang dan membelalakkan matanya. Setelah melihat anak buahnya yang sedang meringis kesakitan di atas tanah sambil memegangi telinga yang terlihat kabur karena berdarah itu, dahinya berkeringat kecil.

Jackson Chen berkata datar.

"Tadi siapa yang bilang mau menamparku 100 kali?"

Seketika semua orang di samping yang menonton melangkah mundur. Terutama dua satpam yang tadi mau menyerangnya, bahkan tidak mempedulikan rekannya, dan langsung pergi dari kerumunan.

Alex Lei mengangkat sedikit lengannya, membuka bibirnya, masih mempertahankan posenya tadi, dan tidak berjalan mundur.

Jackson Chen mengerutkan dahi dan wajahnya sedikit terkejut.

"Ternyata masih ada pria berani..."

Belum selesai berkata, tubuh Alex Lei mulai tidak henti bergetar dan terdengar suara getaran gigi di dalam mulutnya.

Masih belum tiga detik, kakinya lemas, dan langsung berlutut di atas lantai.

"Aku...kakiku tidak bisa bergerak lagi."

Jackson Chen perlahan-perlahan berdiri dari atas kursi, menggosok tangannya, satu kaki menginjak ke bahu Alex Lei, menjadikannya sebagai bangku!

Setelah itu, dia mengumumkan dengan suara kencang.

"Pertama, Keluarga Lei kalian tidak layak untuk adikku. Dalam satu bulan, Keluarga Shen akan menjadi keluarga kaya nomor satu di Kota Ancheng. Jadi, pernikahan dibatalkan."

"Kedua, Alex berkata tidak sopan padaku, juga menggunakan pesta pertunangan mempermalukan Keluarga Shen di depan umum. Aku berikan waktu satu minggu untukmu, donasikan 30 juta Yuan ke badan amal, kalau tidak...aku habiskan Keluarga Lei."

"Ketiga, karena Alex yang berkata sendiri akan mengembalikan 10 kali lipat hadiahku, maka sesuai keinginanmu, dibayar sebelum besok. Ayah, ibu, adik, ayo kita pergi."

Setelah selesai berkata, Jackson Chen pergi menggandeng tangan Camelia Shen, membawa orang tua angkatnya, berbalik, dan pergi dengan cepat dari hall villa. Tidak ada orang yang berani menghalangi.

Di dalam hall pesta, hanya tersisa tamu-tamu yang terkejut, dan juga Alex Lei yang sudah lemas karena ketakutan.

"Sebenarnya siapa Jackson Chen ini?"

"Dia berkata akan membuat Keluarga Shen menjadi keluarga kaya nomor satu di Ancheng! Mana mungkin itu?"

"Kekuasaan di Ancheng sudah akan berubah!"

"Apakah dia adalah...orang hebat?"

"Bisa-bisanya mengancam akan menghancurkan Keluarga Lei di depan umum!"

"Apa maksudnya mengembalikan hadiah?"

Di saat para tamu bergosip, tiba-tiba masuk seorang pelayan Keluarga Lei dari luar.

"Tuan muda! Tuan muda! Tadi ada seseorang yang murah hati, bisa-bisanya memberikan hadiah barang mewah yang harganya mendekati satu juta yuan!"

.......

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

330