Bab 8 Menyukai Saat Tubuhnya Bergetar

by Odel 10:15,May 03,2022
Setelah beberapa saat, Jordy Yu berkata, "Tidak ada bau."

Dia menggerakkan tangannya sedikit, seperti hendak menyentuh Finola, tapi sebelum dia melakukan itu, Finola sudah menegakkan tubuh dan mundur selangkah, begitu sigap hingga aroma rambutnya yang harum juga hilang bersama kepergiannya.

Finola berjalan ke pintu, dengan wajah yang begitu natural berbalik: "Bagus lah kalau tidak ada baunya lagi. Eh? Masih belum mau pergi, bukannya mau pergi makan siang dengan klien?"

Jordy Yu menyipitkan matanya, dia sedang balas dendam padanya saat mengikat sabuk pengaman di dalam mobil tadi ya?

Wanita ini benar-benar perhitungan.

Tidak mau menyerah dan mengaku kalah.

...

Acara makan siang untuk penyambutan klien diadakan di restoran di lantai bawah Perusahaan Yu Group.

Justin adalah seorang pria Amerika berusia 40-an, tetapi istrinya adalah orang China. Selama acara makan Finola asyik mengobrol dengan istrinya. Tidak ada kesenjangan generasi sama sekali. Mereka bahkan bertukar informasi kontak dan membuat janji untuk bertemu di lain waktu.

Tatapan Jordy Yu menyapu tubuh Finola dengan ringan, mendengar perkataan Justin dengan senyum di wajahnya, dia dengan tangan kanannya memutar cincin kawin di jari manis kirinya, dalam hati berpikir, wanita ini padahal tidak lembut dan berbudi luhur, tapi entah bagaimana banyak orang tua yang sangat senang mengobrol dengannya.

Orang tuanya sangat menyukainya, dan bahkan nyonya Justin yang pertama kali bertemu dengan mereka juga sangat menyukainya.

Gerakan tangannya tiba-tiba berhenti, dia mengerutkan keningnya. Tidak, tidak semua orang tua menyukainya. Ayah kandungnya sangat tidak menyukainya. Waktu itu jika dia tidak menikah dengannya, maka Finola takutnya sudah dikirim ke kantor polisi oleh ayahnya.

Justin tidak pandai berbicara bahasa mandarin, jadi seluruh obrolan mereka menggunakan bahasa Inggris. Saat berbicara hal menarik, nada bicaranya tanpa disadari menjadi lebih cepat, bahasa asing yang agak bising dan cepat ini masuk ke telinganya, menarik pikiran Jordy Yu ke malam dua tahun lalu.

Hari itu hujan, dan rintik hujan menghantam dedaunan dan berderak. Finola berdiri di pintu masuk Mansion Yu tanpa payung selama dua jam. Saat dia meminta pengurus rumah untuk membawanya masuk, dia melihat sosoknya seperti baru keluar dari dalam air begitu pucat dan kuyup.

Melihat wajah Finola yang pucat, Jordy Yu menatapnya dengan sedih, itu adalah hari di mana dia melihat Finola paling patuh, seperti anak anjing yang ditinggalkan, memohon pada orang yang lewat untuk mengambilnya, memberinya makan dan minum, juga tempat perlindungan dari hujan.

Saat meletakkan handuk kering di atas bahunya, dia bisa merasakan tubuhnya gemetar.

Gemetar ini berlangsung sampai dia berbaring di tempat tidurnya dan dia bisa merasakan saat dia menanggapinya, tubuhnya masih tersentak-sentak.

Jordy Yu menyesap minuman di depannya dan mengangguk ke Justin dengan suara lembut: "hinks"

Di akhir makan, Finola dan Jordy Yu mereka berdua mengantar kepergian Justin dan pasangannya, lalu kembali ke kantor. Sambil menutup pintu, Finola berkata, "Nyonya Justin ternyata seorang pekuda, dia bilang lain kali kalau datang ke China lagi dia mau mengajariku berkuda, aku..."

Begitu dia berbalik, Jordy Yu meraih tangannya dan menekannya di atas pintu, membuat suaranya langsung berhenti.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

445