Bab 3 Tagih hutang?

by Brama aditio 23:05,Jun 16,2020
“Kalau begitu kamu jangan menikah denganku.” Ria sedikit marah, pria dihadapannya begitu menjengkelkan, sok berpura-pura mulia.

“Tidak mau” Nofan menggelengkan kepala.

“Mengapa!” Mata indah Ria menatapi Nofan, karena tidak saling menyukai, mengapa masih harus menikah.

“Karena mereka mengatakan aku tidak layak untukmu, tetapi aku merasa kamulah yang tidak layak untukku, jadi aku ingin membuktikan diriku.” Nada bicara Nofan tenang, seolah-olah hal ini tidak ada hubungan dengannya.

“Hehe, apakah kamu sedang bercanda…..” Ria menatap Nofan dengan dingin, dia sangat penasaran, apakah wajah pria ini bisa memerah ketika sedang membual.

Sangat disayangkan, wajah Nofan tidak memerah.

Tepat pada saat ini, Serrly sudah pulang. Raut wajahnya bukan terlalu bagus, sangat jelas bahwa dia tahu hal yang terjadi digerbang rumahnya sebelumnya.

Benar-benar tidak berguna! Lima sampai enam orang bergabung bahkan tidak bisa menghalangi Nofan yang seorang diri, Serrly memikirkannya dengan marah.

“Silahkan pergi, Keluarga Chu tidak menyambutmu.” Kedua tangan Serrly diletakkan dipinggang, berdiri dihadapan Nofan, lalu berkata dengan dingin.

“Kamu berbicara seperti ini kepada Kakak iparmu?” Nofan mengangkat alis, lalu bertanya.

Mendengar kata Kakak ipar, wajah cantik kedua anak perempuan Keluarga Chu langsung menjadi gelap.

Mereka pernah berjumpa dengan orang yang tak tahu malu, tetapi belum pernah berjumpa dengan orang yang tak tahu malu seperti itu.

“Tuan Nofan, pernikahanmu dan aku adalah disepakati oleh kedua orang tua dari kedua keluarga, tetapi tanpa persetujuanku, jadi bagaimanapun, aku tidak akan menikah denganmu, kamu silahkan kembali ke kota Sinabor saja.” Ria mengambil nafas dalam-dalam, lalu berkata. Waktu itu, kakek Ria dan Kakek Nofan berteman baik, jadi ketika Ria dan Nofan masih anak-anak, mereka sudah menyepakati pernikahan ini.

“Aku setuju.” Kata Nofan.

“Kamu sudah setuju?” Wajah cantik Ria terlihat ekspresi bahagia, jika Nofan setuju untuk kembali ke Sinabor, maka dia akan memiliki cara untuk membiarkan Kakeknya berhenti memikirkan ide ini.

“Ya, aku setuju dengan pernikahan kita.” Nofan menyesap teh, lalu berkata dengan datar.

Serrly dibuat sangat marah oleh perkataan ini, dasar bajingan!

Ria juga berusahan mengendalikan amarahnya, dia sudah tidak pernah marah selama beberapa tahun, tetapi sejak bertemu Nofan hari ini, amarahnya terbangkit beberapa kali.

“Hei Nofan, kamu jangan tak tahu malu, kamu tidak memiliki latar belakang bagus, kamu juga tidak memiliki penampilan yang bagus, kamu hanyalah seekor reptil yang rendahan, kamu bahkan tidak memiliki kualifikasi untuk melihat Kakakku, demi apa kamu bisa menikahinya! Apakah kamu percaya, jika kakakku benar-benar menikah denganmu, kamu bahkan tidak tahu bagaimana kamu akan mati.” Serrly membentak dengan menggertakkan gigi.

Terhadap ini, tanggapan Nofan sangat sederhana, dia mengucapkan 2 kata, “Tidak percaya!”

“Kamu…..” Serrly menujuk hidung Nofan, dia sangat marah sampai tidak bisa berkata-kata, benar-benar sangat keterlaluan!

“Serrly, sudahilah.” Ria menjadi tenang, dia langsung menatap mata Nofan, lalu berkata: “Ingin aku menikah denganmu, boleh, tetapi kamu harus membantuku melakukan satu hal.”

Nofan memikirkannya dengan cermat, lalu dia tertawa, berkata: “Mengapa aku harus membantumu melakukan satu hal? Tidak peduli apakah aku menyetujuimu atau tidak, kamu tetap adalah tunanganku, dan pada akhirnya tetap akan menikah denganku, mengapa aku harus membuang tenagaku?’

Ria menggertakkan giginya, dia benar-benar ingin melemparkan cangkir teh ke wajah Nofan yang menjengkelkan itu.

“Hei Nofan, apakah kamu masih seorang pria?” Serrly bertanya dengan suara marah. Biasanya, pria dihadapan Ria, semuanya sangat lemah lembut terhadapnya, selalu menyutujui perkataannya, tetapi Nofan sama sekali menghancurkan prinsip ini.

“Apakah kamu ingin mencobanya?” Nofan mengangkat alis, lalu melihat sekilas bagian dada Serrly yang sudah sepenuhnya tumbuh, dan berkata.

Adik ipar bahkan berani meragukan apakah dirinya seorang pria atau bukan, bagaimana Nofan bisa menahannya.

“Tak tahu malu!”

Kedua kakak adik berkata dengan serempek, mereka berharap bisa menelan Nofan hidup-hidup.

“Baiklah, aku tidak bercanda dengan kalian lagi, aku dapat membantumu melakukan satu hal, tetapi setelah hal itu selesai, kamu harus menjadi istriku dengan patuh, mematuhi perkataanku, apakah kamu mengerti?” Nofan bangkit, lalu berkata dengan tidak perlu diragukan.

“Baik.” Meskipun hatinya sangat ingin membunuh Nofan, tetapi mulut Ria masih menyetujuinya, bagaimanapun, ini adalah satu-satunya kesempatan untuk mengusir Nofan.

“Hal apa? Katakanlah.” Nofan bertanya sambil tersenyum.

“Bantu aku tagih hutang.” Mata Ria berputar-putar lalu berkata.

Mendengar perkataan ini, mata Serrly tiba-tiba menjadi cerah.

“Tagih hutang?” Nofan sedikit ragu, tunangannya ini, apakah juga seorang lintah darat?

“Benar, tagih hutang. Sebelumnya, Perusahaan Surya Prasma kami ada kerjasama bisnis dengan Perusahaan Nara Totendo, pada saat itu, Perusahaan Nara Totendo kekurangan dana, jadi aku meminjamkan mereka dua ratus miliar, bulan lalu sudah waktunya untuk membayar hutang itu, tetapi Perusahaan Nara Totendo malah menggunakan berbagai alasan untuk mengalihkan tanggung jawab, tidak ingin membayar hutang, kami menggugatnya sampai ke pengadilan, tetapi keputusan pengadilan butuh beberapa waktu lagi, Perusahaan Surya Prasma tidak bisa menunggunya lagi. Oleh karena itu, jika kamu bisa mendapatkan kembali dua ratus miliar ini, aku akan menikah denganmu.” Ria berkata dengan tenang.

Sekarang rantai modal Perusahaan Surya Prasma sudah terputus, jika tidak bisa mendapatkan kembali dua ratus miliar itu, Perusahaan Surya Prasma akan menghadapi kebangkrutan.

“Hanya hal ini?” Nofan sedikit terkejut, awalnya dia mengira Ria akan sengaja mempersulitnya, mengajukan beberapa persyaratan yang sesulit purgatory atau api pencucian, tetapi dia tidak menyangka, begitu sederhana.

Menagih hutang, dia sangat baik dalam hal itu. Didunia ini, tidak ada seseorang pun yang berani berutang padanya alias Nofan. Terakhir kali, orang yang berani berhutang padanya adalah pemimpin tentara bayaran di Afrika, sekarang…..rumput makamnya diperkirakan sudah setinggi 3 meter, Nofan berpikir kembali.

Tetapi, mendengar nada bicara Nofan, kedua kakak adik Keluarga Chu tidak bisa menahan untuk memalingkan mata. Bajingan ini, sudah menganggap remeh Perusahaan Nara Totendo.

Ria berkata: “Kamu jangan mengira bahwa Perusahaan Nara totendo adalah orang biasa, pemilik Perusahaan Nara Totendo awalnya bekerja dibidang pembongkaran, sekarang dia masih memiliki ribuan orang di tim pembongkaran. Terakhir kali, orang yang dikirim perusahaan untuk pergi menagih hutang, sekarang masih berbaring di rumah sakit.”

Masih ada hal ini? Nofan mengangkat alisnya, berpikir didalam hati, orang yang berhutang ini benar-benar sangatlah arogan.

“Bagaimana, apakah sudah takut? Jika takut maka cepat kembalilah ke Kota Sinabor, jangan mengganggu kakakku lagi disini.” Serrly membusungkan dadanya lalu berkata dengan menghasut.

“Takut? Mengapa aku harus takut?” Nofan mencibir, lalu berkata: “Jika takut, juga seharusnya mereka yang takut. Dapat membuat aku alias Nofan pergi menagih hutang secara pribadi, seharusnya adalah hal paling terhormat dalam hidup mereka.”

“Apakah kamu bisa mati jika tidak membual?” Serrly memelototi Nofan.

“Serahkan hal ini padaku, Ria, kamu tunggu saja untuk menjadi istriku.” Nofan menepuk dadanya sambil berkata.

“Aku akan menunggu kabar baikmu dengan tenang.” Ria tersenyum tipis, dia tidak pernah merasa bahwa Nofan bisa mendapatkan kembali dua ratus miliar itu, Perusahaan Nara Totendo adalah perusahaan yang berskala besar di Kota Haloja, sangat berkuasa, sedangkan Nofan hanyalah seorang tuan muda miskin yang datang dari Kota Sinabor.

Apa yang dia gunakan untuk melawan Perusahaan Nara Totendo?

Setelah Nofan meninggalkan Keluarga Chu.

“Serrly, kakakmu berbuat seperti ini, apakah sudah sedikit keterlaluan?” Ria bertanya dengan merenung, sebenarnya dia hanya ingin Nofan mundur, tetapi dengan kekuatan Perusahaan Nara Totendo, diperkirakan Nofan akan berakhir dengan sangat buruk.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

628