Bab 7 Situasi

by Brama aditio 23:39,Jun 16,2020
"Silahkan!"

Alonso membuka mulutnya lagi dengan tatapan mata yang berbahaya.

"Lidahku terasa kering."

Nofan berdiri sambil mendengus dingin, lalu menarik kerah baju Alonso dan mendorongnya keluar. Sekali dorongan, Alonso terbang bagai manusia plastik, lalu terbang keluar pintu.

Bang.

Dari luar pintu terasa getaran.

Dalam ruang tamu terdengar sangat sunyi.

Dalam menghadapi Nofan, kedua kawan Alonso menelan ludah serentak dan mundur selangkah ke belakang pelan.

Namun, akhirnya mereka juga tidak berhasil melarikan diri dan dikeluarkan satu per satu oleh Nofan.

Serrly menatap kosong kearah Nofan sambil bertepuk tangan dan menelan ludah beberapa kali.

Ia terkejut.

Alonso mereka bertiga adalah pasukan khusus yang telah pensiun. Ayahnya menghabiskan perjuangan yang sangat besar untuk mendapatkan ketiga orang ini. Beberapa tahun ini, mereka juga mengalami banyak hal yang cukup berbahaya. Setiap kali mereka bertiga juga dapat menyelesaikannya dengan mudah.

"Aku sudah lelah, apakah kamu telah membuat keputusan?" Nofan menguap. Sebelumnya ia telah menyelesaikan sebuah misi. Belum keburu untuk istirahat, ia pun sudah naik pesawat dan sekarang ia terasa sangat lelah.

Serrly yang bingung pun telah membuat keputusan yang cerdas sekarang. Ia tidak lagi melawan Nofan sekarang, lalu menyuruh orang membawa Nofan pergi istirahat.

Diluar rumah, Alonso mereka saling berpandang dan salah satu dari mereka berbisik, "Kak Alonso, apakah kita terus begini saja tanpa melakukan apapun?"


Sebagai pengawal, mereka bisa-bisanya dikeluarkan tanpa perlawanan. Lain kali mereka harus bagaimana menghadapi Kak Serrly dan bagaimana mungkin mereka ada muka untuk lanjut bekerja disini.

"Ini bukan kesalahan tanpa perlawanan. Kalian pergi saja dulu."

Alonso mengucapkan sepatah kata kepada kedua kawannya dengan tak berdaya. Setelah Marz meninggalkan ruang tamu, ia pun merenung dan berjalan masuk ke dalam ruang tamu.


"Ada masalah?" Serrly yang baru saja dibuat kesal oleh Nofan, ucapannya tentu kurang enak didengar.

Alonso tersenyum pahit, "Kak Serrly, bukan kita yang tidak mampu, tetapi ia terlalu kuat."

Tidak menjelaskan lebih baik, setelah penjelasan, Serrly semakin kesal. Ayahku menghabiskan begitu banyak uang untuk melindungiku. Apakah kelakuan kalian sebelumnya tampak seperti melindungiku?

Serrly mengabaikan Alonso sambil memasang wajah cuek. Ia juga tidak dapat mengucapkan kata-kata yang berlebihan. Maka itu, ia hanya bisa menunjukkan sikapnya dengan cara seperti ini.

Alonso tersenyum pahit lagi, "Kak Serrly, aku bukan ingin mencari alasan untuk menghindari tanggung jawab. Tetapi, kita memang bukan musuhnya. Seharusnya Anda tahu tentang Prajurit Imbatible kan?"

Prajurit Imbatible?

Serrly merasa tercengang, tetapi ia juga merasa sedikit lucu dan kesal, "Jangan bilang si Nofan itu memiliki kemampuan seperti Prajurit Imbatible."

Prajurit Imbatible, dipanggil sebagai Dewa Kematian dalam militer, adalah kehormatan tertinggi dalam pasukan khusus. Orang yang bisa mendapatkan gelar ini, setidaknya harus mencetak keberhasilan dalam militer sebanyak tiga ratus kali. Lalu setengah dari keberhasilan tersebut harus diperoleh dengan menggunakan senjata tempur berjarak dekat.

Iya, setiap Prajurit Imbatible adalah sebuah mesin pembunuh yang kejam, kemampuannya tentu tidak perlu diragukan lagi.

"Tidak."

Alonso menggelengkan kepalanya serius, lalu terus menatap kedua mata Serrly dan mengucapkan kata demi kata, "Kemampuannya lebih kuat dari Prajurit Imbatible!"


"Tidak mungkin!” Serrly segera membantahnya. Di China sekitar terdapat dua juta tentara dan gelar untuk Prajurit Imbatible ini tidak lebih dari sepuluh orang. Lalu dari seluruh dunia, Prajurit Imbatible ini juga tidak lebih dari dua puluh orang.


Kalaupun informasi Nofan yang mereka peroleh itu salah, kesalahannya juga tidak mungkin semustahil ini.

”Kak Serrly." Tatapan mata Alonso semakin serius, lalu berkata, "Kita juga telah bekerja sama hampir tiga tahun. Apakah Anda pernah mendengar aku mengucapkan kata-kata yang berlebihan? Sebelumnya pemimpin pasukan lamaku adalah seorang Prajurit Imbatible. Melawannya dengan menggunakan semua tenaga, aku masih bisa bertahan selama tiga puluh detik. Tetapi dengan Nofan, hanya satu detik...tidak, bahkan aku tidak ada tenaga untuk melawannya."

Setelah selesai berkata, Alonso pun berbalik badan pergi. Ia sudah mengucapkan kata-katanya hingga sini, terserah ia mau percaya atau tidak.

Serrly sepenuhnya tercengang, ternyata Nofan memiliki kemampuan yang seperti Prajurit Imbatible. Bagaimana mungkin bisa?

Seorang buaya darat yang tidak disenangi dan seorang Prajurit Imbatible yang terkenal di saluruh dunia, apakah kedua tipe orang ini sungguh berkaitan?

……

Perusahaan Surya Prasma Internasional berada di Distrik High-Tech, Distrik Liz yang terletak di Kota Haloja. Saat Ria tiba disana, Perusahaan Surya Prasma Internasional telah dipenuhi suara amara orang-orang.

Pintu gerbang masuk gedung telah dikelilingi oleh tujuh atau delapan mobil polisi. Ada juga polisi yang sedang menarik tali pembatas. Sekitar ini tidak terdapat banyak orang yang sedang menontonnya, tetapi tidak sedikit juga yang sedang merekam video. Ria seperti mendengar ada orang yang sedang memberi tahu masalah ini kepada media.

"Bu Ria, akhirnya kamu datang."

Setelah turun dari mobil, Ria pun dihalangi oleh seorang wanita yang memasang wajah panik.

"Esca, bagaimana dengan keadaan sekarang?” Ria bertanya dengan serius.


Ria yang memasang wajah tenang, sehingga membuat wanita itu kembali tenang, lalu wanita itu mencerita ulang semua kejadian ini dengan cepat.

Mendengar ini, Ria pun mengerutkan dahinya.

Gawat, ada yang mati!

Sebelum ambulan tiba, Borda yang berada di laboratorium sudah tidak memiliki tanda-tanda kehidupan. Seluruh kantor telah ditutup oleh polisi. Tidak diketahui berapa banyak data Garcia yang masih tertinggal di laboratorium dan polisi sekarang juga tidak membiarkan orang untuk masuk ke dalam.

"Bu Ria, apa yang harus kita lakukan sekarang?” Setelah mencerita semua kejadiannya, wanita itu pun bertanya dengan panik.

”Buat apa kamu panik?" Ria memarahi dan lanjut berkata, "Kamu segera pergi memberi pengumuman untuk membuat dua kelompok. Sebagian orang pergi untuk melakukan penelitian dan sebagian orang lainnya cuti berbayar. Kita harus percaya dengan polisi, mereka pasti bisa segera menyelesaikan kasus ini."

Mendengar ini, wanita itu pun tercengang.

"Mengapa mematung disana? Beri tahulah kabar ini kepada para pejabat. Mereka mengetahui apa yang harus dilakukan." Ria pun terdiam sesaat dan lanjut berkata, "Jangan beri tahu informasi tentang Garcia terlebih dahulu. Tunggu kondisi lebih jelas, aku akan memberi penjelasan kepada mereka secara pribadi."


Wanita itu dengan ragu-ragu berkata, "Tetapi sekarang keuangan kita sudah tidak punya uang lagi."


Mau membayar pekerjaan penelitian waralaba dari berbagai ataupun cuti berbayar, semua itu memerlukan dana yang besar. Lagipula tidak boleh selalu menyuruh pejabat perusahaan untuk membayarnya sendiri. Tetapi semua uang perusahaan telah diinvestasikan untuk pengembangan Garcia. Masih tersisa sedikit dana, tetapi semua dana ini telah digunakan di tempat lain.

”Perusahaan mana yang tidak memiliki uang.” Ria bersenyum ke wanita itu dan berkata, “Hubungi Manajer Chen, bilang tiga ratus miliar yang diperoleh hari ini, aku mengizinkannya untuk menggunakan dua ratus miliar .”


Tiga ratus miliar? Wanita itu pun tercengang. Jelas ia sangat mengerti situasi perusahaan saat ini, bagaimana mungkin masih ada tiga ratus miliar.


Data penelitian Garcia yang saat ini sangat dianggap penting oleh seluruh anggota perusahaan telah dicuri. Jika informasi ini tersebar, pasti ada pesaing yang ingin menjatuhkan Perusahaan Surya Prasma dan mungkin saja akan hancur.

"Baiklah." Ria melambaikan tangannya, "Cepat pergi kerja, pasti ada dana. Kamu benar-benar kira aku tidak tahu apa yang sedang kamu pikirkan."

Mendengar ini, wajah wanita itu pun memerah sambil berkata aku pergi mengurusnya dengan malu, lalu berlangkah cepat meninggalkan tempat.

Melihat sosok wanita itu pergi, Ria pun merasa lega. Untung saja, Nofan berhasil memint auang kembali. Jika tidak, terjadi masalah sebesar ini, tanpa serangan dari pesaing, internal Perusahaan Surya Prasma akan menjadi kacau terlebih dahulu.

Perasaan, akhirnya jugalah perasaan. Ria tahu bahwa dirinya sendiri belum begitu terpesona, sehingga bisa menarik simpati orang-orang agar mengikutinya dengan tulus.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

631