Bab 7 Hati Dimas Wu

by Brandon Li 15:03,Jul 03,2020
Pemikiran Dimas Wu sangatlah hebat, masalah yang telah dia temui juga sangat tidak biasa, dia juga telah banyak melalui berbagai jenis rintangan dan badai, bisa dibilang, jika bertemu masalah apapun, dia bisa dengan tenang menghadapinya.

Tapi untuk kali ini, kata cerai yang diucapkan oleh Angel Xia, terdengar seperti sebuah cambukan, membuat Dimas Wu langsung terdiam. Ekspresinya membeku, tapi hatinya, seperti telah di tusuk oleh sebuah benda, terasa sangat menyakitkan.

Wajah Angel Xia juga terlihat menderita, dia memandangi Dimas Wu yang saat ini terdiam, dan dengan pelan berkata: “Dimas, maaf!” suara Angel Xia sudah terdengar sedikit serak.

“Angel, apakah kamu itu bodoh, untuk apa meminta maaf padanya, keluarga kita juga tidak berhutang padanya, kita sudah memeliharanya selama 4 tahun, membiarkan dia makan dan minum gratis, kita sudah melakukan semaksimal kita.”

Dengan perlahan Felicia Huang berjalan dan menghadap Dimas Wu dan berkata padanya: “Dimas Wu, kamu itu tidak punya hak untuk menyalahkan Angel kami, saat ini wanita mana yang tidak ingin mencari laki-laki yang baik. Coba kamu lihat Jhony, dia begitu hebat dan kaya, saat aku berhutang 1 juta RMB (sekitar 2 miliar rupiah) dan berkata padanya, dia langsung menyelesaikannya, dan juga mengirimkan surat kepemilikan rumah padaku, inilah yang disebut dengan seorang laki-laki, dan hanya laki-laki seperti ini baru bisa membahagiakan Angel.Coba kamu lihat kamu sendiri, tidak ada apa-apa, setiap hari masih melakukan hal bodoh, kan sudah aku katakan beberapa kali, jangan memungut laci pulang, coba lihat tangan kamu, seperti anjing yang sedang memakan kotoran! ”

Biasanya jika Felicia Huang sedang memarahi Dimas Wu, maka akan ada Angel Xia yang membelanya, tapi sekarang, mulutnya seperti telah tertahan sesuatu, tidak bisa membela Dimas Wu, sehingga pada akhirnya dia menyerahkan dirinya pada kenyataan.

Selama ini, Angel Xia mengira dia sudah cukup kuat, dia mengira dia bisa menahan semuanya dan dengan tenang melanjutkan hidup.

Tapi, setelah mendapatkan berbagai pukulan selama beberapa hari ini, membuat dia tidak bisa menahannya, sehingga membuat dia tidak berdaya. Jika tidak bercerai, maka dia akan segera diusir dari keluarga Xia! Jika tidak bercerai, maka keluarga ini akan diusik oleh orang dari tempat perjudian! Jika tidak bercerai, ibunya akan terus-menerus ribut! Jika tidak bercerai, dengan ibu yang tidak tahu aturan ini, dan suami yang bodoh seperti ini, bagaimana dia bisa melanjutkan hidup!

Kenyataan itu seperti sebuah gunung raksasa, menindih Angel Xia sampai tidak bisa bernapas, dia bukanlah seorang iron women, sehingga dia tidak bisa menahan beban seberat ini, dia juga membutuhkan dukungan dan sandaran dari seorang laki-laki.

Melihat Dimas Wu yang tidak mengeluarkan sepatah katapun, Felicia Huang langsung berkata pada Angel Xia: “Cepat pergi mengurus perceraian dengan orang bodoh ini, melihatnya membuat aku pusing.”

Dengan wajah yang membengkak Angel Xia berkata pada ibunya: “Buru-buru apa, saat ini Biro Urusan Sipil sudah tutup, besok pagi kita bicarakan lagi.”

Dimas Wu terus-menerus diam, dia melewatkan pandangannya pada Angel Xia dan Felicia Huang, sambil melihat Jhony Wang yang sedang duduk di ruang tamu, dengan cepat dia membalikkan badan, dan langsung pergi.

“Kamu ingin pergi kemana?” Teriak Angel Xia dari belakang yang khawatir melihat Dimas Wu .

Akhirnya Dimas Wu mengeluarkan suaranya dan berkata: “Besok aku akan datang mengurus perceraian.” Setelah selesai berkata, dengan cepat dia pergi dari rumah tersebut.

Tidak ada yang melihat keanehan dari Dimas Wu, hanya diri dia sendiri yang tahu, jika saat ini dia sangatlah menderita, sampai sekarang dia baru menyadari, dia sangat memedulikan Angel Xia. Awalnya dia mengira, Angel Xia tidak akan memilih bercerai dengannya, jika Angel Xia tidak ingin berpisah, pastinya Dimas Wu juga tidak akan menyerah.

Tapi pada akhirnya, Angel Xia ternyata memilih meninggalkannya, dan memilih Jhony Wang.

Dimas Wu sama sekali tidak bisa menerima akhir seperti ini, dia tidak ingin bercerai, tapi, dia juga tidak bisa memaksa Angel Xia, dia hanya bisa menghormati keputusan Angel Xia.

Semakin lama langkah kakinya semakin cepat, terlihat seperti seorang pecundang yang kabur dan tak tahu arah.

Setelah keluar dari perumahan, langkah kaki Dimas Wu baru kembali melambat, sepasang kakinya seperti ada sesuatu yang sangat berat, sedangkan kepalanya seakan penuh dengan bom yang akan segera meledak.

Keluarga Wu yang menjadi tempat dia tinggal selama 20 tahun lebih, tiba-tiba berubah dan tidak sama seperti dulu lagi.

Dan sekarang keluar kecil yang menjadi tempat dia hidup selama 3 tahun ini, sekali lagi akan hancur.

Dia adalah Dimas Wu, orang yang hebat dan kuat, tapi masih tidak bisa menahan kedua pukulan yang berat ini.

Darah yang terus mendidih di dalam tubuhnya, emosi yang terus berapa di depan dadanya, seperti udara yang ingin segera keluar dari tubuhnya.

“Aaaa!!!”

Saat dia sampai di sebuah jalan yang kecil dan sepi, Dimas Wu akhirnya tidak bisa menahannya, dengan suara keras berteriak.

Suara teriakannya, sangatlah keras hingga mendebarkan langit dan bumi, sehingga membuat burung yang berada di atas pohon sekitar jalan itu terkejut dan terbang pergi.

Jam 9 malam, Jeremy Li yang baru saja menyelesaikan urusannya dari luar, dan pulang kembali ke villa besarnya. Saat memasuki villa, dia melihat Dimas Wu yang tidak bergerak, terbaring di atas sofa.

Jeremy Li sangat terkejut, dengan cepat menuju arah Dimas Wu sambil berkata: “Tuan muda ketiga, kamu kapan datang ke sini?”

Dengan ekspresi data Dimas Wu menjawab: “Tadi.”

Dengan wajah kebingungan Jeremy Li berkata: “Apakah Tuan muda ketiga ada masalah?” Jeremy Li termasuk sebuah raksasa dalam dunia bisnis, tapi saat berhadapan dengan Dimas Wu, dia malah merasakan tekanan yang besar.

Dengan tenang Dimas Wu menjawab: “Tidak apa-apa, hanya ingin menginap satu malam di sini.”

Kemarin saat Dimas Wu pergi, Jeremy sebenarnya ingin menyuruh Dimas Wu tetap tinggal, tapi Dimas Wu menolaknya, dan dengan buru-buru pulang ke rumah. Jeremy Wu bisa melihat dengan jelas, jika Dimas Wu sebenarnya sangat peduli dengan gadis yang bernama Angel Xia itu, dan sekarang Dimas Wu tiba-tiba ingin menginap di rumahnya, jadi Jeremy Li langsung bertanya: “Apakah ada masalah dengan kamu dan nona Angel?”

Dengan singkat Dimas Wu menjawab: “Besok kami akan bercerai.”

Saat mendengarnya, Jeremy Li sangatlah terkejut.

Tuan muda Yanjing seperti Dimas Wu ini, tentu saja harus mempunyai wanita yang berkelas tinggi, jika wanita yang hanya suka berdandan biasa, sama sekali tidak cocok untuk Dimas Wu. Tapi menurut Jeremy Li, Angel Xia adalah wanita yang sangat baik, selain cantik dan bertalenta, dia mempunyai sesuatu yang lebih penting yaitu sifatnya yang sangat baik, dia bisa menahan orang bodoh selama 3 tahun, dan hal inilah yang membuat Jeremy Li sangat salut padanya.

Dan jika di bilang, Angel Xia hanya mempunyai satu kekurangan, yaitu keuangan keluarga yang tidak terlalu bagus, tapi, orang yang sangat berkuasa dan kaya seperti Dimas Wu, sama sekali tidak mementingkan pasangan yang sederajat.

Jadi, Jeremy Li sangat memandang baik cinta mereka berdua.

Tapi tiba-tiba, Dimas Wu berkata ingin cerai, hal ini membuat Jeremy Li sangat tidak menduganya, dia juga merasa sangat disayangkan, lalu, dia kembali bertanya: “Kenapa?”

Untuk masalah ini, Dimas Wu tidak ingin berkata banyak, dia hanya memejamkan matanya dan berkata: “Kamu lakukan saja urusanmu, aku ingin menyendiri dulu.”

Meskipun Dimas Wu tidak memperlihatkan ekspresi yang terlalu berlebihan, tapi Jeremy bisa melihat, jika Dimas Wu tidak senang, jadi dia juga tidak ingin bertanya lagi pada Dimas Wu, dan memilih untuk pergi.

Jam 6 pagi, hari berikutnya.

Tepat pukul 6 pagi, Dimas Wu sampai di depan pintu rumah Angel Xia, tapi dia tidak masuk, dan hanya diam-diam tidak bersuara dan tidak bergerak di depan rumahnya.

Selama dua jam dia berdiri di depan rumah tersebut.

Jam 8 pagi, saat Angel Xia membuka pintu ingin keluar, tiba-tiba dia melihat Dimas Wu yang tidak bersuara berdiri di depan pintu, seketika matanya memerah, dan langsung berlari keluar rumah, sambil memukul dada Dimas Wu, dia sambil dengan keras berkata: “Semalam kamu pergi ke mana, apakah kamu tahu aku mencarimu semalaman?”

Karena tidak bisa mengontrol emosinya, suara Angel Xia menjadi sedikit bergetar.

Semua kekhawatirannya keluar tidak tersisa.

Kedatangan Dimas Wu ini adalah untuk bercerai, dia juga sudah menyiapkan batin untuk ditinggal Angel Xia, tapi hal yang tidak terduga, saat Angel Xia melihatnya, dia malah bersikap seperti ini, dia sama sekali tidak menyangka, karena hanya pergi semalam, bisa membuat Angel Xia sekhawatir ini. Sambil memandangi wajah Angel Xia yang menangis, hati Dimas Wu sedikit sakit, tanpa sadar, dia kemudian berkata: “Maaf.”

Satu kata, membuat Angel Xia terdiam, dia termenung memandangi Dimas Wu, dengan mata yang bengkak, dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan Dimas Wu.

Selama 3 tahun ini, Dimas Wu banyak sekali melakukan hal yang memalukan, dan juga memberikan masalah yang tidak sedikit untuk Angel Xia, tapi, selama ini Dimas Wu tidak pernah meminta maaf padanya, ini adalah pertama kalinya Dimas Wu meminta maaf, saat mendengar suara permintaan maaf dari Dimas Wu, dia sangat kaget, dan hatinya juga telah tersentuh.

Dan dari matanya, terdapat air mata yang terus-menerus mengalir keluar.

Kemudain dia langsung memeluk Dimas Wu, dengan serak berkata: “Tidak bercerai, aku tidak akan bercerai denganmu, lain kali kamu jangan kabur lagi!”

Angel Xia sangatlah menyesal, dari semalam, dia sudah sangat menyesal.

Selama tiga tahun ini, Dimas Wu selalu berada di sisi Angel Xia, meskipun dia sudah beberapa kali diantarkan ke rumah sakit jiwa oleh Felicia Huang, Angel Xia selalu bisa membawanya pulang. Tapi semalam, Angel Xia tidak bisa menemukan Dimas Wu, bagaimanapun dia tidak bisa menemukannya, hal itu membuat dia sangat takut, khawatir, dia takut terjadi sesuatu dengan Dimas Wu.

Semalaman, Angel Xia sama sekali tidak tidur.

Sekarang, tiba-tiba Dimas Wu berdiri di depan pintu rumahnya, seketika Angel Xia seperti menemukan sesuatu yang hilang, seperti menemukan anaknya yang hilang, Angel Xia sangatlah hancur, saat mendengar anak bodoh ini meminta maaf padanya, dia sudah memutuskan untuk tidak bercerai, dia tidak akan meninggalkan suami bodohnya ini.

Dimas Wu benar-benar adalah anak orang kaya, tapi dia tidak pernah sedekat ini dengan wanita, dan sekarang, Angel Xia tiba-tiba memeluknya, seketika tubuhnya menjadi membeku.

Hatinya berdebar lebih cepat, napasnya juga menjadi lebih cepat.

Ini adalah perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.

Apalagi ditambah dengan kata-kata Angel Xia yang berkata tidak bercerai, membuat Dimas Wu menjadi lebih berdebar.

Setelah selesai berpelukan, Angel Xia melepaskan Dimas Wu, dan dengan serius berkata pada Dimas Wu: “Dimas Wu, berjanjilah padaku, jangan pergi lagi, jangan biarkan aku tidak menemukanmu lagi, oke?”

Dengan pelan Dimas Wu menjawab: “Iya.”

Akhirnya emosi Angel Xia kembali normal, dan membawa Dimas Wu masuk ke dalam rumah.

Kebetulan Felicia Huang baru saja bangun, saat keluar dari kamar dia pun melihat Dimas Wu, dan langsung berkata: “Si bodoh ini masih tahu jalan pulang, aku pikir kamu sudah kabur, cepat bercerai dengan Angel!”

Angel Xia memandangi Felicia Huang, dan dengan serius berkata: “Bu, aku sudah memutuskan, untuk tidak bercerai dengan Dimas.”

Setelah mendengar perkataan Angel, Felicia Huang langsung larut dalam emosi, dengan penuh emosi dia berjalan mendekati Angel Xia dan berkata: “Omong kosong apa yang kamu katakan pagi-pagi ini, Jhony Wang telah membantuku membayar hutang 1 juta RMB (sekitar 2 miliar rupiah), jika tidak bercerai kamu akan menggunakan apa membayarnya? Ada lagi, hari ini adalah hari terakhir, jika kamu tidak ingin bercerai apakah kamu ingin diusir oleh nenek dari keluarga kita?”

Tadi Angel Xia hanya membuat keputusan, hanya karena dia tidak rela melepaskan Dimas Wu, dia sama sekali tidak memikirkan akibatnya, sekarang setelah mendengar penjelasan Felicia Huang, hatinya tiba-tiba menjadi berat.

Tiba-tiba, Dimas Wu membuka mulut, dan dengan pelan berkata: “Masalah ini biar aku yang mengurusnya.”

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1020