Bab 212 Lagi-Lagi Tepar Dengan Satu Gelas

by Brama aditio 22:57,Jul 22,2020
Anton berjalan ke jendela samping tembok suite, menekan pelan tonjolan di tembok, tiba-tiba, keramik di dekat jendela terbuka, sebuah kasur besar dengan lebar tiga meter muncul dari bawah keramik.

Kasur ini tidak hanya sangat besar, tapi juga terlihat sangat nyaman, membuat orang tidak tahan ingin tiduran di atasnya.

Melihat kasur di kamar, raut wajah Kadita langsung menjadi dingin, dia melihat Nofan Ye dengan kesal, saking kesalnya sampai ingin mengupas kulitnya.

...

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

643