Bab 218 Seni Pedang

by Brama aditio 20:25,Jul 23,2020
"Argh……"

Pria itu menjerit kesakitan, kepalanya diperas hingga darahnya berceceran, otaknya mengalir dan pemandangannya mengerikan.

Ekspresi Nofan dingin, tatapan matanya kejam, hal itu membuat keempat pria lainnya yang melihatnya merasakan mati rasa di kulit kepala mereka, jelas-jelas mereka adalah orang-orang yang mengepung Nofan, tetapi pada saat ini, mereka ketakutan dan sebaliknya mereka mundur ke belakang untuk menciptakan jarak dari Nofan.

“Permainan...

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

641