Bab 3 Kartu Imperial

by Robin 13:19,Jul 03,2020
Yang berjalan menghampiri adalah seorang wanita seksi yang memakai rok pendek, dan terdapat riasan tebal di wajahnya, satu tangannya membawa sebuah tas, dan satu tangan lainnya melingkari lengan seorang pria paruh baya.

Pria paruh baya itu mengenakan jas, terdapat tiga buah cincin emas di tangannya, terlihat sangat luar biasa.

Di belakang kedua orang itu, terlihat seorang pria muda mengenakan kemeja yang mengikuti mereka.

Saat pria muda itu melihat Galvin Bai, seketika dia tertegun.

Galvin Bai juga tertegun, tidak menyangkan akan bertemu dengannya di sini.

Pria muda ini bernama Regan Zhao, teman Galvin Bai saat di bangku kuliah, juga sahabat baiknya, namun saat kemarin, sahabat baiknya telah memberikan pelajaran pada Galvin Bai, membuat Galvin Bai melihat dengan jelas sisi aslinya.

Saat baru lulus, Regan Zhao mencoba untuk membuka usaha, memerlukan uang yang cukup banyak sebagai modal, Galvin Bai sebagai temannya, meminjamkannya uang sebesar empat puluh juta!

Namun saat kemarin, adik Galvin Bai kecelakaan, ingin meminta Regan Zhao mengembalikan uangnya, namun Regan Zhao mengatakan jika dirinya tidak meminjam uangnya sama sekali, jadi untuk apa dia mengembalikan uangnya?

Lalu, Galvin Bai meneleponnya kembali, namun Regan Zhao langsung mematikan handphonenya.

Wanita yang menarik pria paruh baya itu, berucap dengan manja: “Sayang, aku ingin mobil itu~”

Pria paruh baya itu tersenyum, tangannya bergerak mengusap di pinggang wanita itu, “Baiklah, jika kamu menginginkannya aku akan membelikannya.”

“Permisi, kemari sebentar.”

Penjual yang melihat hal itu segera tersenyum berjalan menghampiri, “Permisi Tuan, apa memerlukan sesuatu?”

“Kami ingin mencoba mobil.” pria tua itu langsung berucap, lalu melihat sekilas Galvin Bai, “Suruh dua orang miskin itu untuk pergi, sangat mengganggu pemandangan.”

Wanita itu mengangguk, berucap dengan suara yang manja: “Benar, kenapa kalian membiarkan sembarangan orang untuk masuk ke dalam?”

Raut wajah penjual itu terlihat canggung, membalikkan tubuhnya berucap pada Galvin Bai dan Fiona Zhou dengan lembut: “Tuan Nona, tolong jangan mengganggu orang yang ingin mencoba mobil.”

Galvin Bai menarik kembali tatapannya dari Regan Zhao, berbalik menatap pria paruh baya dan wanita itu, tatapannya sedikit memicing.

“Bukan kami yang mengganggu mereka, tapi mereka yang mengganggu kami.”

Wanita itu menatap Galvin Bai dengan tidak bersahabat, segera berucap manja pada pria paruh baya itu, “Sayang, lihatlah dia galak sekali.”

Pria paruh baya itu hanya dengan mendengar suara ini langsung melunak, segera berucap marah: “Apa yang kamu katakan? Cepat minta maaf padanya!”

Fiona Zhou yang berada di samping akhirnya tidak bisa lagi menahannya, maju satu langkah menunjuk ke wajah wanita itu: “Untuk apa minta maaf, dirinya sendiri yang tidak memiliki sopan santun, berani-beraninya menyuruh orang untuk minta maaf, dasar tidak waras!”

Ini adalah pertama kalinya Galvin Bai melihat Fiona Zhou semarah ini, membuatnya sedikit tercengang.

Wanita itu tersenyum merendahkan: “Berucap sekeras ini, di tempat umum, kamulah yang tidak memiliki sopan santun!”

“Kamu!”

Fiona Zhou merasa sangat marah hingga mengangkat tangannya ingin memberi wanita itu pelajaran, namun ditahan oleh Galvin Bai.

“Jangan marah, biar aku saja.”

Galvin Bai melihat sekilas kedua orang itu, “Paman, urus baik-baik putrimu, mulutnya ini, cepat atau lambat pasti akan menimbulkan masalah.”

“Apa yang kamu katakan?”

“Siapa yang menjadi putrinya?”

Suara pria paruh baya dan wanita itu terdengar bersamaan.

Galvin Bai terlihat berpura-pura tidak mengetahui, “Bukankah seperti itu? Kulihat kalian sangat mirip.”

Saat pria paruh baya itu melihatnya sekilas dia sadar jika usianya ini bisa menjadi ayah wanita itu.

“Kamu!”

Raut wajah kedua orang itu menggelap, dirinya mengetahui hal ini, lalu dikatakan seperti ini oleh seseorang di hadapan orang banyak.

Fiona Zhou yang melihat hal ini, tidak bisa menahan diri untung menutup mulutnya tertawa diam-diam, kemampuan Galvin Bai untuk mempermalukan orang sungguh hebat.

Galvin Bai tidak memperdulikan mereka, membalikkan tubuhnya berucap pada penjual itu: “Aku tidak jadi mencoba mobil, aku akan langsung membelinya.”

Hah? Semua orang yang berada di sana tercengang.

Penjual itu tertegun sejenak, tatapannya terlihat merendahkan, “Tuan, harga mobil ini empat miliar, apa kamu yakin ingin membelinya?”

Belum Galvin Bai berucap, wanita itu kembali menghinanya, “Dirimu yang seperti ini, bisa membeli mobil ini? Apa kamu tahu berapa harganya? Empat miliar! Jika kamu bisa menunjukkannya aku akan mengganti nama keluargaku dengan nama keluargamu!”

Regan Zhao yang sedari tadi dihiraukan menatap sekilas Galvin Bai, dia sangat tahu situasi Galvin Bai sekarang: “Sekarang ini dirinya memiliki empat ratus ribu saja sudah bersyukur!”

“Haha......”

Wanita itu tertawa dengan keras, pria paruh baya itu juga tertawa merendahkan, “Anak muda, tidak perlu berpura-pura! Jika tidak bisa membelinya cepatlah pergi dari hadapanku, jangan berada di sini mengganggu pemandangan!”

Galvin Bai melihat sekilas wanita itu, berucap dengan dingin: “Ingat ucapanmu tadi!”

Selesai berucap, Galvin Bai mengeluarkan sebuah kartu, berucap: “Aku akan menggesek kartu, pembayaran penuh.”

Apa?

Pembayaran penuh? Senilai empat miliar!

Semua orang yang berada di sana tercengang.

Penjual itu yang melihat kartu Imperial di tangannya, mendecih sejenak, “Tuan, tolong jika tidak sanggup membelinya tidak perlu berpura-pura, apa kamu mengambil sembarangan kartu untuk menjadikannya kartu bank? Aku tidak bodoh!”

Galvin Bai mengerutkan alisnya, akhirnya mengerti, kartu ini hanya ada dua puluh buah, di Kota X juga hanya terdapat satu buah, pantas saja mereka tidak mengenalinya.

Namun walaupun penjual itu tidak mengenalinya, bukan berarti orang lain tidak mengenali kartu itu!

Pria paruh baya yang ada di samping itu tercengang, apakah ini kartu Imperial?

Dia sangat mengerti arti kartu ini! Tidak penting berapa nominal yang ada di dalam kartu ini, yang terpenting adalah, hanya terdapat dua puluh kartu di negara ini!

Hanya ada dua puluh kartu! Yang berarti hanya orang yang benar-benar memiliki kekuasaan tinggi yang bisa memiliki kartu ini.

Saat ini, wanita itu kembali tersadar, mulai tertawa kembali dengan keras, “Jika tidak sanggup membelinya, untuk apa masih berpura-pura!”

Regan Zhao mendengus dingin, seperti yang dia katakan, bagaimana mungkin Galvin Bai memiliki uang untuk membeli mobil? Ternyata asal mengambil kartu.

Galvin Bai terlihat tenang, “Kartu bank atau bukan, kamu akan mengetahuinya setelah menggeseknya, lagi pula tidak akan ada kerugian apapun untukmu.”

Penjual itu yang melihat situasi ini merasa sangat bingung.

Wanita itu langsung berucap: “Cepat gesek! Biar semua orang melihat, bagaimana caranya dia membeli mobil seharga empat miliar ini!”

Dia tidak mempercayai, pria berpakaian lusuh seperti ini, bisa mengeluarkan uang sebesar empat miliar untuk membeli mobil? Ditambah lagi, kartu yang digunakan terlihat seperti bukan kartu bank!

Saat ini Fiona Zhou merasa sedikit menyesal.

Jelas-jelas Galvin Bai tidak memiliki empat miliar, untuk apa berpura-pura, sebentar lagi dia pasti akan dipermalukan.

Jika tahu sejak awal dia tidak akan ikut masuk ke dalam.

Sepuluh menit kemudian, penjual itu telah kembali, lalu menyerahkan kartu itu dengan hormat pada Galvin Bai, lalu berucap dengan bergetar: “Tuan Bai, aku benar-benar meminta maaf, tadi aku tidak mengenali kartu ini, aku meminta maaf yang sebesar-besarnya karena hal ini.”

Apa yang terjadi?

Benar-benar bisa digunakan?

Melihat sikap penjual itu, semua orang yang ada di sana tercengang.

“Itu benar-benar kartu bank?” wanita itu bertanya dengan tidak terima.

Wajah Regan Zhao juga terlihat tidak mempercayainya, “Bagaimana mungkin?”

Dia sangat mengetahui bagaimana situasi Galvin Bai saat ini, jika tidak dia tidak mungkin menginginkannya mengembalikan uangnya.

Penjual itu melihat Galvin Bai sejenak, dengan jantung yang terus berdegup kencang, hampir saja karirnya hancur.

Jika bukan karena manajernya yang pernah melihat kartu ini, dia benar-benar tidak mengetahui jika ada kartu Imperial. Di saat yang sama, dengan petunjuk manajer dia baru mengetahui, jika orang yang memiliki kartu Imperial, adalah orang yang sangat berkuasa!

Galvin Bai menolehkan kepalanya bertanya pada sang penjual, “Sudah digesek?”

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1014