Bab 4 Meminta Maaf

by Robin 13:19,Jul 03,2020
Penjual itu terdiam sejenak, “......Belum.”

“Hmm?” Galvin Bai sedikit tertegun, “Apa yang terjadi?”

Saat penjual itu ingin menjelaskan, wanita itu mulai tertawa dengan keras, “Apa kalian melihatnya, ternyata dia hanya berpura-pura?”

Regan Zhao mendecih pelan, “Dasar pembual!”

Pria paruh baya itu mengela napas lega, ternyata palsu! Benar juga, kartu seperti ini, bagaimana bisa ada di pria miskin ini?

“Cih, mengeluarkan kartu palsu untuk membodohi orang, apa kamu sudah gila karena memikirkan uang?”

Wanita itu menyeringai, nada bicaranya penuh dengan penghinaan, “Aku tidak pernah bertemu dengan orang yang sangat ahli berpura-pura sepertimu, orang miskin tetaplah orang miskin, pantas saja berpura-pura!”

Fiona Zhou semakin menggelapkan wajahnya, “Galvin, tidak kusangka kamu orang yang seperti ini! Biasanya kamu selalu terlihat sangat jujur, sekarang kamu datang untuk membodohi orang, aku mewakilkan Friska merasa sangat muak!”

Kening penjual itu dipenuhi dengan keringat dingin, segera berucap: “Tuan Bai, manajer mengatakan mobil ini untukmu, tidak perlu membayarnya.”

Ap......apa?

Semua orang membelalakkan matanya terkejut.

Mobil seharga empat miliar diberikan begitu saja?

Dan memberikannya pada Galvin Bai yang terlihat miskin?

Fiona Zhou menutup bibir merahnya dengan kedua tangannya, tidak mempercayai hal ini.

Wanita itu yang tersadar lebih dulu, suara manjanya berubah menjadi melengking, “Tidak mungkin! Kamu pasti salah!”

Penjual itu berucap dengan tidak bersahabat: “Jika kamu memiliki pertanyaan, kamu bisa menanyakannya langsung pada manajer.”

“Dia ini hanyalah orang miskin, atas dasar apa memberikannya padanya?” wanita itu berteriak tidak percaya.

Regan Zhao yang berada di sisi lain mengepalkan tangannya, raut wajahnya terlihat sangat buruk, dia juga ingin menanyakan satu hal, atas dasar apa?

Penjual itu tidak bisa berkata-kata, jika Galvin Bai orang miskin, maka mereka ini apa?

Akhirnya kesadaran pria paruh baya itu kembali, semakin yakin jika kartu Imperial itu memang asli, merasa sangat menyesal, apa yang telah dia katakan tadi pada orang yang memiliki kartu Imperial?

“Itu, Tuan Bai, aku telah bersalah tadi, semoga kamu tidak tersinggung dengan ucapanku, kuharap kamu mema......” pria paruh baya itu segera tersenyum meminta maaf.

Wanita itu yang melihat hal ini segera menarik pria paruh baya itu, “Untuk apa kamu bersikap seperti ini padanya? Dia......”

“Tutup mulutmu!” teriak pria paruh baya itu dengan keras.

Wanita itu tercengang, lalu berucap dengan manja: “Kenapa kamu memarahiku? Apa aku mengatakan hal yang salah? Dia......”

Pria paruh baya itu mendelik padanya, “Tutup mulutmu!”

Wanita itu merasa bersalah, matanya terlihat memerah, tidak lagi berani mengatakan apapun.

Galvin Bai hanya menatap pria paruh baya itu dengan datar, lalu berucap pada penjual: “Tidak perlu, aku bisa membelinya sendiri.”

Cih!

Menolak diberikan secara gratis, apa dia bodoh?

Regan Zhao yang melihat hal itu sedikit memicingkan matanya, tidak memperdulikan jika orang lain akan mengetahui hubungan mereka, berucap dengan suara yang berat: “Ternyata kamu memiliki uang! Kalau begitu untuk apa kamu memintaku mengembalikan uangmu?”

Galvin Bai bahkan tidak melirih Regan Zhao sedikit pun, lalu bertanya: “Oh iya, apa masih perlu mengurus hal lainnya?”

Penjual itu tercengang, berucap: “Perlu menandatangani kesepakatan.”

Galvin Bai menganggukkan kepalanya, kembali menyerahkan kartu itu pada penjual, “Gesek kartu itu.”

Penjual itu sedikit merasa kebingungan, “Ini...... manajer mengatakan mobil ini untukmu......”

“Aku tidak akan menerimanya dengan gratis.” jawab Galvin Bai dengan datar, dia bahkan tidak mengenal manajer ini, bagaimana bisa memberikannya mobil tanpa alasan?

Penjual itu semakin kebingungan, Fiona Zhou berucap dengan marah: “Apa kamu bodoh! Orang lain memberikanmu secara gratis tapi kamu malah ingin mengeluarkan uangmu, apa uangmu sudah terlalu banyak!”

Di saat yang sama manajer itu berjalan menghampiri, seorang pria berusia tiga puluhan, mengenakan jas, terlihat senyuman di wajahnya.

“Tuan Bai, ini adalah perintah dari atasan kami, beliau mengatakan ingin berteman dengan Tuan Bai.”

Semua orang menahan napasnya.

Ingin berteman langsung memberikan mobil seharga empat miliar?

Galvin Bai mengangkat alisnya, tidak menyangka kartu ini memiliki kemampuan seperti ini?

Pria paruh baya yang melihat hal ini semakin menyesal, terlihat jelas jika dia telah mencari masalah dengan orang yang tidak seharusnya, akhirnya dia segera tersenyum menyesal: “Tuan Bai, sungguh aku meminta maaf, aku telah melakukan hal bodoh, Tuan Bai yang luar biasa, kumohon untuk tidak membuat perhitungan dengan orang kecil sepertiku.”

Wanita itu melihat sekilas pada pria paruh baya, “Sayang......”

Pria paruh baya itu semakin marah, “Kuminta untuk tutup mulutmu!”

Sialan jika bukan karena wanita ini, dia tidak akan bermasalah dengan orang yang memiliki kartu Imperial kan?

Galvin Bai menatap mereka dengan datar, berucap: “Apa masih ingat apa yang kamu katakan tadi? Jika aku sanggup membelinya, kamu akan mengganti nama keluargamu dengan nama keluargaku!”

Selesai berucap, wajah wanita itu menggelap, dan juga terlihat sangat malu.

Fiona Zhou yang berada di samping tertawa dengan puas, “Kamu harus menepati ucapanmu, kalau begitu sekarang, nama keluargamu sama dengan Galvin!”

Sedari tadi memikirkan dirinya akan dipermalukan, sekarang berbalik mempermalukan orang lain, benar-benar terasa sangat menyenangkan!

Pria paruh baya yang melihat hal ini mendelik pada wanita itu, lalu tersenyum berucap pada Gavin Bai: “Benar benar, nanti nama keluarganya akan berubah menjadi nama keluargamu, ini adalah sebuah kehormatan untuknya.”

Mendengar hal ini, Galvin Bai mengerutkan alisnya, nama keluarganya ada di nama wanita seperti ini, rasanya seperti sedang mempermalukan nama keluarganya, akhirnya berucap: “Lupakan saja, aku tidak menyukainya.”

Wanita itu melebarkan matanya menatap Galvin Bai, seperti tidak mengerti dengan situasi yang ada, “Apa yang kamu katakan? Dasar tidak tahu malu!”

Plak!

“Akh!”

Pria itu langsung menamparnya, “Sialan apa kamu tidak mengerti bahasa manusia? Kuminta untuk tutup mulutmu, jika kamu berucap lagi, maka jangan pernah bersamaku!”

Wanita itu menjadi panik, mengusap wajahnya tidak berani mengatakan apapun.

Seorang wanita muda bersama dengan seorang pria paruh baya, tentu saja bukan karena cinta, tapi karena uang!

Galvin Bai mendengus sejenak, “Minta maaf pada temanku.”

Pria paruh baya itu segera menarik wanita itu, berucap dengan tajam: “Minta maaf.”

Wanita itu dengan terpaksa berucap pelan, “Maaf.”

“Tidak terdengar, keraskan sedikit suaramu.” Fiona Zhou menatap wanita itu dengan penuh kemenangan.

Wanita itu menggigit bibirnya, berucap dengan keras, “Maaf!”

Fiona Zhou merasa puas, lalu Galvin Bai berucap pada Regan Zhao: “Dan juga kamu.”

Tidak hanya mereka berdua yang menghinanya tadi, masih ada Regan Zhao.

Regan Zhao sedikit tertegun.

Pria paruh baya itu tidak memberi Regan Zhao kesempatan untuk berbicara, “Cepat minta maaf pada Tuan Bai.”

Regan Zhao menggelapkan wajahnya, tidak mengatakan apapun.

Bisa dikatakan dia berteman dengan Galvin Bai, walaupun dia meminjam uangnya empat puluh juta, namun atas dasar apa dirinya meminta maaf padanya?

Melihat hal ini pria baruh baya itu mendorong Regan Zhao ke depan, “Aku menyuruhmu untuk meminta maaf! Apa kamu mendengarnya! Apa kamu masih ingin melanjutkan kerja sama?”

Regan Zhao yang mendengar hal itu, mengepalkan tangannya, menggertakkan giginya dengan terpaksa meminta maaf, “Maaf!”

Galvin Bai merasa puas, berucap pada manajer: “Mereka sudah boleh pergi dari sini, menurutku orang seperti ini bisa mencemarkan nama baik toko, sebaiknya lain kali jangan membiarkan orang seperti ini masuk ke sini.”

Sang manajer segera menganggukkan kepalanya, “Benar ucapan Tuan Bai, untuk seterusnya ketiga orang ini, tidak boleh masuk ke tempat ini.”

Dengan sebuah tatapan dari sang manajer, penjual itu berucap pada mereka bertiga: “Silahkan kalian keluar, jangan mengganggu pelanggan lainnya yang ingin membeli mobil.”

Raut wajah ketiga orang itu terlihat tidak begitu baik, jika orang lain mengetahui, bahwa mereka tidak diizinkan untuk datang ke sini, entah mereka akan ditertawakan menjadi seperti apa!

“Silahkan.” ucap penjual itu sekali lagi.

Melihat hal ini dengan terpaksa ketiga orang itu membalikkan tubuhnya pergi dengan kecewa.

Saat Regan Zhou pergi dia mendelik sejenak pada Galvin Bai, hari ini Galvin Bai telah mempermalukannya, dia akan mengingatnya! Cepat atau lambat dia akan membalasnya suatu hari nanti!

Fiona Zhou yang melihat hal ini tertawa dengan keras, hatinya merasa sangat puas.

Selanjutnya Galvin Bai pergi mengurus beberapa hal, menandatangani kesepakatan, lalu berucap pada manajer: “Aku akan memberikan mobil ini untuk istriku, beberapa hari lagi hari ulang tahunnya, apa boleh nanti baru datang ke sini lagi untuk mengambilnya?

“Tentu saja boleh, kami pasti akan menjaganya dengan baik.” ucap manajer itu tersenyum.

Galvin Bai menganggukkan kepalanya, berjalan keluar bersama Fiona Zhou.

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1014