Bab 6 Dengarkan Kataku

by Febi 11:34,Nov 12,2020
Mungkinkah karena pergumulannya dengan lelaki tadi malam telah tidak sengaja melukai Nicholas Lu?

Atau mungkin orang itu sendiri yang telah melukai Nicholas Lu!

Keluarga Lu memiliki bisnis yang besar dan ada banyak orang yang menjadi musuh dari keluarga Lu. Orang itu sepertinya bukan lah orang dari keluarga Lu, dia mungkinkah musuh dari keluarga Lu...

Jenifer Wen tanpa sadar berdiri dan ingin mengatakan kemungkinan ini, tetapi saat akan mengatakan itu dia menjadi ragu. Kalau dia mengatakan itu, mereka pasti akan bertanya apa yang sebenarnya terjadi tadi malam, kalau dia mengatakan yang sebenarnya, tentang lelaki tadi malam yang ingin memerkosanya, tapi akhirnya tidak terjadi apa-apa karena lelaki itu akhirnya melarikan diri. Akankah keluarga Lu percaya?

Seorang lelaki asing yang muncul tiba-tiba dan melukai Nicholas Lu, tapi malah melepaskan Jenifer Wen?

Kecuali Jenifer Wen telah melakukan sesuatu dengannya, atau Jenifer Wen berkerja sama dengan lelaki itu, karena kalau tidak dia bagaimana mungkin tidak terluka?

Dengan alasan yang meragukan seperti itu, akan kah keluarga Lu percaya dan melepaskannya?

Bibirnya bergetar beberapa saat, dan dia akhirnya berkata, "Iya itu aku. Aku telah tidak merawatnya dengan baik. Aku tadi malam menjatuhkan lampu dan mengenainya. Aku bersedia dihukum..."

"Aku sudah bilang kan kamu pasti sengaja melakukan ini. Aku tahu akan seperti Seharusnya dulu langsung..."

“Sudah sudah.”

Kakek Lu mengangkat tangannya dan menghentikan Eva Ye yang melangkah maju dan ingin mencekik Jenifer Wen, dia kemudian perlahan berbalik melihat Jenifer Wen. Di mata tua itu, membuat semua orang tercengang juga rasa dingin yang membuat orang meringis, dia seperti singa yang masih dalam masa prima, dan dapat setiap saat mengangkat cakarnya untuk mencabik-cabik mangsanya dan menghancurkannya menjadi butiran debu.

"Karena kamu telah bersedia mengakui kesalahanmu, untuk hukumanmu pergi ke ruang bawah tanah dan renungkan bagaimana cara merawat Nicholas dengan baik setelah itu baru boleh keluar."

"Ayah, hukuman ini terlalu gampang untuk dia! Ayah!"

Setelah itu kakek Lu pergi meninggalkan kamar dengan kedua tangan di punggungnya. Eva Ye berlari mengejarnya. Sebelum keluar, dia tidak lupa menoleh ke belakang dan menatap tajam Jenifer Wen.

Jenifer Wen memahami kalimat Eva Ye yang barusan disela oleh kakek Lu—

"Seharusnya waktu itu langsung bunuh dia saja."

Melihat para pelayan di sekitar yang juga memiliki pandangan kebencian terhadap Jenifer Wen, sepertinya semua orang di keluarga Lu ingin Jenifer Wen mati.

Setelah kakek Lu pergi, seorang pelayan langsung menyeret Jenifer Wen ke ruang bawah tanah, membanting pintu dan menguncinya, dan Jenifer Wen sekali lagi terjebak di penjara yang gelap.

Tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada cahaya, tidak ada orang, Jenifer Wen duduk di sudut dengan tenang memeluk lututnya, dan berbagai gambaran muncul di kepalanya, gambaran seperti ibunya ketika jatuh sakit, dia yang dibujuk untuk memakai baju mewah dan mahal dan mengendarai mobil mewah dan bahkan juga ada gambaran Nicholas Lu yang berbaring diam di sampingnya.

Tidak tahu sudah berapa hari berlalu, tidak ada seorangpun yang pernah bertanya padanya apakah dia sudah memikirkan kesalahannya dengan baik. Mungkin orang-orang dari keluarga Lu telah melupakannya. Bahkan kalau orang sepertinya meninggal di dalam sana, pasti tidak akan ada orang yang peduli.

Dia haus dan lapar, bersandar di dinding untuk bernafas dengan keras, dan akhirnya berhasil memastikan sesuatu.

Keluarga Lu bisa kapan saja mengambil nyawanya.

“Aku tahu aku salah...Keluarkan aku...Aku pasti akan merawat Nicholas dengan baik...Mau sampai aku mati, patang tangan atau patah kaki, aku pasti tidak akan membiarkan Nicholas terluka sedikitpun...Aku mohon, keluarkan aku...”

Jenifer Wen jatuh limbung ke lantai, suara permohonannya terdengar begitu memilukan,
dia tidak tahu, kalau kata yang di ucapkannya tadi di suatu hari nanti benar-benar akan terjadi, sampai dia menutup mata, dia masih tak melihat orang dari keluarga Lu datang mengeluarkannya.

……

Cairan hangat menyelinap masuk ke tenggorokannya, dan kesadaran Jenifer Wen berangsur-angsur kembali pulih. Dia tanpa sadar menelan cairan di mulutnya, dan organ dalam yang kering akhirnya terasa lembab, dan dia perlahan membuka matanya.

Melihat mata dingin yang ada di dekatnya, Jenifer Wen tiba-tiba mendorongnya, meraih selimut dan mundur ke belakang, menatapnya dengan ngeri.

“Kamu bagaimana bisa berada di sini!"



Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

565